
Para demonstran di Desa Bilin.
Pada protes tanggal 12/2 lalu mereka menghadirkan Avatar di desa yang dikepung pagar-pagar pembatas buatan Israel itu.
Aneh memang melihat para demonstran menggunakan tokoh film Avatar dalam aksinya. Bagaimana tidak, Avatar dibuat oleh orang Yahudi dan sarat pesan ajaran Yahudi. Para rabi di seluruh dunia bahkan bersorak gembira dengan kehadirannya.
Rabi Benjamin Blech dalam tulisannya yang dimuat media online, Yahudi, Aish, bahkan menulis, "Bagi para penonton yang relijius, banyak pesan yang terkandung dalam film itu dan menunggu respon teologis baik pro maupun kontra. Tidak mengejutkan jika pesan spiritual yang sangat banyak itu menarik perhatian Vatikan, di mana film tersebut direview oleh Gaetano Vallini, seorang kritikus budaya di surat kabar harian gereja Vatikan, L’Osservatore Romano."