Isnin, Disember 24, 2007

Misteri Natal Menurut Seorang Pastur Yang Kritis Pemikirannya


Tentang Penulis Herbert W. Armstrong (1892-1986)


Herbert W. Amstrong yang sangat dihormati di kalangan pejabat, pebisnis, industriawan dan ilmuwan di seluruh dunia ini adalah seorang Pastur Worldwide Church of God yang berkedudukan di Amerika Serikat. Dia juga sebagai kepala editor majalah Kristen "Plain Truth" yang bertiras sekitar 8 juta eksemplar tiap bulan.

Majalah ini didirikan pada tahun 1934, dan beredar ke seluruh dunia. Pada tahun 1947, Amstrong mendirikan Ambassador College yang sekarang memiliki dua kampus besar di Pasadena California dan di Big Sandy Texas . Juga mendirikan dan sebagai kepala Ambassador International Cultural Foundation, yang bergerak di bidang kebudayaan, bantuan pada masyarakat miskin, dan gerakan kemanusiaan.

Dia sudah mengunjungi sekitar 70 negara untuk memberitakan Injil sebagai Kerajaan Tuhan. Bahkan Amstrong mendapatkan kehormatan dari kepala negara yang memiliki perbedaan keyakinan dengannya seperti di Jepang , India , Afrika Selatan , China , Israel dan Mesir. Pada usianya yang sudah mencapai 90 tahun, Amstrong masih aktif menulis, ceramah di televisi dan di depan publik. Di antara buku hasil tulisannya adalah: The Wonderful World Tomorrow, What it Will be Like dan The United State and Britain in Prophecy.

Kenangan Natal Di Masa Kecilku

Ketika saya masih kecil, di saat malam Natal , saya biasa diajari dan disuruh menggantungkan kaos kaki di dinding dekat ruangan perapian. Esok harinya, kaos kaki tersebut penuh dengan hadiah-hadiah berupa mainan atau kotak makanan kesenangan saya. Selain hadiah tersebut, juga terdapat sebatang pohon Natal yang dihiasi bunga-bunga kertas berwarna perak dan emas. Di pohon ini pula, aneka rupa hadiah untuk anak-anak bergelantungan di dahannya dan berserakan di bawahnya.

Menurut para orang tua, semua hadiah Natal itu dibawa oleh Sinterklas atau Santa Clause yang telah datang di malam hari, melalui cerobong asap perapian. Seperti anak-anak lainnya, semua cerita itu saya telah begitu saja dengan penuh keyakinan. Tentu anda pun demikian. Sebab kita dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan kehidupan yang penuh dengan adat kebiasaan yang harus kita … terima, tanpa bertanya-tanya, yang dapat menimbulkan suasana yang tidak menyenangkan.

Mengapa kita bersikap demikian?

Instink hewanikah, sehingga kita ikut-ikutan dengan apa saja yang dilakukan oleh kebanyakan orang? Kambing memang akan tetap mengikuti kelompoknya, walaupun digiring untuk … dipotong sekalipun. Tetapi sebagai manusia, seharusnya bersikap kritis dengan menggunakan akal sehat.

Sebagai orang Kristen yang baik, kita tidak pernah menyelidiki, mengapa kita melakukan semua itu dan mengapa semua orang percaya bahwa yang mereka kerjakan itu benar. Seharusnya, sebagai umat Kristen yang ingin melaksanakan ajaran-ajaran Tuhan, kita harus bertanya, apakah upacara natal itu benar-benar ajaran Kristen? Apakah cara-cara merayakan Natal itu tidak mengajarkan kebohongan kepada masyarakat, yang merupakan … larangan Tuhan? Adakah firman Tuhan yang Hidup maupun firman tertulisNya yang memerintahkan kita untuk melakukannya? Apakah Yesus dan para Rasul juga melakukan seperti apa yang kita meriahkan selama ini? Apakah kebiasaan tukar-menukar hadiah Natal dengan teman dan kerabat dekat, juga betul-betul mengikuti ajaran Tuhan di dalam Bibel? Dan seterusnya … dan seterusnya …

Hampir semua orang berpendapat dan mengira bahwa semua upacara dan kebiasaan itu berasal dari ajaran Gereja. Tetapi betulkan semua pendapat dan perkiraan itu?

Mudah-mudahan fakta yang saya tulis dalam buku ini dapat meluruskan semua pendapat yang dapat menyesatkan dan merusak ajaran Tuhan yang sebenar-benarnya. Mungkin tulisan saya yang berdasarkan pada kenyataan ini akan mengejutkan orang Kristen, termasuk anda sendiri.

Sejarah Natal

Kata Christmas ( Natal ) yang artinya Mass of Christ atau disingkat Christ-Mass, diartikan sebagai hari untuk merayakan kelahiran "Yesus". Perayaan yang diselenggarakan oleh non-Kristen dan semua orang Kristen ini berasal dari ajaran Gereja Kristen Katolik Roma. Tetapi, dari manakah mereka mendapatkan ajaran itu? Sebab Natal itu bukan ajaran Bible (Alkitab), dan Yesus pun tidak pernah memerintah para muridnya untuk menyelenggarakannya . Perayaan yang masuk dalam ajaran Kristen Katolik Roma pada abad ke empat ini adalah berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala.

Karena perayaan Natal yang diselenggarakan di seluruh dunia ini berasal dari Katolik Roma, dan tidak memiliki dasar dari kitab suci, maka marilah kita dengarkan penjelasan dari Katolik Roma dalam Catholic Encyclopedia, edisi 1911, dengan judul "Christmas", anda akan menemukan kalimat yang berbunyi sebagai berikut:

"Christmas was not among the earliest festivals of Church … the first evidence of the feast is from Egypt. Pagan customs centering around the January calends gravitated to christmas."

" Natal bukanlah diantara upacara-upacara awal Gereja … bukti awal menunjukkan bahwa pesta tersebut berasal dari Mesir. Perayaan ini diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari ini, kemudian dijadikan hari kelahiran Yesus."

Dalam Ensiklopedi itu pula, dengan judul "Natal Day," Bapak Katolik pertama, mengakui bahwa:

"In the Scriptures, no one is recorded to have kept a feast or held a great banquet on his birthday. It is only sinners (like Paraoh and Herod) who make great rejoicings over the day in which they were born into this world."

"Di dalam kitab suci, tidak seorang pun yang mengadakan upacara atau menyelenggarakan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini."

Encyclopedia Britannica, yang terbit tahun 1946, menjelaskan sebagai berikut:

"Christmas was not among the earliest festivals of the church… It was not instituted by Christ or the apostles, or by Bible authority. It was picked up of afterward from paganism."

" Natal bukanlah upacar - upacara awal gereja. Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakannya , dan Bible (Alkitab) juga tidak pernah menganjurkannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala."

Encyclopedia Americana terbitan tahun 1944 juga menyatakan sebagai berikut:

"Christmas…It was, according to many authorities, not celebrated in the first centuries of the Christian church, as the Christian usage in general was to celebrate the death of remarkable persons rather than their birth…" (The "Communion," which is instituted by New Testament Bible authority, is a memorial of the death of Christ.) "…A feast was established in memory of this event (Christ's birth) in the fourth century. In the fifth century the Western Church ordered it to be celebrated forever on the day of the old Roman feast of the birth of Sol, as no certain knowledge of the day of Christ's birth existed."

"Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya, umat Kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran orang tersebut.." ("Perjamuan Suci" yang termaktub dalam Kitab Perjanjian Baru, hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus.) "…Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad keempat Masehi. Pada abad kelima, Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari "Kelahiran Dewa Matahari." Sebab tidak seorang pun yang mengetahui hari kelahiran Yesus."

Sekarang perhatikan! Fakta sejarah telah membeberkan kepada kita bahwa mulai lahirnya gereja Kristen pertama sampai dua ratus atau tiga ratus tahun kemudian - jarak waktu yang lebih lama dari umur negara Amerika Serikat - upacara Natal tidak pernah dilakukan oleh umat Kristen. Baru setelah abad keempat, perayaan ini mulai diselenggarakan oleh orang-orang Barat, Roma dan Gereja. Menjelang abad kelima, Gereja Roma memerintahkan untuk merayakannya sebagai hari raya umat Kristen yang resmi.

Yesus tidak lahir pada 25 Desember

Sungguh amat mustahil jika Yesus dilahirkan pada musim dingin! (Di wilayah Yudea, setiap bulan Desember adalah musim salju dan hawanya sangat dingin) Sebab Injil Lukas 2:11 menceritakan suasana di saat kelahiran Yesus sebagai berikut:

"Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, di kota Daud."

Tidak mungkin para penggembala ternak itu berada di padang Yudea pada bulan Desember. Biasanya mereka melepas ternak ke padang dan lereng-lereng gunung. Paling lambat tanggal 15 Oktober, ternak tersebut sudah dimasukkan ke kandangnya untuk menghindari hujan dan hawa dingin yang menggigil. Bibel sendiri dalam Perjanjian Lama, kita Kidung Agung 2: dan Ezra 10:9, 13 menjelaskan bahwa bila musim dingin tiba, tidak mungkin pada gembala dan ternaknya berada di padang terbuka di malam hari.

Adam Clarke mengatakan:
"It was an ancient custom among Jews of those days to send out their sheep to the field and desert about the Passover (early spring), and bring them home at commencement of the first rain." (Adam Clarke Commentary, Vol.5, page 370, New York ).
"Adalah kebiasaan lama bagi orang-orang Yahudi untuk menggiring domba-domba mereka ke padang menjelang Paskah (yang jatuh awal musim semi), dan membawanya pulang pada permulaan hujan pertama)."

Adam Clarke melanjutkan:
"During the time they were out, the sepherds watch them night and day. As…the first rain began early in the month of Marchesvan, which answers to part of our October and November (begins sometime in october), we find that the sheep were kept out in the open country during the whole summer. And, as these sepherds had not yet brought home their flocks, it is a presumptive argument that october had not yet commenced, and that, consequently, our Lord was not born on the 25th of December, when no flock were out in the fields; nor could He have been born later than September, as the flocks were still in the fields by night. On this very ground, the Nativity in December should be given up. The feeding of the flocks by night in the fields is a chronological fact…See the quotation from the Talmudists in Lightfoot."

"Selama domba-domba berada di luar, para penggembala mengawasinya siang dan malam. Bila…hujan pertama mulai turun pada bulan Marchesvan, atau antara bulan Oktober dan November, ternak-ternak itu mulai dimasukkan ke kandangnya. Kita pun mengetahui bahwa domba-domba itu dilepas di padang terbuka selama musim panas. Karena para penggembala belum membawa pulang domba-dombanya, berarti bulan Oktober belum tiba. Dengan demikian dapatlah diambil kesimpulan bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, ketika tidak ada domba-domba berkeliaran di padang terbuka di malam hari. Juga tidak mungkin dia lahir setelah bulan September, karena di bulan inilah domba-domba masih berada di padang waktu malam. Dari berbagai bukti inilah, kemungkinan lahir di bulan Desember itu harus disingkirkan. Memberi makan ternak di malam hari, adalah fakta sejarah…sebagaimana yang diungkapkan oleh Talmud (kitab suci Yahudi) dalam bab "Ringan Kaki".

Di ensiklopedi mana pun atau juga di kitab suci Kristen sendiri akan mengatakan kepada kita bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Catholic Encyclopedia sendiri secara tegas dan terang-terangan mengakui fakta ini.

Tidak seorang pun yang mengetahui, kapan hari kelahiran Yesus yang sebenarnya. Jika kita meneliti dari bukti-bukti sejarah dan kitab suci Kristen sendiri, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa Yesus lahir pada awal musim gugur - yang diperkirakan jatuh pada bulan September - atau sekitar 6 bulan setelah hari Paskah.

Jika Tuhan menghendaki kita untuk mengingat-ingat dan merayakan hari kelahiran Yesus, niscaya dia tidak akan menyembunyikan hari kelahirannya

Proses Natal Masuk Gereja

New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge dalam artikelnya yang berjudul "Christmas" menguraikan dengan jelas sebagai berikut:

"How much the date of the festival depended upon the pagan Brumalia (Dec.25) following the Saturnalia (Dec.17-24), and celebrating the shortest day of the year and the 'new sun'… can not be accurately determined. The pagan Saturnalia and Brumalia were too deeply entrenched in popular custom to be set aside by Christian influence…The pagan festival with its riot and merrymaking was so popular that Christians were glad of an excuse to continue its celebration with little change in spirit and in manner. Christian preachers of the West and the Near East protested against the unseemly frivolity with which Christ's birthday was celebrated, while Christians of Mesopotamia accused their Western brethren of idolatry and sun worship for adopting as Christian this pagan festival."

"Sungguh banyak tanggal perayaan yang terkait pada kepercayaan kafir Brumalia (25 Desember) sebagai kelanjutan dari perayaan Saturnalia (17-24 Desember), dan perayaan menjelang akhir tahun, serta festival menyambut kelahiran matahari baru. Adat kepercayaan Pagan Brumalia dan Saturnalia yang sudah sangat populer di masyarakat itu diambil Kristen…Perayaan ini dilestarikan oleh Kristen dengan sedikit mengubah jiwa dan tata caranya. Para pendeta Kristen di Barat dan di Timur Dekat menentang perayaan kelahiran Yesus Kristus yang meniru agama berhala ini. Di samping itu Kristen Mesopatamia menuding Kristen Barat telah mengadopsi model penyembahan kepada dewa Matahari."

Perlu diingat! Menjelang abad pertama sampai pada abad keempat Masehi, dunia dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politeisme. Sejak agama Kristen masih kecil sampai berkembang pesat, para pemeluknya dikejar-kejar dan disiksa oleh penguasa Romawi. Setelah Konstantin naik tahta menjadi kaisar, kemudian memeluk agama Kristen pada abad ke-4 M. dan menempatkan agama sejajar dengan agama kafir Roma, banyak rakyat yang berbondong-bondong memeluk agama Kristen.

Tetapi karena mereka sudah terbiasa merayakan hari kelahiran dewa-dewanya pada tanggal 25 Desember, mengakibatkan adat tersebut sulit dihilangkan. Perayaan ini adalah pesta-pora dengan penuh kemeriahan, dan sangat disenangi oleh rakyat. Mereka tidak ingin kehilangan hari kegembiraan seperti itu. Oleh karena itu, meskipun sudah memeluk agama Kristen, mereka tetap melestarikan upacara adat itu. Di dalam artikel yang sama, New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge menjelaskan bagaimana kaisar Konstantin tetap merayakan hari "Sunday" sebagai hari kelahiran Dewa Matahari. (Sun = Matahari, Day = Hari - dalam bahasa Indonesia disebut hari Minggu -- pen.) Dan bagaimana pengaruh kepercayaan kafir Manichaeisme yang menyamakan Anak Tuhan (Yesus) identik dengan Matahari, yang kemudian pada abad ke-4 Masehi kepercayaan itu masuk dalam agama Kristen. Sehingga perayaan hari kelahiran Sun-god (Dewa Matahari) yang jatuh pada tanggal 25 Desember, diresmikan menjadi hari kelahiran Son of God (Anak Tuhan - Yesus).

Demikianlah asal usul "Christmas - Natal " yang dilestarikan oleh dunia Barat sampai sekarang. Walaupun namanya diubah menjadi selain Sun-day, Son of God, Christmas dan Natal , pada hakikatnya sama dengan merayakan hari kelahiran dewa Matahari. Sebagai contoh, kita bisa saja menamakan kelinci itu dengan nama singa, tetapi bagaimanapun juga fisiknya tetap kelinci.

Marilah kita kembali membaca Encyclopaedia Britannica yang mengatakan sebagai berikut:

"Certain Latins, as early as 354, may have transferred the birthday from January 6th to December, which was then a Mithraic feas … or birthday of the unconquered SUN … The Syrians and Armenians, who clung to January 6th, accused the Romans of sun worship and idolatry, contending… that the feast of December 25th, had been invented by disciples of Cerinthus…"

"Kemungkinan besar bangsa Latin/Roma sejak tahun 354 M. telah mengganti hari kelahiran dewa Matahari dari tanggal 6 Januari ke 25 Desember, yang merupakan hari kelahiran Anak dewa Mitra atau kelahiran dewa Matahari yang tak terkalahkan. Tindakan ini mengakibatkan orang-orang Kristen Syiria dan Armenia marah-marah. Karena sudah terbiasa merayakan hari kelahiran Yesus pada tanggal 6 Januari, mereka mengecam bahwa perayaan tanggal 25 Desember itu adalah hari kelahiran Dewa Matahari yang dipercayai oleh bangsa Romawi. Penyusupan ajaran ini ke dalam agama Kristen, dilakukan oleh Cerinthus…"

Asal Usul Natal

Kita mewarisi Natal berasal dari Gereja Katolik Roma, dan gereja itu mendapatkannya dari kepercayaan pagan (kafir) Politeisme, lalu dari manakah agama kafir itu mendapatkan ajaran itu? Dimana, kapan, dan bagaimana bentuk asli ajaran itu?

Bila kita telusuri mulai dari ayat-ayat Bible (Alkitab) sampai pada sejarah kepercayaan bangsa Babilonia kuno, niscaya akan ditemukan bahwa ajaran itu berasal dari kepercayaan berhala yang dianut oleh masyarakat Babilonia di bawah raja Nimrod (Namrud - di masa inilah nabi Ibrahim lahir). Jelasnya, akar kepercayaan ini tumbuh setelah terjadi banjir besar di masa nabi Nuh.

Nimrod, cucu Ham, anak nabi Nuh, adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia. Sejak itulah terdapat dasar-dasar pemerintahan dan negara, dan sistem ekonomi dengan cara bersaing untuk meraih keuntungan. Nimrod inilah mendirikan menara Babel , membangun kota Babilonia, Nineweh dan kota-kota lainnya. Dia pula yang pertama membangun kerajan di dunia. Nama "Nimrod" dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata "Marad" yang artinya "dia membangkang atau murtad" (Karena bahasa Ibrani serumpun dengan bahasa Arab, silahkan anda membandingkan kata "Marad" dengan kata Arab "Ridda" atau "murtad". Pen)

Dari catatan-catatan kuno, kita mengetahui perjalanan Nimrod ini, yang mengawali pemurtadan terhadap Tuhan dan menjadi biang manusia pembangkang di dunia sampai saat ini. Jumlah kejahatannya amat banyak, diantaranya, dia mengawini ibu kandungnya sendiri yang bernama Semiramis. Setelah Nimrod meninggal dunia, ibu yang merangkap sebagai istri tersebut menyebarkan ajaran bahwa Roh Nimrod tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Dia membuktikan ajarannya dengan adanya pohon Evergreen yang tumbuh dari sebatang kayu yang mati, yang ditafsirkan oleh Semiramis sebagai bukti kehidupan baru bagi Nimrod yang sudah mati. Untuk mengenang hari kelahirannya, Nimrod selalu hadir di pohon evergreen ini dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. 25 Desember itulah hari kelahiran Nimrod. Dan inilah asal usul pohon Natal .

Melalui pengaruh dan pemujaannya kepada Nimrod, Semiramis dianggap sebagai "Ratu Langit" oleh rakyat Babilonia. Dengan berbagai julukan, akhirnya Nimrod dipuja sebagai "Anak Suci dari Sorga". Melalui perjalanan sejarah dan pergantian generasi dari masa ke masa, dari satu bangsa ke bangsa lainnya, penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi Mesiah Palsu yang berupa dewa Baal, anak dewa Matahari. Dalam sistem kepercayaan Babilonia ini, "Ibu dan anak" (Semiramis dan Nimrod yang lahir kembali) menjadi obyek penyembahan. Ajaran penyembahan kepada ibu dan anak ini menyebar luas sampai di luar Babilonia dengan bentuk dan nama yang berbeda-beda, sesuai dengan bahasa negara-negara yang ditempatinya. Di Mesir dewa-dewi itu bernama Isis dan Osiris. Di Asia bernama Cybele dan Deoius. Dalam agama Pagan Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani , China , Jepang , Tibet bisa ditemukan adat pemujaan terhadap dewi Madonna, jauh sebelum Yesus lahir!

Sampai pada abad ke-4 dan ke-5 Masehi, ketika dunia pagan (penyembah banyak dewa) Romawi menerima agama baru yang disebut "Kristen," dengan membawa adat dan kepercayaan pagan mereka yang lama. Akibatnya kepercayaan kepada Dewi Madonna, Ibu dan Anak juga menjadi populer, terutama di waktu hari Natal . Di setiap musim Natal kita selalu mendengar lagu-lagu atau hymne: "Silent Night" atau "Holy Night" yang sangat akrab dengan tema pemujaan terhadap Ibu dan Anak.

Kita yang sejak lahir diwarnai oleh alam budaya Babilonia, telah diajarkan untuk mengagungkan dan memuliakan semua tradisi yang berasal dari jaman jahiliyah kuno itu. Kita tidak pernah bertanya untuk mengetahui dari manakah asal usul adat seperti itu - Apakah ia berasal dari ajaran Bible (Alkitab), ataukah ia berasal dari kepercayaan penyembah berhala yang sesat?

Kita terperangah seakan-akan tidak mau menerima kebenaran ini, karena seluruh dunia terlanjur telah melakukannya. Lebih aneh lagi, sebagian besar meremehkan dan mencemooh kebenaran ini. Namun Tuhan telah berfirman kepada para utusannya yang setia:

"Katakan dengan lantang,
dan jangan menghiraukan penghinaan mereka!
Kumandangkan suaramu seperti terompet!
Dan tunjukkan di depan umatKu tentang kesesatan mereka!"

Memang kenyataan ini sungguh sangat mengejutkan bagi mereka, meskipun ini adalah fakta sejarah dan berdasarkan kebenaran dari Bibel (Alkitab).

Natal adalah acara ritual yang berasal dari masa Babilonia kuno yang belum mengenal agama yang benar. Tradisi ini diwariskan puluhan abad yang lampau sampai kepada kita.

Di Mesir , ia dipercayai bahwa Dewi Isis (Dewi Langit) melahirkan anaknya yang tunggal pada tanggal 25 Desember. Hampir semua orang-orang penyembah berhala (paganis) di dunia waktu itu, merayakan ulang tahun ( Natal ) anak dewi Isis ini jauh sebelum kelahiran Yesus.

Dengan demikian, sudah jelas bagi kita bahwa 25 Desember itu bukanlah hari kelahiran Yesus Kristus. Para murid Yesus dan orang-orang Kristen abad pertama tidak pernah menyelenggarakan Natal , meskipun hanya sekali. Tidak ada ajaran atau pun perintah perayaan Natal di dalam Bibel. Sekali lagi, perayaan Natal atau Christmas itu adalah ulang tahun anak dewa yang dianut oleh para paganis, dan bukan dari ajaran Kristen. Percaya atau tidak, terserah anda!

Upacara ini berasal dari cara-cara pemujaan yang dikenal dengan "Chaldean Mysteries" (Misteri Kaldea) berasal dari ajaran Semiramis, isteri Nimrod. Kemudian adat ini dilestarikan oleh para penyembah berhala secara turun-temurun hingga sekarang dengan wajah baru yang disebut Kristen.

Asal Usul Pohon Natal

Sekarang dari manakah kita mendapatkan kebiasaan memasang pohon Natal itu? Di antara para penganut agama Pagan kuno, pohon itu disebut "Mistletoe" yang dipakai pada saat perayaan musim panas, karena mereka harus memberikan persembahan suci kepada matahari, yang telah memberikan mukjizat penyembuhan. Kebiasaan berciuman di bawah pohon itu merupakan awal acara di malam hari, yang dilanjutkan dengan pesta makan dan minum sepuas-puasnya, sebagai perayaan yang diselenggarakan untuk memperingati kematian "Matahari Tua" dan kelahiran "Matahari Baru" di musim panas.

Rangkaian bunga suci yang disebut "Holly Berries" juga dipersembahkan kepada dewa Matahari. Sedangkan batang pohon Yule dianggap sebagai wujud dari dewa matahari. Begitu pula menyalakan lilin yang terdapat dalam upayara Kristen hanyalah kelanjutan dari kebiasaan kafir, sebagai tanda penghormatan terhadap dewa matahari yang bergeser menempati angkasa sebelah selatan.

Encyclopedia Americana menjelaskan sebagai berikut:

"The Holly, the Mistletoe, the Yule log …are relics of pre-Christian times."

"Rangkaian bunga Holly, pohon Mistletoe dan batang pohon Yule…yang dipakai sebagai penghias malam Natal adalah warisan dari zaman sebelum Kristen."

Sedangkan buku Answer to Question yang ditulis oleh Frederick J. Haskins menyebutkan bahwa:

"The use of Christmas wreath is believed by authorities to be traceable to the pagan customs of decorating buildings and places of worship at the feast which took place at the same time as Christmas. The Christmas tree is from Egypt, and its origin date from a period long anterior to the Christian Era."

"Hiasan yang dipakai pada upacara Natal adalah warisan dari adat agama penyembah berhala (paganisme), yang menghiasi rumah dan tempat peribadatan mereka yang waktunya bertepatan dengan malam Natal sekarang. Sedangkan pohon Natal berasal dari kebiasaan Mesir Kuno, yang masanya lama sekali sebelum lahirnya agama Kristen."

Siapa Santa Claus /Sinterklas itu?

Santa Claus bukan ajaran yang berasal dari paganisme, tetapi juga bukan ajaran Kristen. Sinterklas ini adalah ciptaan seorang pastur yang bernama "Santo Nicolas" yang hidup pada abad ke empat Masehi. Hal ini dijelaskan oleh Encyclopedia Britannica, volume 19 halaman 648-649, edisi kesebelas, yang berbunyi sebagai berikut:

"St. Nicholas, bishop of Myra, a saint honored by the Greek and Latins on the 6th of December… A Legent of his surreptitious bestowal of dowries on the three daughters of an improverrished citizen… is said to have originated the old custom of giving presents in secret on the Eve of St. Nicholas (Dec.6), subsequently transferred to Christmas day. Hence the association of Christmas with Santa Claus…"

"St. Nicholas, adalah seorang pastur di Myra yang amat diagung-agungkan oleh orang-orang Yunani dan Latin setiap tanggal 6 Desember…Legenda ini berawal dari kebiasaannya yang suka memberikan hadiah secara sembunyi-sembunyi kepada tiga anak wanita miskin… untuk melestarikan kebiasaan lama dengan memberikan hadiah secara tersembunyi itu digabungkan ke dalam malam Natal. Akhirnya tarkaitlah antara hari Natal dan Santa Claus…"

Sungguh merupakan kejanggalan! Orang tua menghukum anaknya yang berkata bohong. Tetapi di saat menjelang Natal , mereka membohongi anak-anak dengan cerita Sinterklas yang memberikan hadiah di saat mereka tidur. Bukankah ini suatu keanehan, ketika anak-anak menginjak dewasa dan mengenal kebenaran, pasti akan beranggapan bahwa Tuhan hanyalah mitos atau dongeng belaka?

Dengan cara ini tidak sedikit orang yang merasa tertipu, dan mereka pun mengatakan:

"Ya, saya akan membongkar pula tentang mitos Yesus Kristus!" Inikah ajaran Kristen yang mengajarkan mitos dan kebohongan kepada anak-anak? Padahal Tuhan sudah mengatakan:

"Janganlah menjadi saksi palsu. Dan ada cara yang menurut manusia betul, tetapi sebenarnya itu adalah ke jalan kematian dan kesesatan." Oleh karena itu, upacara "Si Santa Tua" itu juga merupakan Setan.

Di dalam kitab suci telah dijelaskan sebagai berikut:

"Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat terang. Jadi itu bukanlah hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka." (II Korintus 11:14)

Dari bukti-bukti nyata yang telah kita ungkap tadi dapatlah diambil kesimpulan, bahwa perayaan Natal atau Christmas itu bukanlah ajaran Kristen yang sebenarnya, melainkan kebiasaan para penyembah berhala (Paganis). Ia warisan dari kepercayaan kuno Babilonia ribuan tahun yang lampau.

Kata Bible Tentang Natal

Bagaimana Bibel berbicara tentang Natal , atau mencatat pandangan para murid Yesus atau bapak-bapak geraja awal. Jawabannya sungguh sangat mengejutkan bagi kalangan Kristen sendiri. Sebagaimana yang dikatakan Bibel (Alkitab) pada kitab Yeremia 10:2-4 yang berbunyi sebagai berikut:

"Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. "

"Bukankah berhala itu pohon yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu?

Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang."

Itulah keterangan yang jelas dari Bibel tentang pohon Natal . Kita dilarang mengikuti kebiasaan bangsa-bangsa penyembah berhala. Sebab hal itu merupakan perbuatan yang sesat menyekutukan Tuhan. Pada ayat kelima dijelaskan bahwa:

"Pohon itu tidak bisa berbicara, dan orang harus mengangkatnya, karena ia tidak bisa berjalan sendiri."
"Janganlah takut kepadanya, sebab ia tidak dapat berbuat jahat, juga tidak dapat berbuat baik."

Sebab mereka bukanlah dewa yang harus ditakuti. Bagi mereka yang tidak pernah membaca atau yang melupakan ayat ini, beranggapan bahwa tidak ada larangan untuk membuat pohon Natal . Tetapi jika telah membacanya, apa yang harus dikatakan?

Hadiah Natal

Acara yang paling penting dari seluruh kegiatan Natal adalah "The Christmas Shopping Season - Musim Belanja Natal" yang dilakukan dengan cara membeli dan tukar menukar hadiah. Mungkin banyak orang yang mengecam kami sambil berkata:

"Bukankah Bibel (Alkitab) telah menceritakan kepada kita untuk ditiru? Lupakah kita kisah 3 orang dari timur yang datang ke Betelhem untuk memberikan hadiah ketika Yesus lahir?"

Memang, kami mengetahui cerita itu di dalam Alkitab. Tetapi, silahkan anda melihat keterangan kami yang mengejutkan ini. Marilah menengok sejarah asal usul tukar menukar hadiah itu, kemudian kita bandingkan dengan ayat Alkitab.

Pada Bibliothica Sacra, volume 12, halaman 153-155, kita dapat membaca sebagai berikut:

"The interchange of presents between friends is alike characteristic of Christmas and the Saturnalia, and must have been adopted by Christians from the Pagan, as the admonition of Tertullian plainly shows."
"Tukar menukar hadiah antar teman di hari Natal serupa dengan adat agama Saturnalia. Kemungkinan besar, kebiasaan ini diadopsi oleh orang-orang Kristen dari agama Pagan, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Tertulianus. "

Dari bukti yang jelas ini, ternyata kebiasaan pertukaran hadian sesama teman dan famili pada hari Natal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kisah dalam Alkitab tersebut. Acara Natal bukanlah merayakan ulang tahun Yesus Kristus, juga bukan untuk menghormatinya.

Sebagai contoh, seorang teman yang sangat anda cintai sedang merayakan ulang tahunnya. Bila ingin membahagiakannya di hari kelahirannya itu, apakah anda membeli hadiah untuk teman yang lain? Membeli lagi dan tukar menukar hadiah dengan teman-teman dan kekasih anda, tetapi tidak memberi hadiah apa pun kepada teman yang anda cintai, yang sedang anda rayakan hari ulang tahunnya? Tidakkah disadari keganjilan seperti itu?

Sebuah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri yang selalu dilakukan oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Mereka menghormati "sebuah hari" - yang sebenarnya bukan hari kelahiran Yesus Kristus - dengan berbelanja dan membeli hadiah sebanyak-banyaknya untuk ditukarkan kepada teman-teman dan kerabatnya. Dari pengalaman saya selama bertahun-tahun, begitu pula pengalaman para pastur dan pendeta; Apabila bulan Desember tiba, hampir semua orang yang mengaku Kristen lupa memberi hadiah kepada Yesus Kristus yang mereka cintai.

Desember adalah bulan yang paling sulit untuk menghidupkan ajaran Yesus. Sebab semua orang terlalu disibukkan untuk membeli dan menukar hadiah daripada mengingat Yesus dan menghidupkan ajarannya. Peristiwa melupakan Yesus ini terus berlangsung sampai bulan Januari bahkan Pebruari. Sebab mereka harus melunasi biaya pengeluaran yang dibelanjakan pada waktu Natal . Sehingga mereka sulit mengabdi kepada Yesus kembali sebelum bulan Maret.

Sekarang, perhatikan apa kata Bibel tentang tiga orang dari timur yang memberikan hadiah kepada Yesus, yang berbunyi sebagai berikut:

"Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-bintang di timur dan kami datang untuk menyembah dia." Ketika raja Herodes mendengar tentang hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yudea, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yudea, karena daripadamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umatKu Israel . Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang Majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai anak itu dan segera sesudah kamu menemukan dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah dia." Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibunya, lalu sujud menyembah dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepadanya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain."

Hadiah Untuk Yesus

Perhatikanlah dengan teliti. Ayat bibel tersebut menceritakan bahwa pada mulanya orang-orang Majus tersebut menanyakan tentang Bayi Yesus yang lahir sebagai Raja Yahudi. Lalu, mengapa mereka memberi hadiah kepadanya? Apakah karena hari kelahirannya?

Jawabannya adalah "Tidak." Sebab mereka memberi hadiah beberapa hari bahkan beberapa minggu setelah hari kelahirannya.

Bisakah peristiwa ini dipakai pedoman bagi kita untuk melakukan kebiasaan memberi atau saling menukar hadiah di antara kita? Jelas tidak bisa. Sebab orang-orang Majus tersebut tidak saling menukar hadiahnya, tetapi mereka memberi hadiah kepada Yesus. Bukan tukar menukar hadiah sesama teman atau kerabatnya.

Mengapa? Silahkan anda membaca buku Adam Clarke Commentary, volume 5, halaman 46 yang berbunyi sebagai berikut:

"Verse 11. (They presented unto him gifts.) The people of the east never approach the presence of kings and great personages, without a present in their hands. The custom is often noticed in the Old Testament, and still prevails in the east, and in some of the newly discored South Sea Islands."

"Ayat 11. (Mereka memberi hadiah kepadanya.) Adalah kebiasaan orang-orang timur, apabila menghadap raja atau orang-orang terkemuka, mereka selalu membawa hadiah. Kebiasaan seperti ini juga tercantum dalam kitab Perjanjian Lama, dan masih berlaku di timur, juga dapat ditemuka di South Sea Islands (Kepulauan Laut Selatan)."

Dari keterangan Adam Clarke ini, jelaslah bagi kita, bahwa peristiwa tersebut tidak bisa dipakai pedoman atau dikaitkan dengan kebiasaan Kristen baru dengan menukar hadiah kepada temannya untuk menghormati ulang tahun Yesus. Sebaliknya, mereka mengikuti adat orang-orang timur kuno yang memberi hadiah ketika mengharap raja. Mereka mendatangi Yesus, yang lahir sebagai Raja Yahudi. Sebagaimana ratu Sheba (Balqis) membawa hadiah kepada raja Salomo (Sulaiman). Bahkan seperti sekarang ini, para tamu negara pasti membawa hadiah atau cindera mata apabila datang ke White House (Gedung Putih) untuk menemui presiden.

Jadi kebiasaan menukar hadiah ini bukanlah dari ajaran Kristen, melainkan hanya merupakan pelestarian tradisi lama yang dilakukan oleh orang-orang pagan (penyembah berhala). Di saat menjelang Natal atau Christmas yang katanya untuk menghormati Kristus dan menghidupkan ajarannya, justru orang-orang Kristen bertambah set back (jauh) dari ajaran Yesus.

Natal Memuliakan Tuhan?

Ada dua alasan yang dipakai dasar oleh orang-orang yang menyelenggarakan Natal , sebagai cara untuk menghormati Yesus Kristus, meskipun mereka mengetahui bahwa perayaan itu warisan kepercayaan Paganisme:

1. Banyak yang mengajukan alasan: "Walaupun kita tidak mengetahui secara tepat hari kelahiran Yesus, apa salahnya kita memilih hari untuk merayakan ulang tahunnya."

Kami akan menjawab dengan pasti "Tidak bisa". Sebab dalam Catholic Encyclopedia (Eksiklopedi Katolik) telah dijelaskan:

"Sinners alone, not saints, celebrate their birthday = Hanya orang kafir, bukan orang-orang suci, yang merayakan hari ulang tahun mereka."

Perayaan ulang tahun bukan berasal dari agama Kristen, melainkan dari ajaran agama kafir.

2. Ada pula yang beralasan: "Walaupun Natal itu kebiasaan orang-orang kafir (pagan) yang menyembah dewa matahari, tetapi kita tidak menyembah dewa tersebut, melainkan untuk menghormati Yesus Kristus."

Tetapi sudahkah kita mendengarkan jawaban Tuhan melalui firmannya yang berbunyi sebagai berikut:

"Maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang tuhan mereka dengan berkata: "Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada tuhan mereka? Aku pun mau berlaku begitu." Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap Tuhanmu. Sebab segala yang menjadi kekejian bagi Tuhan, apa yang dibenciNya, itulah yang dilakukan mereka bagi tuhan mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi tuhan mereka." (Ulangan 12:30-31)

Tuhan berfirman dengan jelas dalam kitab suciNya, bahwa Dia tidak mau menerima dalam bentuk penyembahan yang menyerupai atau meniru cara penyembahan orang-orang kafir kepada tuhannya. Cara penyembahan seperti itu sangat menjijikkan bagi Tuhan. BagiNya, pemujaan yang demikian itu tidak layak untukNya, melainkan hanya pantas untuk memuja berhala. Sebagaimana yang sering kita dengar, Tuhan melarang kita menyembahNya hanya dengan "menurut kata hati kita sendiri." Yesus telah bersabda:

"Allah itu Roh, dan barang siapa yang menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian." (Yohanes 4:24)

Dan apa yang dimaksud dengan kebenaran itu? Firman Tuhan atau Kitab suci Bibel itulah kebenaran. Sebagainya sabda Yesus yang berbunyi sebagai berikut:

"Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; FirmanMu adalah kebenaran." (Yohanes 17:17)

Di Dalam Bibel sendiri, secara jelas Tuhan berfirman bahwa Dia tidak mau menerima penyembahan kepadaNya, dengan meniru cara penyembahan para penyembah berhala. Begitu pula cara yang dipakai untuk mengagungkan dan memuliakan Yesus Kristus.

Ingatlah sekali lagi, peringatan Yesus yang berbunyi:

"Percuma mereka beribadah kepadaku, sedangkan ajaran yang mereja ajarkan ialah perintah manusia."

Natal atau Christmas adalah tradisi dan ajaran manusia, sedangkan ajaran Tuhan telah melarangnya. Selanjutnya Yesus bersabda lagi:

"Sungguh kamu telah menolak ajaran Tuhan, tetapi kamu mengikuti ajaran tradisimu sendiri."

Alangkah tepat firman-firman Tuhan yang dilontarkan kepada berjuta-juta orang yang melakukan Natal itu. Mereka mengabaikan ajaran Tuhan. Tuhan melarang pemujaan yang meniru adat kaum kafir penyembah berhala, tetapi dengan senang hati kita melanggarnya. Tuhan berfirman:

"Janganlah kamu berbuat demikian terhadap Tuhanmu."

Ternyata hampir semua orang menganggap ringan larangan itu. Atau karena tidak memiliki dasar agama yang kuat, akhirnya mereka mengikuti tradisi kebanyakan orang-orang untuk merayakan Natal .

Jangan salah! Tuhan membiarkan anda untuk berbuat semaunya dan tidak mengikuti petunjukNya. Tuhan membiarkan kita tenggelam dalam keramaian dan mengikuti tradisi orang-orang. Bahkan Dia akan membiarkan kita berlumuran dosa. Tetapi, Tuhan juga telah memerintahkan kita tentang datangnya hari perhitungan atau pembalasan. Jika kamu menanam, niscaya kamu akan memetik hasilnya. Yesus adalah firman Tuhan yang hidup, sedangkan Bibel adalah firman Tuhan yang tertulis. Dan kita akan diadili sesuai dengan ketetapan yang telah digariskan dalam firman tersebut. Kita pun tidak bisa mengelak dan mengabaikannya.

Sumber : “THE PLAIN TRUTH ABOUT CHRISTMAS “ By Herbert W. Armstrong Terjemahan dalam bahasa Indonesia oleh Masyhud SM dalam buku "Misteri Natal" Tentang Seluk beluk perayaan Natal dikupas secara lengkap oleh Herbert W. Armstrong kepala editor majalah Kristen "Plain Truth" yang bertiras sekitar 8 juta eksemplar tiap bulan. Sumber ini diperoleh dari www.pakdenono. com

Rabu, Disember 19, 2007

Pahala Yang Berterusan Selepas Kematian

7 macam pahala yang dapat dinikmati selepas matinya salah seorang anak Adam dan hanya dilakukan hanya kerana Allah sahaja barulah mendapat keredhaan dan pahala yang dijanjikan Allah kerna rahmat Allah sentiasa mendahului dari kemurkaannya.

Dari Anas r.a berkata,

1. Sesiapa yang mendirikan masjid maka ia tetap pahalanya selagi masjid itu digunakan oleh orang untuk beramal ibadat.

2. Sesiapa yang mengalirkan air sungai selagi ada orang yang minum daripadanya

3. Sesiapa yang menulis mushaf ia akan mendapat pahala selagi ada orang yang mambacanya.

4. Orang yang menggali perigi ,selagi ada orang yang menggunakannya

5. Sesiapa yang menanam tanaman selagi ada yang memakannya tidak kira manusia atau haiwan

6. Mereka yang mengajar ilmu yang berguna selama ia diamalkan oleh orang yang mempelajarinya. Yakni anak yang selalu diajari ilmu Al-Quran maka orang yang mengajarnya akan amendapat pahala selagi anak itu mengamalkannya

7. Orang yang meninggalkan anak yang soleh yang mana ianya selalu mendoakan kedua orang tuanya dan beristigfar baginya. .

Abu Hurairah berkata Rasulullah s.a.w bersabda - "Apabila mati seorang anak Adam itu maka terhentilah amalnya kecuali 3 perkara:-

1. Sedekah yang berjalan terus (sedekah amal jariah)
2. Ilmu yang berguna dan terus diamalkan
3. Anak yang soleh yang mendoakan baginya

Teladan Dari Kisah Hidup Mustafa Kamal Attartuk

1.Membolehkan perempuan memakai tudung dengan syarat pakai skirt.

2.Membolehkan lelaki memakai seluar panjang dengan syarat pakai tali leher dan topi(sesuai dengan kehendak barat).

3.Menyuruh wanita dan lelaki menari di khalayak ramai. Beliau sendiri pernah menari dengan seorang wanita di satu parti umum yang pertama di Ankara.

4.Beliau pernah menegaskan bahawa "negara tidak akan maju kalau rakyatnya tidak cenderung kepada pakaian moden."

5.Menggalakkan minum arak secara terbuka.

6.Mengarahkan Al-Quran dicetak dalam bahasa Turki

7.Menukar azan ke dalam bahasa Turki. Bahasa Turki sendiri diubah dengan membuang unsur-unsur Arab dan Parsi.

8.Mengambil arkitek- arkitek dari luar negara untuk memodenkan Turki. Hakikatnya mereka diarah mengukir patung-patung dan tugu-tugunya di seluruh bandar Turki.

9.Satu ucapan beliau di bandar Belikesir di mana beliau dengan terang-terangannya mengatakan bahawa agama harus dipisahkan dengan urusan harian dan perlu dihapuskan untuk kemajuan.

10.Agama Islam juga di buang sebagai Agama Rasmi negara.

11.Menyerang Islam secara terbuka dan terang-terangan.

12.Menggubal undang-undang perkahwinan berdaftar berdasarkan undang-undang barat.

13.Menukar Masjid Ayasophia kepada muzium, ada sesetengah masjid dijadikan gereja.

14.Menutup masjid serta melarang dari bersembahyang berjemaah.

15.Menghapuskan Kementerian Wakaf dan membiarkan anak-anak yatim dan fakir miskin.

16.Membatalkan undang-undang waris, faraid secara islam.

17.Menghapus penggunaan kalendar Islam dan menukarkan huruf Arab kepada huruf Latin.

18.Mengganggap dirinya tuhan sama seperti firaun. Berlaku peristiwa apabila salah seorang askarnya ditanya "siapa tuhan dan di mana tuhan tinggal?" oleh kerana takut, askar tersebut menjawab "Kamal Atartuk adalah tuhan" beliau tersenyum dan bangga dengan jawapan yang diberikan oleh askar itu.

Kematian Kamal Atartuk Yang Menyeksakan

Di saat kematiannya, Allah telah datangkan beberapa penyakit kepada beliau sehingga beliau rasa terseksa dan tak dapat menanggung seksaan dan azab yang Allah berikan di dunia.

Antaranya ialah :

1.Didatangkan penyakit kulit hingga ke kaki dimana beliau merasa gatal-gatal seluruh badan.

2.Sakit jantung.

3.Penyakit darah tinggi.

4.Panas sepanjang masa, tidak pernah merasa sejuk sehingga terpaksa diarahkan kepada bomba untuk menyiram rumahnya 24 jam. Pembantu-pembantuny a juga diarahkan untuk meletak ketulan-ketulan ais di
dalam selimut untuk menyejukkan beliau.

Maha suci Allah, buat macam mana pun rasa panas tak hilang-hilang. Oleh kerana tidak tahan dengan kepanasan yang ditanggung, beliau menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu. Oleh kerana tidak tahan mendengar jeritan, mereka-mereka yang bertanggung jawab telah menghantar beliau ke tengah lautan dan diletakkan dalam bot dengan harapan beliau akan merasa sejuk.

Allah itu Maha Besar, panasnya tak jugak hilang! Pada 26 september 1938, beliau pengsan selama 48 jam disebabkan terlalu panas dan sedar selepas itu tetapi beliau hilang ingatan.

Pada 9 November 1938, beliau pengsan sekali lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia. sewaktu beliau meninggal, tidak seorang pun yang memandi, mengkafan dan menyembahyangkan mayat beliau.

Mayatnya diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafankan dan menyembahyangkannya . Tidak cukup dari itu, Allah tunjukkan lagi balasan azab ketika mayatnya di bawa ke tanah perkuburan. Bila mayatnya hendak ditanam, tanah tidak menerimanya (tak dapat nak bayangkan bagaimana tanah tidak menerimanya) .

Disebabkan putus asa, mayatnya diawetkan sekali lagi dan dimasukkan ke dalam muzium yang diberi nama EtnaGrafi (kalau tak silap dengar) selama 15 tahun sehingga tahun 1953). Selepas 15 tahun mayatnya hendak ditanam semula, tapi Allah Maha Agung, bumi sekali lagi tak menerimanya. Habis ikhtiar, mayatnya dibawa pula ke satu bukit ditanam dalam satu binaan marmar beratnya 44 tan. Mayatnya ditanam di celah-celah batu marmar. Apa yang MEGEMBIRAKAN (bukan menyedihkan) , ulama-ulama sezaman dengan Kamal Atartuk telah mengatakan bahawa "jangan kata bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak menerima Kamal Atartuk!"

Rahsia Sujud Dalam Solat

"Pernahkah kita terfikir setelah saban usia kita mendirikan solat berserta syarat rukunnya, apakah rukun solat yang paling disukai oleh Allah SWT. Dengan menyelami, memahami, menjiwai serta menghayati setiap detik ibadah atau solat yang dikerjakan barulah kita akan mendapat kemanisan dan faedah darinya. Barulah ibadah kita itu dapat mendinding dan mencegah diri kita dari dosa dan noda.

Firman Allah SWT yang bermaksud:-
" Sesungguhnya sembahyang itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar" (Surah Al-Ankabut ayat:45)

Segala rukun di dalam solat yang melibatkan qalbi (naluri), qauli (lisan) dan fi'li (perbuatan) mempunyai pengertian dan maksud yang amat mendalam sekali di sisi Allah SWT. Segala pergerakan di dalam solat sebenarnya sarat dengan hikmah dan pendidikan dari Allah SWT dan amalan atau rukun yang paling disukai oleh Allah ialah rukun sujud.

Sujud adalah waktu di mana seorang hamba itu paling hampir dengan Penciptanya. Pergerakan sujud itu secara lahirnya telah menunjukkan "rasa menghina dirinya" seseorang hamba itu di depan Tuhannya di dalam keadaan menyerah diri, pasrah, berikrar dan mengaku bahawa

"Ya Allah hanya Engkaulah Tuhan yang layak disembah, ditakuti, dicintai dan hanya pada-Mu sahajalah tempat berserah dan memohon pertolongan".

Seorang sahabat Nabi SAW iaitu Huzaifah lah.a berkata bahawa Rasulullah SAW telah bersabda:-

"Tiadalah keadaan seorang hamba yang paling disukai oleh Allah daripada Dia melihat hamba-Nya itu di dalam keadaan bersujud, dengan meletakkan mukanya di tanah ( sebagai tamsilan tunduk, pasrah dan rasa hina seorang hamba kepada Allah)". (Hadis Riwayat Imam Tabrani).

Cerita Sujud:
Semasa malaikat-malaikat disuruh sujud kepada Nabi Allah Adam semua malaikat sujud apabila mereka bangun mengangkat kepala didapati malaikat yang bernama Azazil tidak sujud maka Allah SWT menjadi murka dan melaknat ke atasnya jadilah ia Iblis dengan bertukar rupa. Rupanya seperti kera dan badannya seperti bab* justeru para malaikat merasa kecut dan takut lantas mereka sujud sekali lagi kerana syukur tidak kena laknat oleh Allah SWT.

1. SUJUD PERTAMA TAAT (PERINTAH ALLAH)
2. SUJUD KEDUA SYUKUR (HAMBA KEPADA ALLAH)

Tatkala Nabi Muhammad SAW Israk dan Mikraj ketika sampai di langit yang ketiga para malaikat-malaikat di sana sememangnya sujud selama- lamanya tetapi dikehendaki waktu Nabi SAW sampai mestilah mengangkat kepala tanda hormat.

Apabila Nabi SAW memberi salam kepada para malaikat, semua malaikat itu bangun dari sujud kerana menjawab salam dan berkenalan dengan melihat wajah Nabi Muhammad SAW kemudian mereka sujud semula.

Telah bersabda Rasulullah SAW, Bumi keseluruhannya adalah masjid melainkan tempat perkuburan dan tempat mandi.

"Telah dijadikan untuk kita bumi seluruhnya adalah masjid. Maka jangan anda sapu pasir pada tempat sujud kerana rahmat Allah berada di hadapan. Dan berdebu muka ku untuk Allah yang maha Mulia lagi maha Tinggi sebab pasir kerana itulah puncak ibadah kepada Allah Taala. Tidak dikira bersolat bagi mereka yang tidak sampai atau kena hidungnya ke bumi (tanah) seperti juga dahinya".

Oleh kerana banyak hadis menyebut tentang bumi dan kaitannya dengan sujud maka para ulama bersepakat mengatakan sekurang-kurangnya mesti sekali seumur hidup solat dan sujud di atas bumi dengan tidak berlapik dan jika banyak kali adalah lebih baik. Maka dengan sebab itulah orang-orang yang bermazhab Syiah bersolat di atas bumi atau dengan membawa kemana-mana sapu tangan yang khas ada di atasnya tanah untuk lapik sujud.

Firman Allah SWT yang bermaksud:- " Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat Kami ialah orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat Kami mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan dan mereka tidak menyombongkan diri" (Surah As-Sajadah ayat 15).

Di dalam perlakuan sujud itu ada simbolik dan hikmah yang harus fahami dan hayati. Iaitu bersama terancap dan ratanya tujuh anggota badan kita dengan bumi, pergerakan yang sepenuh jiwa, sepenuh rasa hina dan mengharap kepada Allah SWT dan penyerahan secara total seorang hamba terhadap Penciptanya dalam menerima serta mematuhi segala perintah dan larangan dari-Nya. Jangan sampai berlaku, hanya di dalam solat sahaja kita sujud tetapi di dalam kehidupan seharian kita bersifat "jauh api dari panggang" didalam erti kata yang lain kita tidak tunduk, tidak taat dan tidak menyerah secara total kepada peraturan dan sistem Allah yang Maha Sempurna.

Sayugia dilakukan setiap melakukan rukun sujud ketika solat sentiasalah membaharui ingatan kepada Allah SWT (Al-Khaliq). Manakala tunduk meletakkan dahi ketika sujud hendaklah merasakan bahawa ia sedang menghina diri kepada suatu Zat Allah Yang Maha Agung dan apabila ia merasa kehebatan Allah Yang Maha Agung maka ketika itu ia juga harus merasai dirinya itu amat kecil dan terlalu kerdil di hadapan Zat Yang Maha Agung. Sujud bererti seseorang itu telah meletakkan wajahnya ditempat yang paling rendah di atas tanah ini bermakna ia telah meletakkan seluruh dirinya di atas tanah.

Dengan sujud itu bererti telah mengingatkan dirinya terhadap punca asal kejadian manusia itu dari tanah dan mengembalikan dirinya kepada tanah. Apabila ia telah sanggup menghantar dahinya dan juga dirinya ke tempat yang hina maka tidak mungkin ia akan bersikap sombong lagi terhadap Allah yang menciptakan dirinya dari tanah itu.

Sesungguhnya asal kejadian manusia itu seperti yang dijelaskan di dalam Al-Quran adalah dijadikan dari tanah maka setiap kali seseorang itu sujud adalah bertujuan mengasuh hatinya bahawa ia kelak akan dikembalikan kepada tanah iaitu menemui kematian seperti yang dijanjikan oleh Allah SWT.

Dengan demikian bererti sujud itu juga mengasuh hati manusia bukan saja supaya mengingat akan asal kejadiannya tetapi juga akan dikembalikan ke tanah iaitu menemui ajal kematian. Maka setiap kali sujud sewajarnya seseorang itu sentiasa ia mengingati akan mati, apabila ia ingat akan mati maka terasa seolah-olah bahawa solatnya itu sebagai solat penghabisan kerana ia akan menghantarkan dirinya ke tanah. Ia merasakan bahawa setiap kali ia sujud seolah-olah ia tidak akan bangun lagi. Sedangkan kematian itu merupakan pintu bagi seseorang memasuki gerbang akhirat.

Dalam keadaan demikian maka hati akan merasa gerun dan merasai kebesaran Allah dan ketika itulah ia membaharui lagi di dalam hatinya untuk mensucikan Zat Allah Yang Maha Tinggi disamping lidah tidak bertulang mengucapkan, "Subhana Rabbial-A'lah wa-Bihamdih".

Sujud bukan sahaja mendekatkan kita dengan Allah SWT tetapi dari sudut perubatan pun ada hikmahnya. Antara hikmah sujud menurut keterangan perubatan ialah:-

1. Membetulkan buah pinggang yang terkeluar sedikit dari tempat asalnya.
2. Membetulkan pundi peranakan yang jatuh.
3. Melegakan sakit hernia.
4. Mengurangkan sakit senggugut ketika haid.
5. Melegakan bahagian paru-paru dari ketegangan.
6. Mengurangkan kesakitan pada apendiks atau limpa.
7. Meringankan bahagian pelvis.
8. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut, punggung ketika akan sujud.
9. Gerakan otot-otot ini menjadikannya lebih kuat dan elastik, secara automatik memastikan kelancaran darah.
10. Bagi wanita gerakan otot ini menjadikan buah dadanya lebih baik dan mudah berfungsi untuk menyusukan bayi.
11. Gerakan bahagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal .
12. Mengurangkan kegemukan.
13. Otak manusia (organ terpenting) menerima banyak bekalan darah dan oksigen.
14. Kedudukan sujud paling baik untuk berehat dan mengimbang lingkungan bahagian belakang tubuh.
15. Memberi dorongan untuk mudah tidur.

Selain itu kesan sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang boleh mengelakkan pening kepala dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekali gus menguatkan mentaliti kita (terutama ketika sujud waktu solat Subuh).

Rabu, Disember 12, 2007

Jenama Sosej Yang Tidak Boleh Dimakan (Haram)


Berikut adalah senarai brand sosej yang tidak halal. Enam jenama sosej yang telah dikenalpasti dicampur usus babi adalah
  • Gourmessa,
  • Muller's Haus,
  • Dew Fresh,
  • Puteri,
  • Miami Butcher House, dan
  • Maspac.
Pengilang yang mengeluarkan produk sosej yang menggunakan usus babi dan memasarkan di pasaran tempatan adalah:
  • Deluxe Food Services Sdn Bhd di Shah Alam (Gourmessa)
  • German Delicatessen - Subang (Muller's Haus dan Dew Fresh)
  • Puteri Pan Pacific (Puteri)
  • MiamiButcher House - Batu Feringgi (MiamiButcher House)
  • Omcorp Sdn Bhd - Bukit Angkat Kajang (Dew Fresh), dan
  • Pacific Refgerating Sdn Bhd (Maspac).

Projek Koordinator PPIM, Noor Nirwandy Mat Noordin berkata, di antara hotel
dan restoran yang disyaki menyajikan dan menjual sosej menggunakan usus babi adalah :
  • Palace of Golden Horses
  • Coffee Bean Tea Leaf
  • Hotel Equatorial
  • Ikea Cafe, dan
  • Muller Sausage.

The Right Brain vs Left Brain Test


The Right Brain vs Left Brain test ... do you see the dancer turning clockwise or anti-clockwise?

If clockwise, then you use more of the right side of the brain and vice versa.
Most of us would see the dancer turning anti-clockwise though you can try to focus and change the direction; see if you can do it.

Umat Islam Wajib Mempercayai Hari Kiamat

Setiap Islam wajib mempercayai Hari Kiamat. Terdapat 5 alam yg dilalui oleh setiap manusia iaitu:

1. Alam Roh

- Alam dimana setiap manusia berjanji mnyembah Allah dan mengikuti segala suruhan dan meninggalkan laranganNya.
- Manusia dihidupkan selepas Nabi Adam.

2. Alam Rahim
- Selama 120 hari berada didalam rahim (tidak lagi mengingati segala peristiwa Alam Roh)

3. Alam Dunia

- Manusia hidup didalam satu alam yg amat-amat singkat tetapi amat-amat penting untuk alam yg seterusnya.
- Hidup sehingga 65thn-75thn

4. Alam Kubur

- Alam Kubur adalah bersamaan 40 thn. 1 tahun bersamaan 1000 tahun di dunia.
- Hadis Imam At Turmudzi menerusi Abi'Sa'iid; Rasulullah saw bersabda :

"Sungguhnya Kubur itu adalah suatu kebun antara kebun-kebun Syurga ataupun satu lubang antara lubang-lubang Neraka"

5. Alam Mahsyar

- Alam Mahsyar adalah bersamaan 300thn. 1 tahun bersamaan 50,000 tahun didunia.
- Alam Mahsyar dimulakan apabila 2 tiupan sangkakala ditiupan oleh Malaikat Israfil.
- Tiupan pertama mematikan semua kehidupan manakala tiupan yg kedua menghidupkannya kembali dimana bumi memuntahkan isinya.
- Dlm riwayat dinyatakan Kaabah akan berjalan masuk bersama dengan bumi Mekah dan Madinah bersama isi buminya apabila kiamat tiba (termasuk orang beriman yg mati di Mekah / Madinah). Sunat utk kita berniat untuk mati di Mekah atau Madinah shj. Haram berniat utk mati ditempat yg lain.
- Rasullullah s.a.w yg pertama sekali dibangkitkan dimana Rasullullah s.a.w bertanya pada Jibrail " Dimana kamu tinggalkan umatku"

# Didalam Surah Al-Waaqi'ah Allah menyebutkan dipermulaan keadaan/suasana Kiamat Besar dimana manusia terbahagi kepada tiga golongan :

1. Muqarrabiin (Orang yang didekatkan kepada Allah); iaitu orang-orang yang dapat memasuki Syurga diperingkat awal.

2. Abraar (Baik-kebaikwan); iaitu orang-orang yang baik-baik; mereka ini ialah golongan Kanan (Golongan Bertuah Peringkat Kedua)

3. Fujjaar (Jahat-jahawan); iaitu orang-orang yang jahat-jahat; mereka ini ialah golongan kiri (golongan celaka/sial).

Kemudian Allah menyebutkan diakhirnya keadaan Kiamat Kecil dimana manusia terbahagi kepada tiga golongan juga iaitu:

1. Muqarrabiin.
2. Golongan Kanan.
3. Golongan Pendusta Yang Sesat.

Peristiwa di Padang Mahsyar

Manusia dibangunkan dalam keadaan telanjang melainkan merek yang beriman. Jalan masing-masing tidak kenal antara satu kecuali 7 golongan. Mengikut Riwayat, Rasullullah saw dan Nabi Ibrahim as diberi pakaian terlebih dahulu diikuti yang lain (para Nabi Sahabat dan mrk yg beriman).

7 golongan :

1. Pemimpin yang adil
2. Lelaki yg terikat hatinya dgn masjid
3. Lelaki yg bersedekah tetapi tidak diketahui
4. Orang muda yg taat kepada perintah Allah
5. Lelaki yg diajak oleh wanita, tetapi dia menolak dgn kata "Aku takut pada Allah"
6. Lelaki yg senantiasa mengingati Allah dan takut pada Allah
7. Bertemu kerana Allah dan berpisah kerana Allah

(Didalam Al-Quran jika ia dirujuk sebagai lelaki maka ada juanya bermaksud atau bersama perempuan). Setelah 40 thn (di Mahsyar) iaitu 1 thn bersamaan 50,000 thn didunia, semua manusia tidak tahu berbuat apa melainkan mrk yg beriman, kemudian terdengar suara "pergilah berjumpa dgn para Nabi".. maka yg mengetuai setiap kumpulan ialah para ulama dan para ambia.

Pertama sekali kumpulan manusia ini berjumpa dengan Nabi Adam tetapi usaha mereka gagal kerana Nabi Adam menyatakan beliau juga ada melakukan dosa kerana memakan buah larangan di syurga maka kumpulan besar itu kemudiannya berjumpa Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa (semuanya memberikan sebab seperti Nabi Adam) dan akhirnya mereka berjumpa Rasullullah saw. Rasullullah saw memohon kepada Allah dan syafaat baginda telah meletakkan Padang Mahsyar menjadi tempat

· Soal Jawab
· Membaca catatan amalan
· Hisab

*Manakala orang kafir dan syaitan akan dikumpulkan disekeliling Neraka Jahanam.

"Oleh itu, demi Tuhanmu (wahai Muhammad)! Sesungguhnya Kami akan himpunkan mereka yang kafir itu beserta syaitan-syaitan di Padang Mahsyar, kemudian Kami akan bawa mereka duduk bertelut di keliling Neraka Jahanam." Surah Maryam Ayat 68

Kemudian manusia meniti Siratul Mustakim yg mana perjalanannya mengambil masa 15,000 tahun perjalanan (persamaan didunia tidak dinyatakan). Dan setiap 1000 manusia yg meniti hanya tinggal 1 sahaja yg akan berada di titian sirat (iaitu mrk yg beriman dan beramal soleh) untuk meneruskan perjalanan ke syurga (sepantas kilat bagi mrk yg beriman). 999 manusia akan jatuh kebawah dari sirat dan akan tiba didasar neraka setelah 60 tahun. (*Mengikut Riwayat, anak yg meninggal sewaktu kecil akan menunggu ibubapanya diatas sirat).

*Dan demi sesungguhnya! (Nabi Muhammad) telah melihat (malaikat Jibril, dalam bentuk rupanya yang asal) sekali lagi, Di sisi "Sidratul-Muntaha"; Yang di sisinya terletak syurga "Jannatul-Makwa".(Nabi Muhammad melihat Jibril dalam bentuk rupanya yang asal pada kali ini ialah) semasa "Sidratul-Muntaha" itu diliputi oleh makhluk-makhluk dari alam-alam ghaib, yang tidak terhingga. Surah An-Najm Ayat 13-16

*Kesimpulannya : Mati adalah benar, hidup kembali di Alam Barzah dan Alam Akhirat adalah benar. Amatlah ruginya jika kita leka di dunia yg masanya sungguh singkat namun amalan dan sumbangan kita terhadap agama Allah amatlah besar pada ketika itu untuk menghadapi Alam seterusnya. Diceritakan kisah didalam Al-Quran di mana manusia akan menyesali diatas kelalaian mereka didunia sebaik sahaja melihat api neraka.

Dasyatnya Proses Sakaratul Maut

"Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri". (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

Datangnya Kematian Menurut Al Qur'an :

1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.
Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh". Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)

2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:78)

3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS al-Jumu'ah, 62:8)

4. Kematian datang secara tiba-tiba.
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)

5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)

Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut

Sabda Rasulullah SAW : "Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang" (HR Tirmidzi)
Sabda Rasulullah SAW : "Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?" (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .
Ka'b al-Ahbar berpendapat : "Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa".

Imam Ghozali berpendapat : "Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki".

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. "Wahai manusia !", kata pria tersebut. "Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku."

Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a'lam bis shawab.

Sakaratul Maut Orang-orang Zalim

Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.

Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.

Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu". Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An'am 6:93)
(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); "Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun". (Malaikat menjawab): "Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan". Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, "Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! " Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, "Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka".
Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, "Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka". Naudzu bila min dzalik!

Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa

Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?" Mereka menjawab: "(Allah telah menurunkan) kebaikan". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): "Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, "Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu".

Isnin, Disember 10, 2007

Can A Family Man With Salary RM3,000 Survive In Malaysia?

Can a family man with Salary RM3,000 survive in Malaysia. Let's do some simple calculations here.

In Malaysia , the average family income is RM3,000 /month (where father works, mother doesn't). I understand there are many families whose monthly income does not! reach RM3,000, but, to make things simple, let's take RM3,000 as the figure. Ok lah, right?

Okay, let's start rolling with a family which has Papa, Mama, 1 daughter and 1 son. Ngam-ngam ....

Calculation starts...

Electricity and water bill: RM100
(No air-con, No home theatre, No water heater ... ok?)

Phone bill ( Telekom): RM100

Meals for a happy family: RM775
(3 meals on RM25/day, RM25 for 4 persons...?)

Papa makan / teh-tarik during working hrs: RM155
(RM5/day, RM5 ... can eat what?)

Car repayment: RM400
(A proton saga aeroback, 7 yrs repayment)

Petrol (living in city, traffic-jam) : RM300
(go to work, bring son to school, only can afford one car running)

Insurance: RM650
(kids, wife and myself)

House repayment: RM750
(low cost hou sing repayment for 30 yrs, retired still have to work to pay!)

Tuition: RM80
(got that cheap meh? i don't think so)

Older children pocket money @ school: RM20
(RM1/day, eat bread?)

School fees: RM30
(enough ah?)

School book s and etc: RM100
(always got extra to pay in school)

Younger children milk powder: RM50
(cannot have the DHA, BHA, PHA one, expensive)

Miscellaneous RM100
(shampoo, rice, sauce, toilet paper)

Oh wait!!! I h ave to stop here, so...
No Astro,
no movie @ cinema,
no DVD,
no CD,
no online,
cannot KFC,
cannot McDonald,
cannot go Park walk during weekend (petrol expensive),!
no chit chat on phone with grandparents, and etc...

Let's use a calculator to total up... WALAO EH! Shit! RM3,610 already...

EPF belum potong, inc ome tax lagi........ oledi RM3,610 ....

How to survive lah tuan-tuan dan puan-puan sekalian ???

Our Deputy Prime Minister asked us to change lifestyle?

How to change? Don't eat? Don't work? Don't send children to school and study?

Besides that, I believe in Malaysia population, there are millions of rakyat Malaysia which still don't earn RM3,000/month! !!

What is this? Inilah Malaysia Boleh... Sorry ... it should be Malaysians Boleh , because we're still alive and kicking!!

Our politicians must be mad!!!!

Please forward and comment boleh or tak boleh. No wonder so many Ah Loong around lah....

Deputy Prime Minister : Change Your Lifestyle

Jumaat, Disember 07, 2007

6 Perkara Allah Sembunyikan

Allah SWT selesai menciptakan Jibrail as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124, 000 sayap). Setelah itu Jibrail as memandang dirinya sendiri dan berkata:

"Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?."

Lalu Allah swt berfirman yang bermaksud.. "Tidak"

Kemudian Jibrail as berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah swt. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun.

Setelah selesai Jibrail as solat, maka Allah SWT berfirman yang bermaksud. "Wahai Jibrail, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepadaku seperti ibadat kamu, akan tet api di akhir
zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling aku cintai, namanya Muhammad.' Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun
besar juga. Maka demi kemuliaannKu dan ketinggianKu, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari solatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintahKu."

Kemudian Jibrail as berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?"

Lalu Allah berfirman yang bermaksud. "Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma'waa sebagai tempat tinggal..."

Kemudian Jibrail as meminta izin kepada Allah untuk melihat syurga Ma'waa. Setelah Jibrail as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibrail as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak
perjalanan 3000 tahun, terbanglah malaikat jibrail as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud:

"Ya Tuhanku apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya? "

Kemudian Allah swt berfirman yang bermaksud. "Wahai Jibrail, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan.... ."

Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan... Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan enam perkara iaitu :
  • Allah S.W.T telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat.
  • Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.
  • Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.
  • Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.
  • Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).
  • Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.

Beza Antara Mentega Dan Marjerin

(Differences Between Butter And Margarine)
Dipetik dari Rense.com

Marjerin pada asalnya bahan yang dihasilkan bagi menggemukkan ayam belanda (turkey). Apabila ia menyebabkan kematian kepada haiwan terbabit, orang yang melabur wang mereka dalam kajian itu mahukan wang mereka semula lalu memerah otak untuk mencari jalan apa yang mahu dibuat dengan barangan tersebut bagi mendapat semula wang pelaburan mereka.

Ianya adalah sebatian bahan berwarna putih yang tidak menyelerakan lalu mereka tambah pewarna kuning dan menjual kepada orang ramai sebagai ganti mentega. Suka tak? Mereka dengan liciknya telah menghasilkan marjerin dengan pelbagai perasa baru.
TAHUKAH ANDA ...perbezaan antara marjerin dan mentega?

Bacalah sehingga ke akhirnya…anda tentu tertarik! Kedua-duanya mempunyai jumlah kalori yang sama. Mentega sedikit tinggi kandungan lemak tepunya sebanyak 8 gram berbanding 5 gram pada marjerin. Dengan memakan marjerin boleh meningkatkan penyakit jantung pada wanita sebanyak 53% berbanding memakan jumlah sama mentega, menurut Kajian Perubatan Harvard yang terbaru.

Memakan mentega meningkatkan penyerapan banyak nutrien lain dalam makanan. Mentega mempunyai banyak faedah nutrisi berbanding marjerin kerana ia adalah makanan tambah nilai!

Mentega lebih enak berbanding marjerin dan ia boleh menaikkan rasa makanan lain. Mentega sudah pun wujud selama berabad-abad sedangkan marjerin terhasil kurang dari 100 tahun.

Dan sekarang kita bercakap tentang marjerin. Ia sangat tinggi kandungan asid lemak Trans. Meningkatkan risiko penyakit jantung koronari sebanyak tiga kali ganda. Ia meningkatkan kolesterol total serta LDL (kolesterol berbahaya) dan menurunkan HDL (kolesterol bagus). Marjerin menaikkan risiko penyakit barah sebanyak lima kali ganda. Ia mengurangkan jumlah susu badan. Ia juga merendahkan respons pertahanan tubuh serta keberkesanan insulin semula jadi badan.

Dan ini ialah fakta yang paling membimbangkan … INI IALAH BAHAGIAN YANG SANGAT MENARIK!

Marjerin hanya kekurangan SATU MOLEKUL untuk menjadi PLASTIK. Fakta ini sahaja sudah cukup membuatkan saya mengelak dari memakan marjerin seumur hidup saya dan setiap barangan yang melalui proses hidrogenasi (ia bermakna hidrogen ditambah, mengubah struktur molekul bahan).

Anda boleh cuba melakukan ujikaji ini:

Belilah satu mangkuk marjerin dan tinggalkan ia dalam garaj mahupun tempat teduh. Dalam masa dua hari anda akan dapati dua perkara berikut:
  • tiada lalat yang menghurung, tidak juga lalat buah akan menghampirinya (ia sepatutnya memberitahu sesuatu kepada anda)
  • ianya tidak akan membusuk atau bertukar baunya kerana ia tiada nilai-nilai nutrisi; tidak akan ada apa yang tumbuh atasnya. Hatta satu mikroorganisma juga tidak akan membiak atasnya. Kenapa? Kerana ia sangat hampir kepada plastik. Mahukah anda meleburkan Tupperware dan menyapu ia ke atas roti anda?

Ahli Sunnah Wal Jamaah

Istilah atau kalimah Ahli Sunnah wal-Jamaah sememangnya sudah tidak asing lagi kepada masyarakat Islam Nusantara. Namun, apabila membincangkan perihal Ahli Sunnah wal-Jamaah terlalu sedikit yang mengetahui pengertian kalimah ini. Oleh itu, perlulah terlebih dahulu difahami pengertiannya (istilah atau definisinya) sama ada disegi bahasa atau syara. Istilah "Ahli Sunnah wal-Jamaah" terdiri dari tiga kalimah, iaitu:

1.Pertama: Pengertian Ahli
2.Kedua: Pengertian Sunnah
3.Ketiga: Pengertian al-Jamaah.

PENGERTIAN AHLI

Perkataan "Ahli" mengikut Bahasa Arab secara ringkas boleh diertikan kepada beberapa maksud, antaranya ialah:

1. Ahli bermakusd: "Pakar, Yang Berilmu atau Yang Pandai" sebagaimana firman Allah:

فَسْئَلُوْا اَهْلَ الذِّكْرِ اِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ.

"Maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu jika kamu tidak mengetahui". Al-Anbiya, 21:7.

2. Ahli yang bermaksud "Pengikut atau Anggota" satu-satu aliran (fahaman) atau kumpulan, contohnya sebagaimana yang terdapat dalam firman Allah:

يَا اَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَكْفُرُوْنَ بِاَيَاتِ اللهِ

"Hai Ahli Kitab! Mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah padahal kamu mengetahui kebenarannya". Ali Imran, 3:70.

وَاْمُرْ اَهْلَكَ بِالصَّلاَةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا

"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan solat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya". Taha, 20:132.

Pada ayat ini ahli bermaksud anggota keluarga. Antara contoh-contoh yang lain ialah: Ahli pertubuhan, ahli parlimen, ahli mahzab, ahli sukan dan sebagainya.
PENGERTIAN SUNNAH

1. As-Sunnah: Sunnah menurut pengertian bahasa ialah: Tariqah ( الطريقة) "Jalan" [1] atau sirah (السيرة) "Sirah".[2] Sebagaimana yang dikatakan:

اَلسُّنَّةُ هِيَ الطَّرِيْقَةُ ، مَحْمُوْدَةٌ كَانَتْ اَمْ مَذْمُوْمَةٌ.

"As-Sunnah ialah jalan, sama ada yang terpuji (baik) atau yang keji (jahat)".[3]

2 . As-Sunnah: Sunnah menurut syara:

"Apa yang diambil (diterima, dinukil, dipindah dan diriwayatkan) dari Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa-sallam dan para sahabat baginda berkenaan akidah dan amal". [4] Atau:

"Cara (jalan) yang dicontohkan oleh Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam yang dibina (diambil) dari kitab Allah Ta'ala (al-Quran), sunnah RasulNya dan jalan yang ditempuh oleh para sahabat sekalian yang telah diijmakkan oleh mereka". [5]
Pengertian Al-Jamaah

Al-Jamaah diambil dari kalimah (الجمع) yang boleh diertikan kepada beberapa maksud:

1. Al-Jamaah yang bermaksud:

(1). "Mengumpulkan atau menyatu-padukan yang berpecah-belah (bercerai-berai)". [6]

(2). "Bersatu dan lawannya berpecah-belah.

(3). Al-Jamaah juga (diistilahkan untuk) menunjukkan perkumpulan manusia yang bersatu untuk tujuan yang sama". [7]

2. Al-Jamaah: Golongan yang terbesar atau yang paling ramai (السواد الاعظم) dari kalangan umat Islam.[8]

3. Al-Jamaah: Golongan (kalangan) para ulama yang mujtahid.[9]

4. Al-Jamaah: Setiap Umat Islam yang bersatu

di bawah satu amir (pemerintah Islam). [10]

5. Al-Jamaah: Secara khususnya ialah para sahabat Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa-sallam. [11] Pengertian ini dapat difahami dari sabda Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa-sallam:

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِيْ وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ

"Hendaklah kamu kembali (ittiba') kepada sunnahku dan sunnah para Khulafa ar-Rasyidin yang mendapat petunjuk selepasku". [12]

6. Al-Jamaah: Setiap mukmin yang mengikut kebenaran yang disampaikan oleh Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa-sallam [13] walaupun seorang diri sebagaimana athar sahih di bawah ini:

اَلْجَمَاعَةُ : هِيَ الَّتِيْ مَا اَنَا عَلَيْهِ وَاَصْحَابِيْ

"Al-Jamaah: Iaitu (sesiapa yang amal dan akidahnya mengikuti aku atau persis) serupa dengan apa yang ada pada diriku dan para sahabatku (sesiapa yang sepertiku dan para sahabatku)." [14]

اَلْجَمَاعَةُ مَا وَافَقَ الْحَقَّ وَاِنْ كُنْتَ وَحْدَكَ.

"Al-Jamaah (berjamaah) atau (yang dikatakan berada dalam jamaah) ialah apabila (engkau) mengikuti kebenaran sekalipun engkau hanya seorang diri (keseorangan)." [15]

Kebenaran adalah setiap apa saja yang didatangkan oleh Allah dan disampaikan oleh RasulNya yang dikenali sebagai al-Hak (al-Quran dan as-Sunnah). Maka Al-Jamaah yang dimaksudkan oleh syarak ialah sesiapa sahaja yang berittiba' kepada manhaj para sahabat kerana mereka sentiasa memelihara dan mengikut (berittiba') kebenaran yang telah diturunkan oleh Allah kepada RasulNya. Firman Allah:

اَلْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلاَ تَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِيْنَ.

"Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu".

Al-Baqarah, 2:147.

Penafsiran yang paling tepat tentang "Jamaah" ialah:

"Mereka-mereka yang tergolong dari kalangan para sahabat kerana mereka sentiasa di atas kebenaran, ahlinya dan golongan yang teramai (السواد الاعظم) mengikut fahaman (manhaj) salaf yang hak". [16]

Dengan demikian, sesiapa sahaja yang mengikuti (ittiba') manhaj para sahabat dengan baik pasti digolongkan sebagai al-Jamaah. Walaupun al-Jamaah adalah nama sebenar bagi Ahli Sunnah wal-Jamaah, tetapi antara nama-nama lain yang diberikan ialah:

1. Ahli al-Hadis atau Ahli al-Athar.

Berkata Ibn Qaiyim rahimahullah:

"Setiap individu telah mengetahui bahawa Ahli Hadis adalah golongan yang paling benar sebagaimana yang dikatakan oleh Ibn Mubarak: Aku dapati agama berada pada ahli hadis percekcokkan pada golongan Muktazilah, pembohongan pada ar-Rafidah dan banyak berhelah pada Ahli ar-Rakii".[17]

2. Firqah an-Najiah (Firqah al-Mansurah) atau At-Taifah an-Najiah (at-Taifah al-Mansurah). Berkata Ibn Taimiyah rahimahullah:

"Apa yang dikatakan Firqah an-Najiah ialah pengikut para sahabat Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam. Ia adalah syiar Ahli sunnah. Dinamakan Firqah an-Najiah kerana mereka itu terdiri dari Ahli Sunnah".[18]

3. Ahli Ittiba'. Dinamakan Ahli Ittiba' kerana sentiasa berittiba' (mengikuti/mematuhi/mentaati) al-Quran, as-Sunnah Rasulullah sallallhu 'alaihi wa-sallam serta athar para sahabat radiallahu 'anhum yang sahih.

4. Al Guraba' (الغرباء) bermaksud: "Golongan yang anih, asing, luar biasa, dagang atau sedikit" sebagaimana sabda Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam:

بَدَاَ اْلاِسْلاَمُ غَرِيْبًا سَيَعُوْدُ غَرِيْبًا كَمَا بَدَأ فَطُوْبَى للغُرِبَاءِ.

"Islam itu bermula dengan keadaan aneh (asing/luar biasa) maka akan kembali menjadi aneh (asing/luar biasa) maka berbahagialah orang yang asing itu".[19]

نُقِلَ عَنْ سُفْيَانِ الثَّوْرِيِّ اَنَّهُ قَالَ : اِسْتَوْصُوْا بِاَهْلِ السُّنَّةِ خَيْرًا فَاِنَّهُمْ غُرَبَاءُ.

"Dinukil dari Sufyian ath-Thauri beliau berkata: Berwasiatlah kamu kepada Ahli Sunnah dengan kebaikan kerana mereka guraba".

Dengan penjelasan ini, golongan yang paling tepat dinamakan al-Jamaah atau Ahli Sunnah wal-Jamaah, Firqah an-Najiah atau nama-nama yang berkaitan dengan Jamaah Islamiyah, maka mereka ialah para sahabat, tabiin, tabiut at-tabiin dan sesiapa sahaja yang mengikut manhaj para sahabat dengan baik, terutama kalangan ulamak mujtahid yang berpegang kepada manhaj al-Kitab dan as-Sunnah.[20]

Gelaran Ahli Sunnah wal-Jamaah muncul diakhir zaman sahabat, ini berdasarkan keterangan yang diambil dari athar Ibn Abbas apabila beliau menafsirkian Firman Allah: [21]

يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ.

"Pada hari yang diwaktu itu ada muka yang putih berseri dan ada pula muka yang hitam muram". Ali Imran, 3:106.

Menurut Ibn Abbas radiallahu 'anhu:

"Adapun orang yang putih berseri-seri mukanya ialah Ahli Sunnah wal-Jamaah dan Ulul al-Ilm dan yang hitam muram mukanya ialah Ahli bid'ah atau orang yang sesat".[22]

Dengan berpandukan dalil dan keterangan di atas, amat tepat pengistilahan yang menetapkan bahawa orang yang paling berhak dan layak digelar atau dinamakan Ahli Sunnah Wal-Jamaah ialah sesiapa sahaja yang berpegang teguh (ittiba') kepada manhaj para sahabat, tabiin dan tabiut at-tabiin yang diistilahkan sebagai "Manhaj Salaf As-Soleh". Oleh itu, sesiapa yang tidak berpegang kepada manhaj Salaf as-Soleh adalah golongan yang berpecah (terkeluar) dari Ahli Sunnah wal-Jamaah sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam:

لَتَفْتَرِقَنَّ اُمَّتِيْ عَلَى ثَلاَثِ وَسَبْعِيْنَ فِرْقَةً وَاحِدَة فِى الْجَنَّةِ وَثِنْتَانِ وَسَبْعُوْنَ فِى النَّارِ . قِيْلَ : مَنْ هُمْ ؟ قَالَ : اَلْجَمَاعَة.

"Pasti akan berpecah-belah umatku kepada 73 firqah, hanya satu ke syurga dan 72 ke neraka. Baginda ditanya: Siapa mereka (yang ke syurga) wahai Rasulullah? Baginda bersabda: al-Jamaah". [23]

Dalil yang menjelaskan bahawa hanya sesiapa yang berpegang dan kembali kepada al-Quran, sunnah Rasulullah dan athar sahabat berhak dinamakan Ahli Sunnah wal-Jamaah yang bermanhaj salaf ialah berdasarkan hadis sahih:

مَا اَنَا عَلَيْهِ الْيَوْم وَاَصْحَابِيْ.

"(Al-Jamaah) ialah sesiapa yang seperti aku sekarang dan para sahabatku". [24]

Adalah wajib bagi setiap mukmin menjadikan akidah dan amalannya seperti yang diyakini dan dicontohkan oleh para Ahli Sunnah wa-Jamaah yang bermanhaj salaf, iaitu manhaj yang diikuti oleh para sahabat, tabiin, tabiut at-tabiin dan sesiapa saja yang mengikuti mereka dengan baik. Firman Allah:

وَكُوْنُوْا مَعَ الصَّادِقِيْنَ

"Dan hendaklah kamu bersama orang-orang siddiqin (yang benar)".

At-Taha, 20:119.

Orang-orang utama yang telah mendapat gelaran dan penghormatan sebagai syuhada', solehin dan siddiqin ialah para sahabat, maka untuk digolongkan sebagai Ahli Sunnah wal-Jamaah yang diterima oleh syara, sewajarnya seseorang itu memenuhi pensyaratan yang ditetapkan oleh hujjah-hujjah di atas, iaitu kembali kepada manhaj yang diterima oleh Rasulullah yang telah dipegang dan diamalkan oleh para sahabat. Caranya hanya dengan mengikuti, kembali dan mentaati al-Quran, as-sunnah atau wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad sallallahu 'alaihi wa-sallam.

Suruhan atau perintah agar bepegang teguh dengan sunnah Rasulullah dan athar para sahabat sebagai manhaj yang terjamin terdapat di dalam al-Quran, hadith-hadith dan athar yang sahih, antaranya ialah firman Allah:

وَاتَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَابَ

"Dan ikutilah jalan orang-orang yang kembali kepadaKu".

Luqman, 31:15.

Orang-orang yang benar-benar mengikuti dan kembali ke jalan Allah Suhanahu wa-Ta'ala tentulah Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam dan para sahabat baginda kerana mereka sentiasa mematuhi firman Allah:

اِتَّبِعُوْا مَا اُنْزِلَ اِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلاَ تَتَّبِعُوْا مِنْ دُوْنِهِ اَوْلِيَاءَ قَلِيْلاً مَا تَذَكَّرُوْنَ.

"Ikutlah oleh kamu apa yang telah diturunkan kepada kamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selainNya. Amat sedikit dari kamu mengambil pelajaran (daripadanya)". Al-'Araf, 7:3.

Pengertian "Mengikut apa yang telah diturunkan" sebagaimana yang dimaksudkan oleh ayat di atas ialah mengikut atau kembali kepada wahyu yang berupa al-Quran dan hadis Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam. Hadis atau kata-kata Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam dinamakan sebagai wahyu berdasarkan ayat al-Quran:

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى اِنْ هُوَ اِلاَّ وَحْيٌ يُوْحَى

"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kamahuan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanya wahyu yang dibawakan (kepadanya)". An-Najm, 53:3-4.

Semasa Rasulullah ingin menyampaikan wasiat agar umat Islam benar-benar kembali kepada manhaj Ahli Sunnah wal-Jamaah dan meninggalkan Ahli bid'ah, tanda-tanda kesungguhan yang tergambar di wajah Rasulullah telah merubah suasana dan keadaan para sahabat di ketika itu, sehingga menggegarkan hati para sahabat dan mengalirkan air-mata mereka. Kejadian tersebut telah menunjukkan peripentingnya umat Islam berpegang dan kembali kepada pegangan Ahli Sunnah wal-Jamaah yang menjadi manhaj para sahabat sekalian. Rasulullah berwasiat:

اُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ وَالسَّـمْعِ وَالطَّاعَةِ وَاِنْ وَلَّى عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ ، وَاِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ مِنْ بَعْدِيْ فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيْرًا ، فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِيْ وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّيْنَ مِنْ بَعْدِيْ ، تَمَسَّكُوْابِهَاوَعَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ ، وَاِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الاُمُوْرِ، فَاِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَـلاَلَةٌ ، وَكُلَّ ضَـلاَلَةٍ فِى النَّارِ.

"Rasulullah sallallahu 'alaihi wa-sallam telah memberi peringatan kepada kami sehingga membuat hati kami bergetar dan air mata berlinangan. Kami berkata: Wahai Rasulullah! Seakan-akan ini wasiat perpisahan maka berwasiatlah kepada kami. Baginda bersabda: Aku wasiatkan kepada kamu agar tetap bertakwa kepada Allah, sentiasa mendengar dan taat walaupun yang memimpin kamu adalah seorang hamba Habsyi. Sesungguhnya sesiapa yang hidup antara kamu selepasku akan melihat ikhtilaf yang banyak, maka hendaklah kamu mengikuti sunnahku dan sunnah Khulafa ar-Rasyidin yang mendapat petunjuk. Peganglah ia dan gigitlah dengan gigi geraham. Aku peringatkan kamu tentang benda-benda yang baru kerana setiap yang baru itu bid'ah dan setiap yang bid'ah itu sesat". [25]

بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Sebahagian dari isi kandungan kertas kerja telah dikulliahkan di Pusat Islam Singapura dan di Masjid, di beberapa masjid di Negeri Perlis dan Kampung Malaysia Tambahan, Selangor Malaysia.