Mukadimah

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamualaikum dan salam sejahtera. Saya ingin mengucapkan selamat datang dan terima kasih kerana sudi mengunjungi webblog ini.

Tujuan blog ini adalah untuk kita semua berkongsi bermacam-macam maklumat. Artikel-artikel yang dipaparkan diperolehi daripada kiriman email, buku, majalah dan dari blog yang lain. Diharap aktikel-arkitel yang disiarkan dalam blog ini memberi manfaat kepada kita semua.

Jika anda ingin memberi sebarang komen atau pendapat, sila tulis dalam ruangan komen / pesanan yang saya sediakan.

Saya ingin memohon maaf sekiranya terdapat artikel-artikel yang dipaparkan dalam blog ini menyinggung perasaan anda.

Dan hendaklah ada di antara kamu satu puak yang menyeru (berdakwah) kepada kebajikan (mengembangkan Islam), dan menyuruh berbuat segala perkara yang baik, serta melarang daripada segala yang salah (buruk dan keji). Dan mereka bersifat yang demikian ialah orang-orang yang berjaya. ( Surah Ali Imran : 104 )

Al-Quran dan Hadith Muslim

Al-Quran
Hadith Muslim

Jumaat, Mei 20, 2011

Ganjaran Bersedekah

Rasulullah SAW menganjurkan kepada kita umatnya untuk memperbanyak sedekah, hal itu dimaksudkan agar rezeki yang Allah berikan kepada kita menjadi berkah.

Allah memberikan jaminan kemudahan bagi orang yang bersedekah, ganjaran yang berlipat ganda (700 kali) dan ganti, sebagaiman firman-Nya dan sabda Rasulullah SAW, sbb:

Allah Ta'ala berfirman, "Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga) maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah". {Qs. Al Lail (92): 5-8}

Allah Ta'ala berfirman, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Dan Allah Maha Luas (Kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui". {Qs. Al Baqarah (2): 261}

Rasulullah SAW bersabda, "Setiap awal pagi, semasa terbit matahari, ada dua malaikat menyeru kepada manusia di bumi. Yang satu menyeru, "Ya Tuhan, karuniakanlah ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya kepada Allah". Yang satu lagi menyeru "Musnahkanlah orang yang menahan hartanya".

Tolak Bala dengan Sedekah

Orang-orang yang berfirman sangat sadar dengan kekuatan sedekah untuk menolak bala, kesulitan dan berbagai macam penyakit, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, sbb:

"Bersegeralah bersedakah, sebab yang namanya bala tidak pernah mendahului sedekah"
"Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah"
"Obatilah penyakitmu dengan sedekah"

Banyak dari kita yang sudah mengetahui dan memahami perihal anjuran bersedekah ini, namun persoalannya seringkali kita teramat susah untuk melakukannya karena kekhawatiran bahwa kita salah memberi, sebagai contoh kadang kita enggan memberi pengemis/pengamen yang kita temui di pinggir jalan dengan pemikiran bahwa mereka (pengemis/pengamen tsb) menjadikan meminta-minta sebagai profesinya, tidak mendidik, dll. Padahal sesungguhnya prasangka kita yang demikian adalah bisikan-bisikan setan laknatullah yang tidak rela melihat kita berbuat baik (bersedekah), sebaiknya mulai saat ini hendaknya kita hilangkan prasangka-prasangka yang demikian karena seharusnya sedekah itu kita niatkan sebagai bukti keimanan kita atas perintah Allah dan rasul-Nya yang menganjurkan umatnya untuk gemar bersedekah.

Masalah apabila ternyata kemudian bahwa sedekah yang kita beri kepada pengemis/pengamen tadi tidak tepat sasaran, bukan lagi urusan kita, karena sedekah hakekatnya adalah ladang amal bagi hamba-hamba Allah yang bertaqwa. Pengemis/pengamen/fakir miskin lainnya adalah ladang amal bagi orang yang berkecukupan, dapat kita bayangkan andaikata tidak ada lagi orang-orang tersebut, kepada siapa lagi kita dapat beramal (bersedekah) ???

Atau kalau kita termasuk orang yang tidak suka memberi sedekah (kepada pengemis/pengamen/fakir miskin) dengan berbagai alasan dan pertimbangan maka biasakanlah bersedekah dengan menyiapkan sejumlah uang sebelum sholat Jum'at dan memasukkannya ke kotak-kotak amal yang tersedia dan biasakanlah dengan memberi sejumlah minimal setiap Jum'at, misalnya Jum'at ini kita menyumbang Rp 10 ribu ke kotak amal maka sebaiknya Jum'at berikutnya harus sama, syukur-syukur bisa lebih dan terutama harus diiringi dengan keikhlasan.

Sedekah anda, walaupun kecil tetapi amat berharga di sisi Allah Azza Wa Jalla. Orang yang bakhil dan kikir dengan tidak menyedahkan sebagian hartanya akan merugi di dunia dan akhirat karena tidak mendapat keberkahan. Jadi, sejatinya orang yang bersedekah adalah untuk kepentingan dirinya. Sebab menginfaqkan (belanjakan) harta akan memperoleh berkah dan sebaliknya menahannya adalah celaka. Tidak mengherankan jika orang yang bersedekah diibaratkan orang yang berinvestasi dan menabung di sisi Allah dengan jalan meminjamkan pemberiannya kepada Allah. Balasan yang akan diperoleh berlipatganda. Mereka tidak akan rugi meskipun pada awalnya mereka kehilangan sesuatu.

Sedekah yang pahalanya terus mengalir

Dari Abu Hurairah RA, bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda: "Bila seorang hamba telah meninggal, segala amalnya terputus, kecuali tiga hal: amal jariah, ilmu yang bermanfaat atau anak shalih yang mendo'akannya" (HR. Bukhari, dalam Adabul Mufrad)

Berikut contoh konkrit, sadaqah (amal) jariah, yang pahalanya terus mengalir walaupun si pemberi sadaqah telah wafat:

* Berikan Al-Quran pada seseorang, setiap saat Al-Quran tersebut dibaca, anda mendapatkan kebaikan.
* Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, anda mendapatkan kebaikan.
* Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, anda mendapatkan kebaikan.
* Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau hewan berlindung di bawahnya atau makan buahnya, anda mendapatkan kebaikan.
* Tempatkan pendingin air di tempat umum.
* Berbagi bacaan yang membangun dengan seseorang.
* Libatkan diri dalam pembangunan mesjid.
* Berbagi CD Quran atau Do'a.
* Bantulah pendidikan seorang anak.
* Bagikan pengetahuan ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal di atas, Anda dapat kebaikan sampai hari Qiamat.

Tiada ulasan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...