Isnin, Jun 09, 2008

Cara Menyampaikan Dakwah

Allah SWT. berfirman:

'Serulah (manusia) ke jalan tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang Maha Mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.'

(Q.S. An Nahl: 125)
Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Ubadah Bin Shamid,yang mengatakan:
"Kami membaiat Rasulullah saw. untuk setia mendengarkan dan mentaati perintah beliau, baik dalam keadaan yang kami senangi maupun yang kami benci, dan kami tidak akan merebut kekuasaan dari seorang pemimpin dan kami akan berbuat dan berkata benar dimana saja kami berada, kami tidak pernah takut karena Allah atas celaan orang yang mencela."
Ayat tersebut menjelaskan cara berdakwah kepada Islam. Sedangkan hadits di atas, menjelaskan bahwa perkataan yang benar (qaulul haq) adalah sebahagian dari apa yang dibai'atkan kaum muslimin kepada Rasulullah saw., sekaligus menjelaskan bagaimana keadaan qaulul haq tersebut.
Tentang dakwah untuk mengajak manusia kepada Islam, ayat tersebut menjelaskan bahawa manusia dapat didakwahi kepada agama Allah dengan tiga cara, salah satunya adalah dakwah dengan hikmah."Hikmah" adalah al burhan al aqli (argumentasi rational). Maksudnya, argumentasi yang masuk akal, yang tidak dapat dibantah, dan memuaskan. Inilah yang bisa mempengaruhi jiwa (pikiran dan perasaan) siapa saja, sebab manusia tidak akan dapat menutupi akalnya di hadapan-argumentasi-argumentasi yang jelas, serta dihadapan pemikiran yang kuat
Oleh kerana itu, berdakwah dengan argumentasi dan hujjah ini akan dapat mempengaruhi para pemikir mahupun bukan pemikir. Inilah yang ditakuti oleh orang-orang kafir serta orang-orang atheis, juga ditakuti oleh orang-orang yang sesat lagi menyesatkan. Sebab, inilah yang dapat membongkar kebatilan, menerangi wajah kebenaran, serta boleh menjadi api yang mampu membakar kebatilan dan menjadi cahaya yang dapat menyinari kebenaran.

Dari sinilah, kita dapat menemukan, bahwa Al-Qur'an telah mengemukakan hujjah-hujjah yang jelas dan argumentasi-argumentasi rational. la merupakan bentuk ungkapan yang paling dalam, serta argumentasi-argumentasi dan hujjah-hujjah yang jelas.

Dengan demikian, maka menjadikan salah satu metode dakwah dengan hikmah atau dengan argumentasi rational dan memuaskan tersebut adalah wajib. Allah SWT. berfirman:

'Dan Dia-lah yang menemukan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan) hingga apabila angin itu telah membawa awan, Kami halau ke suatu daerah yang tandus lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Maka Kami keluarkan dengan Sebab hujan itu perbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran."

(Q.S. Al A'raf: 57)

Adalah keliru, kalau seseorang menyangka bahwa "hikmah' adalah kebijaksanaan, kelemah-lembutan atau keramahan. Sebab, makna tersebut sama sekali tidak pernah dikemukakan oleh ayat di atas. Kata "hikmah", memang bisa jadi bermakna menempatkan persoalan pada tempatnya, dan bisa jadi hujjah dan argumentasi. Di dalam ayat ini, tidak mungkin ditafsirkan dengan menempatkan persoaIan pada tempatnya. Maka jelaslah, bahwa makna kata "hikmah" tersebut adalah hujjah dan argumentasi.
Sedangkan cara berdakwah kedua, adalah maujzhah hasanah atau peringatan yang baik, yang bererti mempengaruhi perasaan manusia ketika menyeru akal mereka dan mempengaruhi pemikiran mereka ketika menyeru perasaannya. Sehingga, pemahaman mereka terhadap. Apa yang mereka dakwahkan senantiasa diliputi oleh semangat melaksanakannya serta beramal untuk meraihnya. Al-Qur'an telah melakukan hal itu, sehingga pada saat ia menyeru pemikiran, ia pun mempengaruhi perasaan-perasaannya. Allah SkT. berfirman:

"Sesungguhnya kami jadikan untuk isi neraka jahanam itu kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai pikiran tapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memrpunyai telinga tapi tidak dipergunakan mendengar kan (ayat-ayat Allah), mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebib sesat lagi. mereka itulah orang-orang yang lalai."

(Q.S. Al A'raf: 179)

Dan dalam firman-Nya yang lain:

'Sesungguhnya neraka jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan kesejukan di dalammnya dan tidak pula (mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah sebagai pembalasan yang setimpal."

(Q.S. An Naba': 21)

Adapun metode yang ketiga adalah al jidal (debat) dengan cara yang lebih balk, yakni berdiskusi yang terbatas dengan ide. Kemudian menyerang dan menjatuhkan argumentasi-argument batil, lalu memberikan argumentasi-argumentasi jitu dan benar dengan meneliti hingga sampai pada suatu kebenaran. Oleh karena itu, jidal tersebut memiliki dua sifat, yaitu merobohkan dan membangun (baru lama sekali), menjatuhkan dan menegakkan argumentasi.
Allah SWT berfirman:

"Apakah kamu tidak memperbatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah)? Karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan), ketika Ibrahim mengatakan tuhanku yang menghidupkan dan mematikan',orang itu berkata: saya dapat menghidupkan dan mematikan',Ibrahim berkata Allah dapat menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dari barat', lalu diam dan terdiam
lah orang-orang kafir itu.'

(Q.S. A1 Baqarah: 257)

Dan Allah SWT. juga berfirman:

"Fir'aun bertanya: 'Siapa Tuhan alam sesesta itu?', Musa menjawab: 'Tuhan pencipta Iangit dan bumi dan apa saja yang ada pada keduanya (itulah Tuhanmul jika kamu sekalian (orang-orang) yang mempercayainya'. Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: 'Apakah kamu tidak mendengarkan?', Husa berkata (pula): 'Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek kamu terdahulu', Fir'aun berkata: 'Sesungguhnya rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila', musa berkata: 'Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya (itulab Tuhanku) jika kamu mempergunakan akal', Fir'aun berkata: 'Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan', Musa berkata: 'Dan apakah (kamu akan melakukan itu) walaupun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?' Fir'aun berkata: 'Datangkanlab sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu ternasuk orang-orang yang benar".


(Q.S. Asy Syu'ara: 23-31)

Di sana terdapat banyak cara perdebatan yang telah disampaikan oleh Al-Qur'an. Inilah perdebatan dengan cara yang lebih baik. Adalah persepsi yang salah, bahwa makna debat dengan cara yang lebih baik itu adalah perdebatan dengan lemah-lembut dan ramah, yang benar justru menyerang argumentasi dengan argumentasi secara total, sebagaimana cara-cara perdebatan yang terdapat di dalam Al-Qur'an.

Inilah ketiga metode dakwah yang semuanya harus dipakai untuk menyatakan kebenaran di mana pun pengemban dakwah --yang menyatakan-- tersebut berada, baik di hadapan penguasa, maupun di hadapan rakyat jelata. Dalam hal ini, pengemban dakwah harus memberikan pemikiran yang benar dan jelas. Ia juga wajib menentang, agresif, serta yakin terhadap kebenaran yang diserukan. Dia akan menentang dunia seisinya, menentang penguasa zalim serta para kaki tangannya, memaklumkan perang pemikiran terhadap orang yang berkulit hitam maupun merah, tanpa memperhatikan pertimbangan adat, tradisi atau agama-agama, akidah-akidah, penguasa ataupun rintangan-rintangan apapun. la juga tidak akan berpaling sedikit pun kepada sesuatu, selain kepada risalah Islam.

Adalah Rasulullah saw. telah mengawali (berdakwah) kepada orang Quraisy dengan mencela, memaki-maki Tuhan-tuhan mereka, menentang den menghina keyakinan-keyakinan mereka. Padahal beliau sendirian, tidak ada orang lain yang bersamanya, tidak ada pendukung, dan tanpa senjata apapun, kecuali senjata keimanan beliau yang sedemikian kuatnya terhadap Islam yang beliau dakwahkan. Beliau juga sama sekali tidak memperdulikan kebiasaan, tradisi, serta kepercayaan-kepercayaan bangsa Arab, juga tidak bermanismuka dengan mereka, serta tidak pernah sedikitpun menghiraukan kepentingan dan kebutuhan mereka. Beliau membacakan firman Allah SWT. kepada mereka:

"Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah adalah menjadi bahan bakar api jahanax, kamu pasti masuk kedalamnya.-

(Q.S. Al Anbiyaa: 98)

'Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya ia akan binasa."

W.S. Al Lahab: 1)

"Dan janganlah karu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina yang banyak mencela yang kian kemari menghambur fitnah, yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa, yang kaku kasar, selain itu yang kenal kejahatannya.'

(Q.S. Al Qolam: 10-13)

orang-orang Quraisy bahkan pernah berandai-andai agar beliau dapat bersikap lunak (kepada mereka).
Allah SWT. berfirman:

"maka mereka menginginkan supaya kamu lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu)."

(Q.S. Al Qolam: 9)

Akan tetapi Rasulullah saw. tetap menyerang dengan tajam, sehingga kekafiran tersebut benar-benar lenyap. Demikian halnya dengan pengemban dakwah, mereka juga wajib menyampaikan dakwahnya dengan agresif dan menentang dengan mencurahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya sehingga berkibarlah bendera "LAILAhA ILLA ALLAH, MUHAMHADUR RASULULLAH."

Beberapa Kesilapan Ibu Bapa Dalam Mendidik Anak-anak

Pengenalan

Anak-anak adalah amanah dari ALLAH s.w.t. dan ianya sebahagian dari ujian ALLAH s.w.t. kepada kita hamba-hambaNYA. Firman ALLAH s.w.t. :
"Harta benda dan anak-anak kamu hanyalah menjadi ujian dan di sisi ALLAH ada pahala yang besar." (Al-Quran Surah At-Taghabun, 64 : 15) Sebagai ujian, ianya akan dipertanggungjawabkan. Orang yang malang ialah orang yang mempunyai ramai anak tetapi anak-anaknya tidak membawa kebaikan kepadanya di akhirat. Rasulullah SAW diberitakan telah bersabda : "Tahukah engkau siapakah orang yang mandul." Berkata para sahabat : "Orang yang mandul ialah orang yang tidak mempunyai anak." Lalu Rasulullah SAW berkata
: "Orang yang mandul itu ialah orang yang mempunyai ramai anak tetapi anak-anaknya itu tidak memberi kemanfaatan kepadanya sesudah ia meninggal dunia." (Maksud Al-Hadith )

Ini mungkin disebabkan beberapa kesilapan dalam mendidik anak-anak.

1. Kesilapan pertama : Kurang berdoa

1.1 Kurang berdoa semasa mengandung. Antara doa-doa yang digalakkan
diamalkan semasa mengandung ialah
* Saidul (penghulu) Istighfar
* Doa memohon rahmat (Al-Quran Surah Ali 'Imran, 3 : 8-9)
* Doa memohon zuriat yang baik (Al-Quran Surah Ali 'Imran, 3 : 38)
* Doa agar anak mengerjakan solat (Al-Quran Surah Ibrahim, 14 : 40-41)

1.2 Kurang berdoa semasa membesarkan anak. Doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa anak membesar ialah
* Doa agar anak patuh kepada ALLAH s.w.t. (Al-Quran Surah Al-Baqarah, 2 : 128)
* Doa diberi zuriat yang menyejukkan hati (Al-Quran Surah Al-Furqan, 25 : 74)
* Doa supaya nama anak membawa kebaikan kepadanya.

2. Kesilapan kedua : Banyak memberi belaian Tarhib (menakutkan) daripada Targhib (didikan atau motivasi) seperti :
* menakutkan anak-anak dengan sekolah
* menakutkan dengan tempat gelap
* menakutkan dengan hutan rimba atau bukit bukau
* menggunakan kekerasan dan paksaan semasa menyuruh anak tidur

3. Kesilapan ketiga : Tidak tegas dalam mendidik anak-anak
* tidak menjadualkan kegiatan harian anak-anak
* terlalu memfokuskan anak-anak kepada sesuatu aktiviti sahaja tanpa mengambil kira perasaan mereka.

4. Kesilapan keempat : Menegur anak secara negatif
* mengeluarkan kata-kata kesat dan maki hamun kepada anak-anak (terutama semasa marah).
* membandingkan anak-anak dengan anak-anak lain atau anak orang lain.

5. Kesilapan kelima : Memberi didikan yang tidak seimbang antara jasmani (physical), rohani (spiritual) dan minda (intelektual).
* ramai yang lebih mementingkan pendidikan minda dari pendidikan rohani

6. Kesilapan keenam : Kurang memberi sentuhan kepada semua anak-anak sedangkan Rasulullah kerap dilihat mendukung cucu-cucunya dan mencium mereka. Diriwayatkan oleh Aisyah r.a. : Pada suatu hari Rasulullah SAW mencium Al-Hassan atau Al-Hussien bin Ali r.a. Ketika itu Aqra' bin Habis At-Tamimiy sedang berada di rumah baginda. Berkata Aqra' : "Ya Rasulullah! Aku mempunyai sepuluh orang anak, tetapi aku belum pernah mencium seorang pun dari mereka." Rasulullah melihat kepada Aqra' kemudian berkata : "Siapa yang tidak mengasihi tidak akan dikasihi." (Maksud Al-Hadith Riwayat
Bukhari dan Muslim)

7. Kesilapan ketujuh : Penampilan diri yang kurang anggun dan kurang kemas
* ibu bapa tidak menunjukkan cara berpakaian yang kemas dan yang menepati kehendak syarak bila berada di rumah, iaitu berpakaian secara selekeh atau berpakaian seksi di hadapan anak-anak.

8. Kesilapan kelapan : Susunan rumahtangga yang tidak kemas. Ini mengakibatkan anak-anak terikut-ikut dengan cara itu dan membesar menjadi pemalas dan selekeh.

9. Kesilapan kesembilan : Kurang menghidupkan sunnah di rumah seperti memberi salam, makan berjemaah, beribadah bersama-sama, dan sebagainya. Dalam menjawab salam, lazimkanlah menjawab salam dengan yang lebih baik dari salam yang diberi.

10. Kesilapan kesepuluh : Tidak menggantungkan rotan di tempat yang mudah dilihat oleh anak-anak. Dalam Islam, merotan anak dengan tujuan mendidik adalah satu sunnah.
11. Kesilapan kesebelas : Kurang mendedahkan anak-anak dengan model yang cemerlang seperti para ulama' dan orang-orang yang berhemah tinggi dan berakhlak mulia. Anak-anak juga patut didedahkan dengan sembahyang jemaah, kuliah agama dan aktiviti-aktiviti yang bersesuaian dengan akhlak Islam. 12. Kesilapan keduabelas : Bertengkar di depan anak-anak. Ini akan menyebabkan anak-anak rasa tertekan dan membenci salah seorang dari ibubapanya.

13. Kesilapan ketigabelas : Membenarkan orang yang tidak elok sahsiyahnya masuk ke dalam rumah kita, baik dari kalangan sahabat sendiri ataupun sahabat anak-anak, kerana ini akan memberikan contoh yang tidak baik kepada anak-anak yang masih membesar.

14. Kesilapan keempatbelas : Kurang mengawasi rancangan-rancangan yang ditonton samada dari TV ataupun video. Pengawasan dalam hal ini adalah penting kerana kebanyakan rancangan dari media ini menonjolkan akhlak yang kurang baik seperti pergaulan bebas lelaki dan perempuan, pakaian yang tidak menepati syarak dan perbualan yang boleh merosakkan agama anak-anak.

15. Kesilapan kelimabelas : Terlalu bergantung kepada pembantu rumah untuk mendidik anak-anak. Sebagai ibubapa kitalah yang akan disoal di akhirat kelak akan anak-anak ini. Oleh itu adalah menjadi satu kepentingan kita untuk berusaha memastikan anak-anak terdidik dengan didikan Islam.

Petanda Kematian yang Baik

Setiap insan pasti akan menempuhi saat kematian. Ini dijelaskan dalam al-Quran, maksudnya: "Tiap-tiap umat mempunyai ajal, apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkan barang sesaat pun dan tidak pula dapat mendahuluinya." (Yunus:49) Dalam meneti saat-saat kematian, kadang-kadang Allah Ta'ala telah menunjukkan kepada hambaNya tanda-tanda yang baik dalam mengakhiri ajal- "Husnul Khatimah" bagi orang-orang yang beriman. Fuqoha' telah menggariskan bebrapa tanda-tanda "Husnul Khatimah" yang ditunjukkan oleh Allah Ta'ala berdasarkan dalil-dalil syar'ie, antaranya:

+ Mengucap kalimah syahadah ketika hampir mati. Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud: "Sesiapa yang akhir kalimatnya `Lailaha Illallah' nescaya masuk syurga."

+ Mati dalam keadaan percikan peluh di dahi. Satu hadis menceritakan bahawa sahabat Rasulullah iaitu Baridah bin Khasib r.a pernah mendengar Rasulullah bersabda ketika beliau melawat saudaranya sakit. Sabda Rasulullah yang bermaksud: "Mati orang yang beriman itu dengan percikan pelu di dahi."

+ Mati di malam Jumat atau harinya, kerana sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud: "Tiada seorang Muslim yang mati pada hari Jumaat atau malamnya melainkan Allah pelihara akan dia dari fitnah kubur."

+ Mati syahid di medan perang, iaitu orang yang berjihad menegakkan agama Allah.

+ Mati kerana sakit taun, sakit perut, ditenggelami air atau ditimpa kemalangan. Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud: "Orang yang mati syahid itu lima, orang yang mati sakit taun, mati sakit perut, mati ditenggelami air, mati ditimpa kemalangan dan mati syahid di medan perang jihad pada jalan Allah."

+ Perempuan yang mati di dalam nifas dengan sebab melahirkan anak, orang yang mati terbakar, mati kerana sakit paru-paru dan sakit cirit- birit. Hal ini berkaitan dengan gambaran hadis rasulullah s.a.w yang bermakud: "Orang yang terbunuh kerana berjuang di jalan Allah mati syahid, perempuan yang mati dalam nifas mati syahid, orang yang mati ditenggelami air mati syahid, orang yang mati kerana cirit-birit mati syahid dan orang yang mati sakit perut mati syahid."

+ Orang yang mati kerana mempertahankan hartanya yang hendak dirampas, kerana dinyatakan oleh bebrapa hadis. Di antaranya sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud: "Sesiapa yang mati dibunuh kerana mempertahankan hartanya (menurut satu riwayat yang lain, sesipa yang dicerobohi hartanya dengan cara yang tidak benar lalu ia menentangnya, lalu ia mati) maka dia mati syahid."

+ Mati kerana mempertahankan agama dan nyawa, di antara dalilnya ialah sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud: "Sesiapa yang mati dibunuh kerana mempertahankan hartanya ia mati syahid dan siapa yang mati dibunuh kerana mempertahankan keluarganya ia mati syahid dan siapa yang mati dibunuh kerana mempertahankan agamanya ia mati syahid dan siapa yang mati mempertahankan darahnya ia mati syahid."

+ Mati kerana bertugas di dalam perjuangan Islam. Diantara dalilnya ialah sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud: "Setiap yang mati ditamatkan amalannya kecuali orang yang mati bertugas di medan perjuangan pada jalan Allah, maka sesungguhnya amalan bertambah- tambah sehingga hari kiamat dan ia akan diamankan dari fitnah kubur."

+ Mati kerana beramal soleh, yakni ketika melakukan amal ibadat menyembah Allah seperti berpuasa, solat dan sebagainya. Sabda Rasulullah s.a.w yang bermaksud: "Sesiapa yang berkata `Lailaha Illallah' kerana Allah lalu ia mengakhiri hayatnya dengannya nescaya ia masuk syurga, sesiapa yang berpuasa satu hari kerana Allah lalu ia mengakhiri hayatnya dengannya nescaya ia masuk syurga."

Kenali Ajaran Kristian

Ke-1 Agama kristen anti perdamaian.

1. "Jangan kamu menyangka bahwa AKU datang untuk membawa damai di atas bumi; AKU datang bukan untuk membawa DAMAI melainkan PEDANG (Matius 10:34).

2. "AKU datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah AKU harapkan, api itu telah menyala ! " (Lukas 12:49).

3. "Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas Bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan PERTENTANGAN" (Lukas 12:51).

4. "Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka Aku menjadi rajanya, bawalah mereka kemari dan BUNUHLAH mereka di depan mata-Ku" (Lukas 92:27).

5. "Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi" (Matius 15:30).

6. "Mereka menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki maupun PEREMPUAN, baik TUA maupun MUDA, sampai kepada LEMBU, DOMBA, dan KELEDAI " (Yosua 6:21).

7. "Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, JANGANLAH KAU BIARKAN HIDUP APAPUN YANG BERNAFAS " (Ulangan 20:16).

8. "Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jamaah itu. Baik yang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN , HARUSLAH DIHUKUM MATI" (Imamat 24:16).

9. Firman TUHAN untuk membantai kaum Amalek: "Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan padanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun PEREMPUAN, KANAK-KANAK MAUPUN

ANAK-ANAK YANG MENYUSU, LEMBU maupun DOMBA, UNTA maupun KELEDAI " (Samuel 15:3).

10. TUHAN itu PAHLAWAN PERANG; TUHAN, itulah nama-Nya. (Keluaran 15:3)

Ke-2 Kristen mengajarkan agar kita membenci kedua orang tua dan saudara kita.

"Jikalau seseorang datang kepadaku dan IA TIDAK MEMBENCI ayahnya, ibunya, anak-anaknya, saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi muridku". (LUKAS 14 : 26).

Ke-3 Kristen mengajarkan untuk merusak lingkungan seperti yang dicontohkan yesus ketika ia merusak pohon Ara yang tak berdosa.

"Sesampainya di Yerusalem Ia masuk ke Bait Allah. Disana ia meninjau semuanya, tetapi sebab hari sudah hampir malam Ia keluar ke Betania, YESUS MERASA LAPAR. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau ia mendapat apa-apa dari pohon itu. Tetapi waktu ia tiba disitu, ia tidak mendapatkan apa-apa, selain daun -daun saja, SEBAB MEMANG BUKAN MUSIM BUAH ARA. Maka katanya (yesus) kepada pohon itu : JANGAN LAGI ORANGPUN MAKAN BUAHMU SELAMA-LAMANYA. Maka menjadi layulah pohon ara itu". (MARKUS 11:11-14).

Ke-4 Kristen mengajarkan bahwa Tuhan dapat dikalahkan oleh manusia ciptaannya sendiri.

"Namamu tidak akan disebut lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia dan engkau menang". (Kejadian 32 : 28).

Ke-5 Kristen merestui perbudakan dan kerja Rodi.

Apabila engkau mendekati suatu kota untuk berperang melawannya, maka haruslah engkau menawarkan perdamaian kepadanya. Apabila kota itu menerima tawaran perdamaian itu dan dibukanya pintu gerbang bagimu, maka haruslah semua orang yang terdapat di situ

melakukan pekerjaan rodi bagimu dan menjadi budak kepadamu. (Ulangan 20:10-11)

Ke-6 Kristen mengajarkan diskriminasi dan Rasialisme. Ajaran kristen tidak universal.

"Janganlah engkau membungakan kepada saudaramu (Israel), baik uang maupun bahan makanan atau apapun yang dapat dibungakan. Dari orang asing boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu janganlah engkau memungut bunga--supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya." (Ulangan 23:19-20). Memang kristen itu hanya untuk Israel terkutuk!

"Dari seorang asing boleh kautagih, tetapi piutangmu kepada saudaramu haruslah kauhapuskan". (Ulangan 15:3)

"Tidak ada Tuhan diseluruh bumi kecuali hanya di Israel" [2 Raja-raja 5:15]

Ke-7 Kristen mengajarkan ketidak adilan terhadap perempuan.

1. Harus berdiam diri.

"...melainkan hendaklah ia berdiam diri". (I Timotius 2 : 11-12).

Ayat inilah yang menyebabkan wanita kristen terbelakang. Wanita kristen maju karena meninggalkan ajaran Bible.

2. Harus merendahkan diri.

"dan bersungguh-sungguh merendahkan dirinya", (I Timotius 2 : 11-12).

Kalau rendah hati(tidak sombong) itu baik, tapi kalau rendah diri ? = tidak Pe De.

3. Tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki.

aku tidak mengijinkan seorang perempuan mengajar dan memerintah atas laki-laki, (I Timotius 2 : 11-12). Kayaknya ayat ini sudah tidak laku lagi.

4. Tunduk kepada suami dalam tiap-tiap perkara.

"....demikianpun hendaknya segala istri tunduk kepada suaminya dalam tiap-tiap perkara". ( Epesus 5 : 22-24).

Haruskah istri tunduk kepada suaminya dalam hal kejahatan.

5. Harus berdiam diri dalam pertemuan jemaat.

"Sama seperti dalam pertemuan jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan jemaat" (1 korintus 14:34).

Ayat ini kayaknya juga sudah tidak punya kekuatan hukum. Sekarang para wanita kristen berlomba mengeraskan suara dalam bernyanyi di gereja.

6. Tidak boleh berbicara dalam pertemuan jemaat.

"Sebab mereka tidak diperbolehkan berbicara dalam pertemuaan jemaat". (1 korintus 14:34).

Bukankah orang-orang yang mengaku fanatik Alkitab dengan enteng sekali melanggar larangan alkitab sendiri? Berapa banyak penginjil, pengkotbah dan evangelis perempuan saat ini? Diluar hitungan jari. Bukankah mereka selalu melanggar Alkitab tanpa menyadarinya? Bukankah para "domba" nya juga ikut andil dalam melanggar alkitab?

7. Tidak sopan bagi wanita bicara dalam pertemuan jemaat.

Itulah bunyi 1 korintus 14:36 tapi peduli amat dengan kesopanan. Alkitab bilang tidak sopan, umat kristen bilang sopan-sopan aja.

8.Pimpinan wanita adalah laki-laki.

1 korintus 11:3 bilang begitu. Tapi kayaknya ayat itu sudah lapuk.

9. Dilarang mengepang rambutnya.

"..rambutnya jangan berkepang-kepang". 1 Timotius 2:9.

10. Wanita dilarang memakai emas, mutiara ataupun pakaian yang mahal.

"..jangan memakai emas, mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal". (1 Timotius 2:9).

11. Anak perempuan dapat dijual bapaknya.

"Apabila ada seorang menjual anaknya yang perempuan sebagai budak, maka perempuan itu tidak boleh keluar seperti cara budak-budak lelaki keluar". Keluaran 21 : 7.

Ayat ini kayaknya sudah kadaluwarsa. Hanya dapat dipraktekan pada masyarakat yang belum beradab.

12. Wanita yang menolong suaminya harus dipotong tangannya.

Itulah perintah ulangan 25 : 11-12. Sampai tidak sanggup berkomentar lagi.

13. Harus menudungi kepalanya.

"Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya. Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya. " (1Korintus 11:5-6 & 13)

Saya berani taruhan 90 % wanita kristen tidak melaksanakan perintah diatas.

14. Seorang anak perempuan tidak memiliki hak waris bila mempunyai saudara laki-laki.

Bila seorang ayah meninggal dan meninggalkan anak laki-laki dan anak perempuan maka yang menjadi pewaris hanyalah anak laki-laki sedang anak perempuan tidak mendapat warisan. (bilangan 27:1-11).

15. Seorang perempuan yang datang bulan, maka semua yang dipegangnya menjadi najis.

15:19. Apabila seorang perempuan mengeluarkan lelehan, dan lelehannya itu adalah darah dari auratnya, ia harus tujuh hari lamanya dalam cemar kainnya, dan setiap orang yang kena kepadanya, menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:20 Segala sesuatu yang ditidurinya selama ia cemar kain menjadi najis. Dan segala sesuatu yang didudukinya menjadi najis juga.

15:21 Setiap orang yang kena kepada tempat tidur perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:22 Setiap orang yang kena kepada sesuatu barang yang diduduki perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh diri dengan air dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:23 Juga pada waktu ia kena kepada sesuatu yang ada di tempat tidur atau di atas barang yang diduduki perempuan itu, ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:24 Jikalau seorang laki-laki tidur dengan perempuan itu, dan ia kena cemar kain perempuan itu, maka ia menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya menjadi najis juga.

15:25 Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yakni lelehan darah yang bukan pada waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari-hari cemar kainnya, yakni ia najis.

15:26 Setiap tempat tidur yang ditidurinya, selama ia mengeluarkan lelehan, haruslah baginya seperti tempat tidur pada waktu cemar kainnya dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis sama seperti kenajisan cemar kainnya.

15:27 Setiap orang yang kena kepada barang-barang itu menjadi najis, dan ia harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam.

15:28 Tetapi jikalau perempuan itu sudah tahir dari lelehannya, ia harus menghitung tujuh hari lagi, sesudah itu barulah ia menjadi tahir.

15:29 Pada hari yang kedelapan ia harus mengambil dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati dan membawanya kepada imam ke pintu Kemah Pertemuan.

15:30 Imam harus mempersembahkan yang seekor sebagai korban penghapus dosa dan yang seekor lagi sebagai korban bakaran. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu di hadapan TUHAN, karena lelehannya yang najis itu. (Imamat 15:19-30)

16. Perempuan kristen tidak boleh menikah dengan pria pilihannya.

Ulangan 25:5 dalam Alkitab bagaimana kita melihat bahwa wanita dipaksa kawin.

"If brothers dwell together, and one of them dies and has no son, the wife of the dead shall not be marries outside of the family to a stranger; her husband's brother shall go into her, and take her as his wife".

Jadi jika wanita ditinggal mati suaminya dan tidak punya anak, maka HARAM baginya menikah dengan laki-laki lain kecuali HARUS dengan saudara suaminya yang meninggal. Si wanita mau nggak mau HARUS mau menikah dengan saudara suaminya. Lihat juga dalam kasus Tamar di Kejadian 38.

17. Wanita yang diperkosa harus menikah dengan pemerkosanya.

22:28 Apabila seseorang bertemu dengan seorang gadis, yang masih perawan dan belum bertunangan, memaksa gadis itu tidur dengan dia, dan keduanya kedapatan--

22:29 maka haruslah laki-laki yang sudah tidur dengan gadis itu memberikan lima puluh syikal perak kepada ayah gadis itu, dan gadis itu haruslah menjadi isterinya, sebab laki-laki itu telah memperkosa dia; selama hidupnya tidak boleh laki-laki itu menyuruh dia pergi. (Ulangan 22:28-29).

Pertanyaan yang sederhana adalah : Siapa sesungguhnya yang dihukum dalam kasus ini, Pemerkosa atau wanita yang diperkosa?

18. Kelahiran anak perempuan adalah kerugian.

Ecclesiasticus 22:3 "....and the birth of ANY daughter is a loss" (From the New Jerusalem Bible. It's a Roman Catholics Bible); Roman Catholics today form more than 75% of the Christians population throughout the world. Why should the Bible give stupid (with all respect to you) generalizing statements like that about ALL women?

Ecclesiastes 25:22 "Of the woman came the beginning of sin, and through her we all die." (from the Catholics Bible) Women in the Bible are considered evil !!!.

Ke-8 Kristen mengajarkan agar bersaksi palsu, berdusta, dan licik, seperti yang dicontohkan Yesus dan Paulus.

"Jikalau aku menyaksikan dari hal diri ku, maka kesaksianku TIDAK BENAR".(YOHANES 5-31)

"Tetapi jika kebenaran Allah oleh DUSTAKU semakin melimpah bagi kemuliaannya, mengapa aku masih dihakimi sebagai orang yang berdosa?" ( Roma 3 : 7 ).

"Baiklah, aku sendiri bukan merupakan beban bagi kamu, tetapi dalam KELICIKANKU aku telah menjerat kamu dengan TIPU DAYA". (2 korintus 12 : 16).

Bila panutannya aja suka bohong dan bersaksi palsu, bagaimana dengan umatnya?

Ke-9 Kristen mengajarkan untuk mencuri. Seperti yang di contohkan Yesus.

Lihat Lukas 19:29-34. Disitu diceritakan bahwa Yesus menyuruh dua muridnya untuk mengambil keledai milik orang. Kita mengajari anak kita bahwa kalau kita mengambil barang milik orang lain tanpa ijin yang punya namanya adalah mencuri.

Ke-10 Kristen menyetujui prostitusi.

"Ketika Tuhan mulai berbicara dengan perantara Hosea, berfirman Ia kepada Hosea : "Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal dan peranakanlah anak-anak sundal...". (Hosea 1:2).

"Berfirman Tuhan kepadaku: "Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti juga Tuhan mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah yang lain dan menyukai kue kismis". (Hosea 3:1, Injil Bahasa Indonesia Sehari-hari, LAI 1991).

"Aku tidak akan menghukum anak-anak perempuanmu sekalipun mereka berzinah, atau menantu-menantumu perempuan, sekalipun mereka bersundal..." (Hosea 4:14)

Buka Kejadian 38, disitu ada Tamar yang bersundal dengan mertuanya, dan Tuhan tidak menegurnya.

Ke-11 Kristen mengajarkan bahwa bumi itu statis, tidak dapat bergerak, dan bumi itu punya pondasi dan empat sudut.

1. "Dasar laut tersingkap dan alas bumi terbuka waktu TUHAN membentak musuh-Nya dengan murka". (Mazmur 18:15)

2. "TUHAN adalah Raja; Ia berpakaian keagungan dan kekuatan. Bumi berdiri teguh tak dapat goyah". (Mazmur 93:1)

3. "Dengan kukuh bumi Kaupasang pada alasnya, sehingga tak akan goyang untuk selamanya". (Mazmur 104:5)

4. "Hai gunung-gunung, hai dasar-dasar bumi, dengarkan pengaduan TUHAN! Ia mempunyai perkara dengan Israel umat-Nya dan akan menuntut mereka". (Mika 6:2)

5. And he shall set up an ensign for the nations, and shall assemble the outcasts of Israel, and gather together the dispersed of Judah from the FOUR CORNERS OF THE EARTH. (KJV) Isaiah 11:12

6. And after these things I saw four angels standing on FOUR CORNERS OF THE EARTH, holding the four winds of the earth, that the wind should not blow on the earth, nor on the sea, nor on any tree. (KJV) Revelation 7:1

7. That it might take hold of the ENDS OF THE EARTH, that the wicked might be shaken out of it? (KJV) Job 38:13

8. O LORD, my strength, and my fortress, and my refuge in the day of affliction, the Gentiles shall come unto thee from the ENDS OF THE EARTH, and shall say, Surely our fathers have inherited lies, vanity, and things wherein there is no profit. (KJV) Jeremiah 16:19

9. The tree grew, and was strong, and the height thereof reached unto heaven, and the sight thereof to the ENDS OF ALL THE EARTH: (KJV) Daniel 4:11

Ke-12 Kristen mengajarkan agar minum alkohol.

1. "Alkohol adalah untuk orang-orang yang akan binasa, dan kepada orang yang susah hati. Biarlah mereka minum dan melupakan kemiskinan dan kesusahannya." (Dari "Good News Bible in Today's English") (Injil - Amsal 31: 6-7).

2. "Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah." (lnjil - 1 Timotius 5: 23).

Makanya negeri kristen itu kebanyakan negeri pemabok, habis gini sih perintahnya.

Ke-13 kristen menyetujui perzinaan.

"Berfirman Tuhan kepadaku: "Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti juga Tuhan mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah yang lain dan menyukai kue kismis". (Hosea 3:1, Injil Bahasa Indonesia Sehari-hari, LAI 1991).

Kejadian 19:33-36 Perzinaan Lut dengan kedua anaknya.

Kejadian 38 perzinaan Yehuda dan Tamar

Keduanya Tidak dikutuk Tuhan, malahan keturunannya Jadi moyang Tuhannya kristen.

Ke-14 Kristen menyetujui perkawinan antar saudara sedarah.

"Lagipula ia (Sarah) benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi ia kemudian menjadi istriku." (Injil - Kejadian 20: 12).

Ke-15 Kristen mengajarkan untuk tidak menghormati ibu kandung.

Ketika Yesus masih berbicara itu, IBUNYA DAN SAUDARA-SAUDARANYA BERDIRI DILUAR DAN BERUSAHA MENEMUI DIA. Maka seorang berkata kepadaNya (Yesus) : lihatlah ibumu beserta saudara-saudaramu ada di luar dan berusaha menemui Engkau. Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepadaNya : SIAPA IBUKU? DAN SIAPA SAUDARA-SAUDARAKU? Lalu katanya sambil menujuk kepada murid muridnya : INI IBUKU DAN INI SAUDARA SAUDARAKU! (Matius 12 : 46-50)

Benarkah Yesus tega berbuat demikian terhadap ibu kandungnya sendiri yang telah MENGANDUNGNYA??? Dengan perasaan enteng dia tidak mau menemui Ibunya, padahal ibunya berusaha menemuinya dengan susah payah. Bukankah Ibu itu harus kita sayangi, kita dahulukan dari orang lain???

Ke-16 Kristen mengajarkan untuk bertindak yang jorok.

"Makanlah roti itu seperti jelai yang bundar dan Engkau harus membakarnya diatas kotoran manusia yang sudah kering di hadapan mereka". (Yehezkiel 4:12)

""Lalu firmanNya kepadaku : "Lihatlah kalau begitu Aku mengijinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu diatasnya". (Yehizkiel 4:15).

"Sesungguhnya aku akan mematahkan lenganmu dan melemparkan kotoran ke mukamu". (Maleakhi 2:3)

Bagaimana bisa Tuhan menyuruh hal-hal yang jorok begini? Tidakkah ayat diatas melecehkan keberadaan Tuhan yang Maha bersih?

Ke-17 Kristen mengajarkan untuk membunuh bayi yang tak berdosa dengan senang hati/gembira.

Berbahagialah orang yang menangkap dan memecahkan anak-anakmu pada bukit batu! (Mazmur 137:9)

"Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui.." (wahyu 2: 23).

Punya dosa apakah bayi-bayi itu hingga harus dibunuh secara kejam gitu? Dengan senang-senang pula.

Ke-18 Kristen mengajarkan untuk tidak menerima tamu yang bukan orang kristen.

"Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini (non kristen ), janganlah kamu menerimanya kedalam rumahmu dan jangan memberi salam kepadanya. Sebab barang siapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatanya yang jahat". (IIYohanes 1 : 10-11).

Orang non kristen jelas-jelas tidak akan membawa ajaran kristen, lalu bagaimana orang kristen mau menerima mereka sebagai tamu kalau ada ayat yang kayak gini?

Ke-19 Kristen mengajarkan dalam menyebarkan agama dengan cara memaksa.

"Pergilah kesemua jalan dan lintasan dan PAKSALAH orang-orang yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh" (Luk 14:23)

Pemaksaan agama kepada orang lain adalah melanggar hak asasi manusia yang paling asasi.

Ke-20 Kristen mengajarkan agar berlaku munafik.

"Terhadap orang suci engkau berlaku suci, tetapi terhadap orang yang bengkok engkau berlaku belat-belit". (2 Samuel 22:27).

Jika sifat Tuhannya aja plin plan dan tidak tegas begini bagaimana sikap umatnya?

Ke-21 Kristen mengajarkan dalam rumah tangga agar selalu bermusuhan.

Ayah akan bertentangan dengan anak laki-laki, anak laki-laki melawan ayah, ibu melawan anak perempuan, anak perempuan melawan ibunya, menantu melawan mertuanya (Lukas 12:52-53)

Benarkah Yesus menghendaki agar dalam rumah selalu terjadi pertentangan dan percecokan? Ayat diatas hanya sampah Fitnahan Lukas terhadap Yesus saja.

Ke-22 Kristen mengajarkan agar pengikutnya menjadi orang miskin dan dilarang jadi orang kaya.

Matius 19:23-24:

(23)Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seOrang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

(24)Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seOrang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Yakobus 1:10-11:

(10)dan Orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.

(11)Karena matahari terbit dengan panasnya yang terik dan melayukan rumput itu, sehingga gugurlah bunganya dan hilanglah semaraknya. Demikian jugalah halnya dengan Orang kaya; di tengah-tengah segala usahanya ia akan lenyap.

Matius 5:3

"berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Dari ayat-ayat di atas kita dapat melihat sikap anti Orang Kristen terhadap orang kaya. Agama Kristen menggeneralisasi orang kaya sebagai jahat, mereka amat susah memasuki surga.

Tentunya hal amat tidak konsekuen dengan keadaan orang Kristen saat ini, yaitu banyak dari mereka yang kaya-kaya dan menjadi hamba uang, bahkan banyak gereja yang amat kaya. Sebagai contoh adalah Gereja Bethany yang amat megah, mewah dan kaya, bahkan memiliki bisnis hotel. Apakah dengan demikian mereka amat susah masuk Kerajaan Surga? Kalau mereka menjawab tidak, maka tentunya hal itu berarti mereka telah menyangkal perkataan Yesus tersebut, bahwa orang kaya susah masuk Kerajaan Surga.

Apalagi menimbang Matius 5:3, bukankah hal itu mengajarkan bahwa Orang Kristen seharusnya tetap miskin, agar mereka tetap menjadi pewaris Kerajaan Allah ? Tetapi nyatanya banyak Orang Kristen yang menjadi kapitalis. Kalau begitu pertanyaannya apakah Ajaran Yesus telah berhasil? Ataukah ada yang tidak beres dengan ajaran tersebut ?

Pendapat Tokoh-Tokoh Non-Muslim Terhadap Bible

1. Dr. Mr. D. N. Mulder dalam bukunya "Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama", tahun 1963, pagina 12 dan 13, berkata sebagai berikut: "Buku ini dikarang pada waktu-waktu tertentu, dan pengarang-pengarangnya memang manusia juga, yang terpengaruh oleh keadaan waktunya dan oleh suasana di sekitarnya dan oleh pembawaan pengarang itu sendiri. Naskah-naskah asli dari Kitab Suci itu sudah tidak ada Iagi. Yang ada pada kita hanya turunan atau salinan. Dan salinan itu bukannya salinan langsung dari naskah asli, melainkan dari salinan dan seterusnya. Sering di dalam menyalin Kitab Suci itu terseliplah salah salin."

2. Drs. M. E. Duyverman dalam bukunya "Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru", tahun 1966, pagina 24 dan 25, berkata sebagai berikut: "Ada kalanya penyalin tersentuh pada kesa-lahan dalam naskah asli yang dipergunakannya, lalu kesalahan itu diperbaikinya, padahal perbaikan itu sering mengakibatkan perbedaan yang lebih besar dengan yang sungguh asli. Dan kira-kira pada abad keempat, di Antiochia diadakan penyelidikan dan penyesuaian salinan-salinan; agaknya terdorong oleh perbedaan yang sudah terlalu besar diantara salinan-salinan yang dipergunakan dengan resmi dalam Gereja."

3. Dr. B. J. Boland dalam bukunya "Het Johannes Evangelie", p. 9, berkata sebagai berikut: "Zijn ons de waarheden van het Evangelie van Jesus Christus in haar corspron-kelij-ken onvervalschen, zul veren vorm over-geleverd of zijn de door het intermediair van den Griek schen Geest, van de Griek sche reid, het laat stea an te nemen...dat de letter der Nieuw-Testament-ische boeken in de eerste eeuwen anzer jaar-telling gewichtig wijzungen moet hebben ondergaan."

Artinya: Apakah kebenaran-kebenaran dari Injil Jesus Kristus diserahkan kepada kita dalam bentuk murninya, asli dan tidak dipalsukan, ataukah telah dirubah melalui alam fikiran kebudayaan Gerika? Umumnya yang terakhirlah yang diterima oleh orang jaman kini... bahwa tulisan-tulisan Kitab Perjanjian Baru pada dua abad pertama perhitungan tahun kita, pasti telah mengalami perubahan besar.

4. Dr. A. Powel Davies dalam bukunya "The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library" tahun 1961 , p. 106, berkata: "The first three, or Synoptic Gospels tell much the same story. There are discrepancies; but it is impossible to a considerable extent to reconcile them. John's Gospel, however, tells quit a different story from the other three. If John is right, then the other three are wrong; If the Synoptic are right, the John's gospel must surely be in error."

Artinya: Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, membawakan cerita yang sama. Terdapat pertentangan-pertentangan di dalamnya, sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini. Namun Injil Johannes, menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Johannes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Johannes pasti salah.

5. Dr. G. C. Vari Niftrik dan Dr. B. J. Boland dalam bukunya "Dogmatika Masakini", cetakan ketiga; tahun 1978, p. 322, berkata seba-gai berikut: "Kita tidak usah merasa malu bahwa terdapat pelbagai kekhilafan di dalam Al-Kitab; kekhilafan tentang angka-angka, perhitungan-perhitungan tahun dan fakta-fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu berdasarkan caranya isi Al-Kitab telah disampaikan kepada kita, sehingga dapat kita berkata: dalam naskah asli tentu-lah tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah ke-mudiannya terjadi di dalam turunan-turunan (salinan-salinan-pen) naskah itu."

6. Herman Bakels (1871-1954) dalam bukunya "Nij Ketters? Ya.. Om deere Gods", p. 119-120, lewat buku "Dialog antara Ahmadiyah dengan saksi-saksi Yehowa", p. 83 dan 88 berkata sebagai berikut: "De andere ses Bijbels (Weda, Awesta, de boeken over Boedha, Tao-teking, Con-fusius boeken, Kor'an) ken ik niet ge-noeg...Van onzen Bijbel weet ik dit zeker. Ik heb hem dertig jaar lang van voren tot achteren doorploeterd. En ik zeg ronde-ment; ik kan in Europa geen boek dat meer stikvol dingen-die-niet-waar-zijn zit dan de Bijbel."

Artinya: Adapun enam buah kitab (Weda, Awesta, Kitab-kitab tentang Budha, Tao-teking, Kitab--kitab Confusius, Al-Qur'an) tidak begitu saya kenal. Akan tetapi Bijbel kita ini, pasti saya ketahui. Sudah 30 tahun lamanya saya mengincah Bijbel kita ini dari awal sampai akhir. Oleh karena itu terus terang saya katakan, bahwa di Eropa, saya belum kenal sebuah kitab yang lebih padat dengan hal-hal yang tidak benar dari pada Bijbel. Dia juga berkata: "Bijna alle koeken zijn er misleidend, nip-seudepigra fisch. D.W.Z. niet geschreven door de auteurs op wier namen zestaan, maar wel later geschreven."

Artinya: Hampir semua kitab-kitab dalam bibel itu menyesatkan, yakni memakai nama. palsu, yaitu tidak ditulis oleh pengarang-pengarang yang tercantum nama mereka di atasnya, melainkan ditulis jauh di belakang mereka.

7. Surat kabar di Ghana, yaitu Harian Times, 24 Juni 1964 yang dimuat oleh harian Mercusuar Yk. tertanggal 31-8-1968; Mr. RT. Payet, di dalam parlemen inggris tahun 1964 mengusulkan kepada Pemerintah Inggris dalam hal ini The British Home Secretary agar Injil dilarang beredar. Salah satu di antara sebabnya seperti yang ia katakan sebagai berikut: "I know of no book in history which could compare with the Bible as a source of bru-tality and sadistic conduct. Artinya: Tidak ada di dalam sejarah satu buku yang merupakan sumber dari perbuatan-perbuatan yang brutal dan sadis selain Injil ini. (I. Sudibya Markus dalam buku "Dialog Islam--Nasrani dan Usul Pelanggaran Injil di Inggris", terbitan Potrosari Ler. 28 Mgl.).

8. Prof. Herbert J. Muller dalam buku "The Uses of the Past, p. 168 lewat bukunya O. Hashem, "Marxiesme dan Agama", tahun 1965, Japi Surabaya, p. 45, berkata: "Scholars regard this text ( I Johannes 5:7) as a later interpolation however, since it does not appear in the best manuscripts." Artinya: Para sarjana menganggap bahwa naskah ini ( I Johannes 5:7) adalah suatu sisipan/tambahan kemudian, karena ayat seperti ini tidak diketemukan pada manuskrip-manuskrip terbaik.

9. Kata Herman Bakel dan Dr. A. Powel Davies, "Injil Matius 28:19 dan Injil Markus 16:9-19 adalah sisipan. Bacalah bukunya." (Hashem, "Jawaban Lengkap Kepada Pendeta Dr. J. Verkuyl," terbitan JAPI, Surabaya, tahun 1969, halaman 94).

10. Uskup John Shelby Spong dalam bukunya Why Christianity Must Change or Die (1998). (Mengapa agama Kristen Harus Berubah (keimanannya) atau akan Mati).

"Kita harus membebaskan Yesus dari kedudukannya sebagai Jurusalamat… Ajaran ini harus dicabut dan dibuang"

11. Reverend DR Charles Francis Potter dalam bukunya The Lost Years of Jesus Revealed (1992).

"Para pemuka agama Kristen tidak dapat dimaafkan untuk (mempertuhankan Yesus) dengan memanfaatkan keterbatasan… berfikir orang-orang Palestina 2000 tahun yang lalu"

12. John Davidson dalam bukunya The Gospel of Jesus (1995).

"Barangkali kita (umat Kristen) telah tersesat selama 2000 tahun"

Contoh diatas memperlihatkan bahwa para pakar di atas bukannya mengatakan bahwa agama mereka, Kristen, adalah agama yang paling benar, tetapi malah sebaliknya mengakui bahwa agama mereka ternyata adalah agama yang salah dan menyesatkan.

Selanjutnya kalau saudara mengutip Karl Rahner tentang Teologi Inklusif yang sekarang mulai dianut oleh Vatikan: "Agama lain adalah bentuk implisit dari agama kita". Hal ini tidak berlaku untuk agama Islam dan Kristen sebagaimana yang dibeberkan oleh Pakar sejarah Max I.

Dimont dalam bukunya Jews, God and History (1994).

"Pemisahan antara Kristen dan Yahudi terjadi setelah tahun 50-an, setelah sekte Kristen dibawa ke penyembahan berhala dan menjadikannya agama dunia"

Dari pernyataan Max I. Dimont ini, jelas terlihat bahwa Islam sebagai agama wahyu bukan merupakan bentuk implisit dari agama dunia (Kristen).

Demikian pula kalau saudara mengutip John Hick dan John B. Cobb Jr. yang mengatakan bahwa "Agama berbeda-beda tetapi semuanya benar", ini dibantah kembali oleh John Shelby Spong dalam bukunya Rescuing the Bible from Fundamentalism (1991) dengan mengatakan:

"Dia (Paulus) tidak menulis firman Allah. Yang dia tulis adalah kata-katanya sendiri yang khusus, penuh keterbatasan serta memiliki berbagai kelemahan sebagai ciri seorang manusia"

Rev. David J. Fant, seorang Setiausaha Umum bagi New York Bible Society: The question naturally arises, do any of the original manuscripts of the Bible still exist? The answer is No. The original manuscripts were on papyrus and other perishable materials and have long since disappeared.

(Soalan biasanya ditanya, adakah naskah-naskah asal Alkitab masih wujud sehingga kini? Jawapannya tidak. Naskhah-naskhah asal di atas papirus dan bahan-bahan lain yang mudah rosak semuanya telah lama hilang)

Kenyataan di atas dipetik daripada Rev. David J. Fant, Simple Helps and Visual Aids to Understanding The Bible, m.s. 6.

Dr. Verkuyl di dalam bukunya berjudul Fragmenta Apologetika, bahawa

Kitab-kitab Alkitab yang seluruhnya berjumlah 66 itu, datang kepada kita dalam bentuk salinan-salinan yang beribu-ribu banyaknya. Naskah-naskah asli yang tertulis dalam tulisan tangan-autographa telah hilang semua.

Benarkah Bible Tidak Pernah Dipalsukan?

"Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan". (QS. 2:79)

"Mereka suka merobah perkataan Allah dari tempat-tempatnya". (QS. 5:13)

Bible banyak sekali dipalsukan. Bible katolik tidak sama dengan Bible protestan. Tapi keduanya mengaku bahwa biblenya yang asli dari Yesus. Bible katolik terdiri 72 kitab sedangkan bible protestan terdiri hanya 66 kitab saja. Maka anggapan bahwa Bible tidak pernah dipalsukan, akan terbantah dengan fakta ini.

Baik bible katolik maupun bible protestan, masing-masing mengandung kitab Ester. Tetapi kitab Ester antara katolik dan protestan sangat jauh berbeda. Kitab Ester milik protestan hanya sampai pasal 10, sedangkan kitab Ester milik katolik sampai dengan pasal 16. Sama-sama kitab Ester tapi antara katolik dan protestan berselisih total 6 pasal atau 91 ayat. Jelas bibel telah dipalsukan! Itu faktanya.

Baik bible katolik maupun bible protestan, masing-masing mengandung kitab Daniel. Tetapi kitab Daniel antara katolik dan protestan sangat jauh berbeda. Kitab Daniel milik protestan hanya sampai pasal 12, sedangkan kitab Daniel milik katolik sampai dengan pasal 14. Sama-sama kitab Daniel tapi antara katolik dan protestan berselisih total 2 pasal atau 166 ayat. Daniel pasal 3 milik protestan hanya 30 ayat, sedang Daniel pasal 3 milik katolik mengandung 90 ayat. Jelas bibel telah dipalsukan! Itu faktanya.

Suatu hari saya jalan-jalan di pasar buku loakan. Disitu banyak dijual bible second. Maka saya membeli dua buah bible bahasa Indonesia, yang satu milik Protestan terbitan LAI tahun 1992 dan yang satu milik Katolik terbitan LBI cetakan 1987 dicetak oleh percetakan Arnoldus Ende. Murah cuman 9000 perak. Setelah saya bandingkan Perjanjian Baru milik Protestan dan milik Katolik ternyata banyak sekali perbedaannya. Selama ini orang hanya tahu kalao perbedaan bible katolik dan protestan hanya pada Perjanjian Lama saja. Ternyata anggapan itu keliru. Karena kitab perjanjian Baru antara katolik dan kristen juga berbeda. Kebetulan kitab katolik yang saya beli mengandung catatan kaki (foot note). Inilah beberapa contoh perbedaan itu.

1. Kepalsuan Injil Matius 12:47.

47 Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."

Posisi ayat tersebut satu perikop ayat 46-50. Diayat tersebut dikisahkan bahwa yesus enggan menemui ibu dan saudara-saudaranya yang dengan susah payah mencari dia. Tetapi setelah melalui penyelidikan yang matang oleh tim ahli bible dari katolik, mereka mengambil kesimpulan,

"Banyak naskah yang baik tidak memuat ayat ini yang agaknya tidak asli". [halaman 41]

Jadi menurut para pakar bible dari katolik, ayat ini adalah ayat palsu.

2. Kepalsuan Injil Matius 17:21.

21 (Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.)"

Ayat ini dinyatakan palsu oleh pakar bible dari katolik. (halaman 53).

3. Kepalsuan injl Matius 18:11.

11 (Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.)"

"Ayat ini tidak asli". (halaman 55).

Bagus. Penuh dedikasi para pakar bible katolik ini. Berani menyatakan kebenaran bahwa ayat diatas adalah palsu.

4. Kepalsuan Injil Matius 21:44.

44 (Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.)"

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Ayat ini tidak asli". (halaman 64).

Salut. Berani katakan ayat palsu tanpa ditutup-tutupi.

5. Kepalsuan Injil Matius 23:14.

14 (Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.)

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Ayat ini agaknya tidak asli". (halaman 68).

6. Kepalsuan Injil Markus 9:44 dan 46.

44 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)

46 (di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.)

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Kedua ayat ini tidak asli dan hanya mengulang ay 48". (halaman 113).

7. Kepalsuan Injil Markus 11:26.

26 (Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.)

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Ayat ini tidak asli". (halaman 119)

8. Kepalsuan injil Markus 15:28.

28 (Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: "Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.")

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Ayat ini tidak asli". (halaman 131)

9. Kepalsuan Injil Markus 16:9-20.

9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.

11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.

12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.

13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya.

14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

20 Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Dengan singkat. Bagian ayat ini hanya terdapat dalam beberapa naskah. Nampaknya baru dalam abad ke-2 Mas ditambahkan dalam injil Markus. Bagian akhir injil Markus ayat 9-20 bercerita mengenai penampakan Yesus. Ini memang termasuk kitab suci, tetapi agaknya tidak termasuk injil Markus yang asli". (halaman 133)

10. Kepalsuan Injil Lukas 17:36.

36 (Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.)

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Ayat ini tidak asli". (hal 188).

11. Kepalsuan Injil Lukas 23:17.

17 (Sebab ia wajib melepaskan seorang bagi mereka pada hari raya itu.)

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Ayat ini tidak asli". (hal 204).

12. Kepalsuan Injil Yohannes 1:6-8.

6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;

7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.

8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Yohanes ay 6-8 adalah suatu sisipan". (halaman 200).

13. kepalsuan Injil Yohanes 7:19-24.

19 Bukankah Musa yang telah memberikan hukum Taurat kepadamu? Namun tidak seorangpun di antara kamu yang melakukan hukum Taurat itu. Mengapa kamu berusaha membunuh Aku?"

20 Orang banyak itu menjawab: "Engkau kerasukan setan; siapakah yang berusaha membunuh Engkau?"

21 Jawab Yesus kepada mereka: "Hanya satu perbuatan yang Kulakukan dan kamu semua telah heran.

22 Jadi: Musa menetapkan supaya kamu bersunat--sebenarnya sunat itu tidak berasal dari Musa, tetapi dari nenek moyang kita--dan kamu menyunat orang pada hari Sabat!

23 Jikalau seorang menerima sunat pada hari Sabat, supaya jangan melanggar hukum Musa, mengapa kamu marah kepada-Ku, karena Aku menyembuhkan seluruh tubuh seorang manusia pada hari Sabat.

24 Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil."

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"ayat 19-24 berupa suatu sisipan" (halaman 230).

14. Kepalsuan Yohanes 7:53 sampai 8:11.

53 Lalu mereka pulang, masing-masing ke rumahnya,

1 tetapi Yesus pergi ke bukit Zaitun.

2 Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.

3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.

4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.

5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"

6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.

7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."

8 Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.

9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"

11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Kita lihat bible katolik yang diterbitkan oleh LBI cetakan Arnoldus Ende 1987, apa komentarnya tentang ayat ini,

"Bagian ini 7:53-8:11 termasuk kitab suci, tetapi tidak termasuk injil Yohanes yang asli" (halaman 232).

Jadi ayat yang menyatakan bahwa Yesus tidak merajam perempuan pezinah dan memaafkannya itu adalah cerita palsu alias tidak asli.

Masih banyak ayat PB yang dinyatakan palsu oleh para pakar Alkitab dari katolik, diantaranya,

I Yohannes 5:7-8.

Kisah para Rasul 15:34.

Kisah para Rasul 8:37.

Kisah para Rasul 28:29.

Dan yang paling menghebohkan adalah kitab 2 samuel dalam PL pasal 21-24 adalah palsu semua. Bayangkan,

2 samuel pasal 21 = 22 ayat.

2 samuel pasal 22 = 51 ayat.

2 samuel pasal 23 = 39 ayat.

2 samuel pasal 24 = 25 ayat.

Jadi total 127 ayat itu dinyatakan palsu oleh para pakar Alkitab. Wow Fantastis!

Kesimpulan:

Benar statemen dari Al Qur’an bahwa Alkitab telah dirubah-rubah.

Apakah Pandangan Al-Qur’an Terhadap Keaslian Alkitab?

Ada di antara kalangan misionaris Kristian yang menyalahtafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengatakan bahawa Alkitab (Bibel) tidak boleh diubah kerana ia adalah kalam Allah. Mereka juga mendakwa bahawa Al-Qur’an menyuruh umat Islam supaya mempercayai ayat-ayat Alkitab kerana Al-Qur’an sendiri mengakui bahawa Alkitab itu datangnya daripada Allah. Sebenarnya, anggapan seperti ini adalah tidak tepat sama sekali.

Tidak dinafikan bahawa setiap Muslim wajib mempercayai kitab-kitab yang datang daripada Allah, tetapi Al-Qur’an langsung tidak memerintahkan supaya umat Islam mempercayai Alkitab (Bibel). Ia hanya menyuruh umat Islam supaya mempercayai kitab-kitab daripada Allah, yang semuanya berjumlah 104 kitab (termasuk Al-Qur’an). 104 itu ialah 100 buah suhuf (lembaran-lembaran) serta 4 buah kitab-kitab besar iaitu Taurat, Zabur, Injil and Al-Qur’an. Tetapi orang Islam mempercayai bahawa salinan asal kesemua kitab-kitab itu telah hilang, seperti yang dijelaskan oleh Rev. David J. Fant, seorang Setiausaha Umum bagi New York Bible Society:

The question naturally arises, do any of the original manuscripts of the Bible still exist? The answer is No. The original manuscripts were on papyrus and other perishable materials and have long since disappeared.

(Soalan biasanya ditanya, adakah naskah-naskah asal Alkitab masih wujud sehingga kini? Jawapannya tidak. Naskhah-naskhah asal di atas papirus dan bahan-bahan lain yang mudah rosak semuanya telah lama hilang)

Kenyataan di atas dipetik daripada Rev. David J. Fant, Simple Helps and Visual Aids to Understanding The Bible, m.s. 6.

Apa yang diperkatakan oleh Rev. David J. Fant juga diakui oleh ahli teologi Kristian bernama Dr. Verkuyl di dalam bukunya berjudul Fragmenta Apologetika, bahawa

Kitab-kitab Alkitab yang seluruhnya berjumlah 66 itu, datang kepada kita dalam bentuk salinan-salinan yang beribu-ribu banyaknya. Naskah-naskah asli yang tertulis dalam tulisan tangan-autographa telah hilang semua.

Walau bagaimanapun, kita orang Islam mengakui bahawa hanya sedikit sahaja kebenaran yang masih terkandung di dalam Alkitab. Kita sebagai orang Islam boleh menerima apa-apa ayat dari Alkitab asalkan ia selaras degan ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah. Rasulullah s.a.w. pernah menasihatkan sahabat-sahabat baginda supaya jangan terus menerima atau menolak apa-apa yang dibawa dari Alkitab, sebaiknya hendaklah dikaji dahulu sebelum membuat apa-apa tindakan.

Allah s.w.t. juga telah berfirman di dalam Al-Qur’an, bahawa:

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah,” (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, kerana apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, kerana apa yang mereka kerjakan.” (Surah Al-Baqarah (2): 79)

Pertentangan sifat Yesus sebagai TUHAN ALLAH di dalam Perjanjian Baru

Pertentangan 1

a. Matius, fasal 3 ayat 17 “Lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: ‘Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.’”

b. Matius, fasal 5 ayat 9 “Berbahagialah orang yang membawa damai, kerana mereka akan disebut anak-anak Allah.”

Ayat di atas bertentangan kerana yang disebut anak Allah tidak hanya Yesus tetapi semua orang yang mendamaikan manusia.

Pertentangan 2

a. Yohanes, fasal 14 ayat 9 “Barangsiapa melihat Aku, ia telah melihat Bapa” dan ayat 10, “tidak percayakah engkau, bahwa aku ini di dalam Bapa, dan Bapa pun di dalam Aku? Segala perkataan yang Aku ini katakan kepadamu, bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu yang tinggal dalam Aku. Ia mengadakan segala perbuatan itu.”

b. Yohanes, fasal 17 ayat 23 “Aku di dalam mereka itu, dan Engkau di dalam Aku; supaya mereka itu sempurna di dalam persekutuan.”

Kata “mereka” di ayat 23 adalah sahabat Yesus. Sedangkan yang dimaksud ‘dengan aku’ ialah Yesus. Jadi frasa ‘Aku bersama mereka’ artinya Yesus beserta sahabat-sahabatnya. Jadi Tuhan itu berserta Yesus dan para sahabatnya. Kalau umat Kristian percaya hal kesatuan Yesus dengan Bapa, maka umat Kristian pun harus percaya hal kesatuan Bapa itu dengan semua sahabat Yesus yang berjumlah 12 orang. Jadi bukan Yesus dan Roh Suci saja yang menjadi satu dengan Tuhan, melainkan harus ditambah 12 orang lagi. Ini namanya persatuan Tuhan atau Tuhan persatuan, dan bukan hanya Tri-Tunggal, tetapi 15 Tunggal. Jadi mana yang benar? Tiga menjadi Tunggal atau 15 menjadi Tunggal?

Pertentangan 3

(Tuhan Esa)

a. Yohanes, fasal 17 ayat 3 “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.”

b. Ulangan, fasal 4 ayat 35, “Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi.”

c. Markus, fasal 12 ayat 29, “Maka jawab Yesus kepadanya. Hukum yang terutama ialah: Dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan kita, ialah Tuhan yang Esa.”

d. Ulangan, fasal 6 ayat 4, “Dengarlah, hai orang Israil: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu Esa!”

Di ayat di atas menyebutkan Tuhan adalah Esa dan menyebut Yesus adalah Pesuruh Allah (Utusan/Rasul), bukan Tuhan. Sedangkan di satu ayat menyebutkan Tuhan dengan Yesus menjadi satu, di ayat yang lain lima belas menjadi satu. Mana yang benar? Menurut pengakuan umat Kristian sendiri, suatu Kitab Suci yang kandungan ayat-ayatnya bertentangan antara satu dengan lainnya tentu sulit dipercayai kesuciannya, karena yang disebut suci itu bersih dari kekeliruan dan perselisihan.

Pertentangan 4

a. Yohanes, 10:30 “Aku dan Bapa itu satu adanya.”

b. Matius, fasal 27 ayat 46 “Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring katanya: ‘Eli, Eli, lama sabaktani’, artinya: ‘Ya Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan Aku’”

Berdasarkan seruan Yesus di ayat Matius 27:46 di atas, jelas bahwa Yesus tidak bersatu dengan Tuhan, yakni Tuhan meninggalkan Yesus. Mestinya kalau Tuhan menjadi satu dengan Yesus, di saat itulah saat yang tepat untuk menolong Yesus, tapi kenyataannya Tuhan tidak bersatu dengan Yesus sehingga Yesus sendiri perlu meminta tolong. Bolehkah dikatakan dengan sebutan “Tuhan Yesus” kalau menolong dirinya saja tidak mampu?

Pertentangan 5

a. Umat Kristian menyembah Yesus sebagai Tuhan.

b. Akan tetapi kenyataannya Yesus yang dikatakan bersatu dengan Tuhan mestinya tindakan-tindakan dan perbuatannya menyerupai perbuatan Tuhan. Akan tetapi kenyataannya tidak demikian: Tuhan tidak tidur tetapi Yesus tidur; Tuhan tidak sakit tetapi Yesus sakit; Tuhan tidak makan tetapi Yesus makan; Tuhan tidak menyembah sesiapa pun tetapi Yesus menyembah Tuhan; Tuhan tidak mati tetapi Yesus mati.

Pertentangan 6

a. Umat Kristian menganggap salah satu sebab yang menyebabkan Yesus bersatu dengan Tuhan adalah kerana baginda mengetahui perkara yang ghaib.

b. Markus, fasal 13 ayat 31 dan 32 “Sesungguhnya langit dan bumi akan lenyap, tetapi perkataanku kekal. Tetapi akan harinya atau ketika itu tidak diketahui oleh seorang pun, baik segala malaikat yang di surga pun tidak, anak itu pun tidak, hanyalah Bapa saja.”

Jelas bahawa dalam Alkitab sendiri tertulis yang Yesus sendiri mengaku tidak ada yang tahu bila berlakunya hari Kiamat, melainkan hanya Tuhan sendiri. Tegasnya Yesus sendiri tidak mengetahui waktu berlakunya hari Kiamat, yang termasuk suatu yang ghaib. Yang tidak tahu itu pasti bukan Tuhan, kerana Tuhan Maha Mengetahui.

Pertentangan 7

a. Galatia 2:20 “…namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan dirinya untuk aku.”

b. Yohannes 14:10 “Tiadakah engkau percaya bahwa aku ini di dalam Bapa, dan Bapa pun di dalam aku? Segala perkataan yang Aku ini katakan kepadamu, bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu yang tinggal di dalam Aku. Ia mengadakan segala perbuatan itu.”

Jika Yesus dikatakan Tuhan Anak karena kenyataannya bahawa “aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam aku”, maka bagaimana pula dengan Paulus, yang menyatakan bahwa Yesus di dalam dia dan dia di dalam Anak Allah (Yesus)? Paulus mengaku bahwa dirinya bukan lagi Paulus tetapi sudah jelmaan Yesus/Mesias (Bandingkan pernyataan Paulus: “Kristus hidup di dalam aku, aku di DALAM ANAK ALLAH” dengan pernyataan Yesus: “Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku”). Adakah Paulus itu Tuhan Cucu? Bererti sekarang sudah bertambah lagi satu Tuhan.

Rujukan

Alkitab Terjemahan Baru, Lembaga Alkitab Indonesia, 2000

Pertelingkahan Paulus Dengan Golongan Hawariyyun

Tidak berapa lama selepas mereka bersama-sama menyebarkan misi dakwah Isa a.s., Barnaba sendiri mula menjauhkan diri daripada Paulus kerana beliau telah dapat menghidu taktik kotor Paulus yang cuba menyesuaikan agama Isa a.s. dengan akidah orang-orang Yunani. Ajaran Isa a.s. mengenai konsep tauhid adalah suatu bentuk penghapusan semua dewa-dewa yang berbagai-bagai. Ajaran seperti inilah yang tidak dapat diterima oleh mereka.

Bagi orang yang setulus dan seteguh Barnaba, tugas menciptakan cara hidup yang diajarkan Isa a.s. di Yunani tanpa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, pastilah sangat berat. Barnaba tentunya amat memegang teguh kepada kepercayaan bahawa Isa a.s. mengetahui bahwa penciptaanya/kelahirannya tidak menginginkan hukum-hukum Taurat dikurangi atau diubah sekecil mana pun. Untuk itu dia tetap berpegang teguh pada ajaran yang pernah diterima langsung olehnya dari Isa a.s.

Akhirnya mereka berdua, Barnaba dan Paulus, lebih banyak bertentangan pendapat, sehingga menimbulkan perselisihan yang tajam. Akhirnya, mereka mengambil keputusan untuk berpisah dan mengikut hala-tuju masing-masing.

Tercatat di dalam Kisah Rasul 15:39-40 bahawa:

“Hal itu menimbulkan perselisihan yang tajam, sehingga mereka berpisah dan Barnaba membawa Markus berlayar ke Siprus.”

Lihat GALATIA (2 ) : 11 - 14 / KISAH PARA RASUL ( 9 ) : 26 - 27 & (15 ) : 35 – 41

Paulus mula menjauhkan diri daripada Barnabas dan berhasrat untuk mengembangkan ajaran Nabi Isa a.s. kepada golongan bukan Yahudi (gentiles). Beliau mula membuat pelbagai tohmahan dengan mengatakan kumpulan hawariyyun itu malas, sesat dan bersifat hipokrit. Beliau juga mendakwa mereka ini perlu sentiasa dibimbing keluar daripada kejahilan dengan kebenaran dari Tuhan melalui ‘petunjuk’ yang kononnya telah diterimanya daripada Nabi Isa a.s. Secara terbuka, dia menyatakan bahawa kumpulan hawariyyun itu tidak mengajarnya apa-apa. Segala kebenaran yang disampaikan oleh Paulus adalah semata-mata daripada ‘petunjuk’ yang diterimanya secara terus daripada Nabi Isa a.s. Pada mulanya, seruan Paulus tidak mendapat sambutan daripada golongan bangsa asing bukan Yahudi disebabkan bencinya mereka kepada bangsa Yahudi.

Adakah masuk akal sekiranya para rasul yang mana mereka itu telah menerima dakwah secara langsung daripada baginda Nabi Isa a.s akan “berdiam diri” melihat segala kemunafikan, kesesatan, kepalsuan dan kedustaan yang ditaja oleh Paulus ini? Tentu sahaja tidak! Lantaran itulah, Petrus dan Barnaba (kemudian diikuti pula oleh para pendeta lain seperti Arius pada kurun ketiga) telah bangkit menentang Paulus yang telah cuba membawa masuk unsur-unsur bidaah, khurafat, syirik dan riddah ke dalam dakwah Nabi Isa a.s.

Sudah pasti ramai yang bangkit menentang kerakusan dan kelicikan Paulus ini bukannya Petrus dan Barnaba sahaja. Mengapa orang-orang Timur (Asia) menentang keras dakyah Paulus? Jawapannya ialah disebabkan di Timurlah ramai para nabi dan rasul a.s telah diutuskan kepada umat manusia. Apatah lagi di Palestin yang sehingga sekarang masih berada di dalam benua Asia yang digelar sebagai “Timur” itu. Oleh sebab manusia di Timur kebanyakannya telah terdedah dengan dakwah tauhid yang dibawa oleh para anbiya a.s sebelum itu, maka dengan mudah mereka dapat “mencium bau” kesesatan Paulus daripada landasan tauhid yang biasanya dikembangkan oleh para anbiya’ di Timur.

Paulus juga terkenal reputasinya sebagai seorang pendusta:

“Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya, mengapa aku masih dihakimi sebagai orang yang berdosa?” (Roma 3:7).

Bahkan Paulus ini juga terkenal licik dengan penuh tipu daya:

“Baiklah, aku sendiri bukan merupakan beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.” (2 Korintus 12:16).

Tidaklah menghairankan juga mengapa Paulus sendiri ditentang hebat oleh golongan al-hawariyyun, sehinggakan Paulus sendiri bersungut mengenangkan hal itu. Paulus berkata kepada Timotius:

“Engkau tahu bahwa semua mereka yang di daerah Asia Kecil berpaling daripadaku: termasuk Figelus dan Hermogenes.” (2 Timotius 1:15)

Sumber : http://malay.bismikaallahuma.org/

Gerakan Kristianisasi di Malaysia

Kalimah kesyukuran diucapkan ke hadrat Ilahi kerana dengan limpah nikmat yang dikurniakan-Nya serta dengan taufik dan hidayah-Nya, kita masih mengecapi kemanisan iman sehingga ke hari ini. Nikmat Iman dan Islam inilah yang telah dianugerahkan oleh Yang Maha Esa bersama kemegahan yang dijanjikan oleh Allah subhanahu wa’ taala.

Sejarah telah mencatkan bahawa kemegahan dan keagungan Islam mula dicarikkan sedikit demi sedikit bersama runtuhnya Daulah Islamiah Uthmaniyyah pada tahun 1942. Daulah yang diamanahkan untuk menjaga hak asasi manusia telah hancur lebur. Malah hari ini kita menyaksikan akidah yang menjadi benteng kekuatan umat Islam juga mula diruntuhkan setelah 74 tahun runtuhnya ad-Daulah al-Islamiah.

Mutakhir ini gejala murtad mula menyerang orang-orang Islam di Malaysia. Apa yang menyedihkan ialah kebanyakan yang terlibat ialah anak-anak yang kurang berpendidikan agama, walaupun tidak dinafikan sesetengah daripada mereka telah dibekalkan secangkiran ilmu agama, tetapi ia terlalu nipis untuk menjadi benteng serangan murtad. Setakat pemerhatian penulis, antara agama yang menjadi pilihan untuk dianuti oleh orang Melayu (murtad kepada agama lain) ialah Kristian, Hindu dan Buddha, di mana agama Kristian yang merupakan agama paling aktif berbanding dengan agama lain kerana ia melibatkan gerakan tersusun oleh misionaris antarabangsa, manakala mereka yang murtad kepada agama Hindu dan Buddha hanya melalui proses perkahwinan dan percintaan secara rambang. Gerakan Kristianisasi di Malaysia inilah yang merupakan fokus perbincangan artikel ini, Insya’ Allah.

Sejarah telah menujukkan proses Kristianisasi ini telah mula bertapak di Tanah Melayu semenjak penjajahan Portugis 1511 Masehi lagi. Sekiranya kita melihat Kota Melaka kita akan dapati di sana terdapat banyak gereja-gereja yang dicat warna merah. Itulah tempat batu asas agama Kristian di Malaysia. Di dalam Kota Melaka terdapat satu kubur mendiang ketua paderi Melaka berdiri megah dalam A Famosa. Walau bagaimanapun proses Kristianisasi di Tanah Melayu kurang berjaya sehinggalah Malaya mencapai kemerdekaannya pada tahun 1957 Masehi.

Kemerdekaan Malaya diharapkan dapat menghapuskan saki-baki gerakan tersebut. Tetapi peristiwa Natrah menggugat sentimen orang Melayu Islam. Sekali lagi maruah umat Islam tercabar. Peristiwa yang menjadi catatan sejarah penting umat Islam itu amat melukakan hati umat Islam. Tetapi yang menyedihkan apabila kerajaan Malaya ketika itu tidak menjadikannya iktibar untuk memelihara kesucian akidah umat Islam Malaya. Hari ini kesan tersebut telah mula dirasai, generasi era kemerdekaan tidak dibekalkan pendinding iman yang kukuh, akidah Islam di tahap yang menyedihkan, budaya barat menjadi ikutan sesetengah golongan muda. Penulis juga mengenali beberapa orang Melayu yang mengaku dirinya Islam tetapi pulang awal pagi dalam keadaan mabuk. Kesannya, akidah umat Islam mula goyah.

Laporan Bernama yang dipetik dari majalah The Minaret terbitan Pusat Islam California mengatakan pendakwah Kristian menjadikan Malaysia di antara negara sasaran bagi satu gerakan dakyah yang dipanggil “Window 10/40″, kerana Malaysia salah satu negara yang terletak di antara garis lintang 10 dan 40 di peta dunia (sumber: Berita Harian, 4 Februari 1997). Malah di dalam sebuah laporan Utusan Malaysia bertarikh 3 Februari 1997, Jabatan Agama Islam Johor bersama-sama dengan Kementerian Dalam Negeri telah merampas 250 judul buku mengenai ajaran Kristian dalam bahasa Melayu. Buku-buku tersebut menggunakan judul seperti Kaabah, Wahyu Ilahi dan Mengenal Rasul. Sekali pandang kepada tajuk-tajuknya seolah-olahnya buku-buku agama Islam, inilah salah satu taktik mereka untuk cuba menarik minat orang-orang Islam untuk membaca buku-buku ini (sila rujuk gambar 1 & 2).

Gambar 1: Inilah buku-buku dakyah Kristian yang sedang beredar sekarang. Buku-buku ini ialah ‘Kepercayaan dan Amalan Orang Kristen’ oleh William Miller, ‘Kisah Al Masih’,iaitu ”riwayat hidup Isa” (a.s.) berdasarkan kitab Lukas dalam Kitab Perjanjian Baru (New Testament), ‘Circumcised Heart’ oleh Hilmy Nor dan ‘Freedom of Religion In Malaysia’ oleh Lee Min Choon. Dua buku terakhir telah diterbitkan oleh ‘Kairos Research Centre’.

Gambar 2: Dua keratan Alkitab (Bibel), dari buku Keluaran (Exodus) fasal 3 dan dari buku ‘Yehezkiel’ (Ezekiel) fasal 2. Alkitab (Bible) ini menggunakan istilah-istilah Arab sepeti “Allah” sebagai nama Tuhan, “imam” untuk paderi dan beberapa istilah lain seperti “nabi”, “malaikat” dan lain-lain lagi. Istilah-istilah ini sebenarnya boleh mengelirukan orang-orang Islam. Alkitab ini diterbitkan oleh ‘The Bible Society of Malaysia’ beralamat di No. 2, Jalan SS 20/10, Damansara Kim, 47400 Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan

Peristiwa Jamaluddin @ Jeshua Othman (1987) merupakan titik tolak kepada dakwah terang-terangan Kristian setelah sekian lama berselindung di sebalik dinding gereja. Dalam kes tersebut Jeshua telah mendakwa Menteri Dalam Negeri kerana telah menyumbatnya dalam ISA atas alasan menyebarkan dakyah Kristian. Sehingga tarikh dia diberkas, ramai anak Melayu yang telah berjaya dikristiankannya. Dalam dakwaan tersebut beliau menggunakan alasan undang-undang kebebasan beragama untuk melepaskan diri dari lokap ISA. Pemimpin Kristian Melayu tersebut akhirnya dibebaskan (sila rujuk gambar 3) .Pendakwah Kristian dibebebaskan atas nama kebebasan beragama setelah ramai anak Melayu yang gugur Islamnya? Itukah keadilan Malaysia, tanah air kita yang tercinta setelah kemerdekaan, itukah nilai kemerdekaan orang Melayu Islam?

Gambar 3: Nama Jamaluddin Othman sebagai seorang murtad di dalam buku ‘Freedom of Religion In Malaysia’, halaman 42.

Belum habis dengan masalah Jeshua Othman, umat Islam di Malaysia dikejutkan pula dengan kes murtad Nor Aishah Bokhari, yang berkahwin lari dengan seorang pemuda bukan Islam (sila rujuk gambar 4). Berapa ramaikah wanita Islam yang murtad sebelum kes Nor Aishah Bokhari terpampang di muka depan suratkhabar tempatan?

Gambar 4 : Nama Nor Aishah Bokhari sebagai seorang murtad di dalam buku ‘Freedom of Religion In Malaysia’, halaman 51.

Hari ini orang Melayu tidak lagi boleh berdiri megah menyatakan Melayu Islam. Sekarang bangsa Melayu tidak lagi agung di sisi Allah melainkan mereka yang beriktikad di jiwanya dengan dua kalimah syahadat. Kalau dulu seratus peratus Melayu adalah Islam, tetapi sekarang malulah rasanya kalau hendak bercakap begitu lagi.

Di sini penulis ingin mengajak pembaca merenung sepotong hadith Nabi . Sabdanya:

“Akan terungkai ikatan Islam satu persatu, dimulai dengan gugurnya hukum perundangan Islam dan diakhiri dengan keguguran sembahyang.”

Setelah 74 tahun hukum perundangan Islam diporak-perandakan oleh tangan-tangan kafir, sekarang kita dapat melihat bilangan yang tidak sedikit umat Islam yang meninggalkan sembahyang, dan inilah antara faktor yang melebarkan lagi gejala murtad di Malaysia. Ulama Islam ada mengatakan bahawa perbezaan antara seorang Muslim dan seorangkafir dari segi amalanya ialah sembahyang. Jadi apakah bezanya di antara Muslim yang engkar sembahyang dengan yang kafir? Inilah perkara pertama yang umat Islam perlu fikirkan sebelum kita membicarakan cara-cara menyekat gejala murtad.

Sekiranya kita mengkaji Fiqh Perundangan Islam, kita akan dapati terdapat cara-cara khusus yang telah digariskan oleh Islam untuk menyekat gejala syirik dan murtad ini daripada melanda umat Islam. Tetapi sayangnya sistem perundangan Islam diketepikan sewenang-wenangnya oleh pemerintah sekarang.Sinar nur ataupun cahaya perundangan Islam dipadamkan terus daripada terus bersinar di mahkamah syariah. Orang-orang kafir menggunakan kesempatan daripada kelemahan perundangan mahkamah sivil untuk mempersenda dan memporak-perandakan umat Islam dan agama yang dianuti oleh mereka (sila rujuk gambar 5) . Firman Allah:

“Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka tetapi Allah tetap menyempurnakan nur-Nya walaupun dibenci oleh orang-orang kafir.” (Surah Ash Saf: 8)

Gambar 5 : Akhbar gereja Katolik, “The Herald”, yang diterbitkan oleh Uskup Agung (Archbishop) Kuala Lumpur (setiap 2 minggu sekali) pada keluaran 4 Jun 2000 telah menyiarkan sedutan dari ceramah yang disampaikan oleh penulis buku Freedom of Religion in Malaysia, Lee Min Choon. Lee secara terang-terangan telah mencabar maruah dan sensitiviti umat Islam dalam ceramahnya.

Kita sebagai seorang Mulim sejati yakin bahawa suatu hari nanti nur Islam akan bersinar kembali di Malaysia. Oleh itu sesiapa yang mengaku dirinya Muslim wajib berjuang menegakkan kalimah Allah di bumi tercinta ini. Hanya dengan pengakuan Daulah Islamaiah dan sistem perundangan Islam sahaja yang akan dapat mengembalikan keagungan Melayu di Malaysia.

Ibu bapa yang berperanan sebagai pendidik pertama perlu membekalkan ilmu agama kepada anak-anak. Sekarang dengan kewujudan sekolah-sekolah agama sekurang-kurang dapat membantu merebaknya gejala murtad. Guru-guru agama di sekolah mempunyai tanggungjawab yang berat dalam menjelaskan keburukan murtad. Tetapi perlu diingatkan gerakan misionaris sekarang mula memasuki sekolah-sekolah agama. Oleh itu pihak sekolah perlu mengawasi pelajar-pelajar supaya berhati-hati dengan dakyah mereka. Menceritakan tentang murtad dari segi kaca mata Islam adalah salah satu cara awal menyekat gejala murtad dari meresap di sekolah-sekolah.

Apa yang penting dan perlu diingatkan di sini adalah setiap Muslim tanpa mengira warna kulit adalah bertanggungjawab memikul amanah amar makruf dan nahi munkar. Firman Allah Taala: “Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu membela (agama) Allah nescaya Allah akan membela kamu (untuk mencapai kemenangan) dan meneguhkan tapak pendirian kamu.” (Surah Muhammad:7)

Semoga dengan membaca artikel ini, segala bukti mengenai gerakan Kristianisasi ini jelas dan mudah difahami oleh para pembaca dan dengan jalan ini, gejala murtad dapat disekat sebelum tertegaknya ad-Daulah al-Islamiah al-U’zmaa.

Sekian, wallahu a’lam.

Sumber : http://malay.bismikaallahuma.org/