Memaparkan catatan dengan label soal-jawab. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label soal-jawab. Papar semua catatan

Khamis, April 28, 2016

Soal-Jawab Dr. Zakir Naik: Apakah Islam Disebarkan Dengan "Pedang" (Kekerasan)?

Pertanyaan: 

Bagaimana Islam disebut sebagai agama perdamaian jika dulu Islam sebarkan dengan "pedang" 
(kekerasan)? 

Jawaban: 

Beberapa orang non-Muslim pada umumnya mengklaim hal yang sama, yakni bahwa Islam tidak 
akan memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia jika tidak disebarkan dengan jalan kekerasan. 
Poin-poin berikut akan menjelaskan secara gamblang bahwa bukanlah dengan "pedang" 
(kekerasan) Islam disebarkan, melainkan dengan kebenaran, alasan-alasan yang masuk akal, dan 
logika, yang menjadi media penyebaran Islam di seluruh dunia. 

1) Islam berarti perdamaian 

Islam berasal dari akar kata "salaam", yang berarti selamat. Kata tersebut juga bisa berarti 
mendoakan keselamatan dan kesejahteraan bagi yang mengucapkan salam maupun penerima 
salam. Oleh sebab itu Islam disebut sebagai agama perdamaian yang diperoleh dari pengharapan 
selamat dan sejahtera seseorang untuk diri sendiri dan orang lain kepada Sang Maha Pencipta, 
Allah (swt). 

2) Terkadang kekerasan digunakan untuk mempertahankan kedamaian 

Tidak semua manusia di dunia senang mempertahankan perdamaian dan kerukunan. Banyak di 
antara mereka yang mengacaukan kedamaian untuk kepentingan pribadi atau kelompok mereka. 
Namun, kadang kala, kekerasan harus dilakukan guna mempertahankan perdamaian. Untuk 
alasan inilah, Islam mempunyai kebijakan dalam menggunakan kekerasan terhadap pelaku 
kriminal dan unsur-unsur anti sosial untuk mempertahankan perdamaian. Islam memiliki tujuan 
untuk memajukan perdamaian dan di waktu yang sama, Islam juga memperingatkan pengikutnya 
untuk melawan jika ada penindasan. Dalam Islam, kekerasan hanya boleh digunakan untuk 
menjaga perdamaian, kebenaran dan keadilan. 

Soal Jawab Dr. Zakir Naik: Jilbab/Hijab Bagi Wanita

Pertanyaan: 

Mengapa Allah melalui Islam menurunkan perintah bagi wanita untuk menjaga diri mereka 
dengan mengenakan jilbab? 

Jawaban: 

Hijab mencegah pelecehan 

Alasan mengapa Hijab disyariatkan bagi perempuan telah disebutkan Al-Qur'an dalam ayat-ayat 
berikut dari Surah Al-Ahzab: 

"Hai Muhammad! Katakanlah kepada istri-istri dan anak-anak perempuanmu, dan para 
perempuan yang beriman bahwa mereka harus mengenakan pakaian luar mereka di depan 
orang-orang lain (ketika di luar); hal ini akan memberikan kenyamanan bagi mereka 
(seperti itu) dan tidak mendapatkan gangguan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha 
Penyayang." 
[Al-Qur'an 33:59] 

Al Qur'an menyatakan bahwa Hijab dianjurkan bagi para wanita sehingga mereka diakui sebagai 
wanita yang sopan dan hijab juga akan mencegah mereka dari gangguan berupa pelecehan 
seksual. 

Status perempuan dalam Islam sering menjadi sasaran serangan di media sekuler. 'Jilbab' atau 
busana Muslim dikutip oleh banyak orang sebagai contoh dari 'penaklukan' wanita di bawah 
hukum Islam. Sebelum kita menganalisis alasan di balik diamanatkannya 'jilbab' dalam agama, 
mari kita mempelajari status perempuan dalam masyarakat sebelum munculnya Islam. 


Jumaat, Februari 15, 2013

15 Soal Jawab Orang Kafir yang Persoalkan Kebenaran Islam


Sewaktu Nabi Muhammad saw wafat, telah sempurna Islam itu. Maka, semua persoalan dan keraguan tentang Islam, pasti akan ada jawapannya. Hanya ilmu di dada sebagai penentu, jawapan apa yang perlu diberi bagi membidas kembali persoalan dan keraguan yang sengaja ditimbulkan oleh orang bukan Islam pada orang Islam. Ada di antara mereka yang bertanya bukan kerana hendak tahu, tapi kerana hendak membuatkan orang Islam yang ilmu hanya ala kadar berasa was-was dengan Islam dan akhirnya orang Islam akan berasa was-was dengan agama yang dianutinya. Nauzubillah.

Soalan-soalan yang dinyatakan di bawah, sebenarnya memang benar-benar pernah ditanya oleh orang bukan Islam secara spontan pada orang Islam. Jadi jawapan yang disampaikan di bawah ini diharap dapat membantu membidas persoalan tersebut.

1) Nama Nabi Isa as disebut 25 kali dalam Al-Quran, tetapi berapa kali nama Nabi Muhammad saw disebut dalam Al-Quran?

Nama Nabi Muhammad saw hanya disebut 5 kali sahaja di dalam Al-Quran. Manakala nama Nabi Isa as disebut 25 kali. Mengapa? Kerana Al-Quran diwahyukan pada Nabi Muhammad saw, sebab itu nama Nabi Muhammad saw jarang disebut. Al-Quran diturunkan bukan semata-mata untuk memaparkan kisah Nabi Muhammad saw tapi adalah sebagai panduan perjalanan hidup umat Islam.

2) Nama Nabi Isa lebih banya disebut daripada nama Nabi Muhammad saw dalam Al-Quran. Tentu sahaja Nabi Isa lebih hebatkan?

Dalam Bible, nama syaitan lebih banyak daripada nama Nabi Isa. Jadi, adakah syaitan lebih hebat daripada Nabi Isa? Sebenarnya Allah tidak bezakan tentang kehebatan Nabi dan RasulNya. Walaubagaimanapun, Allah lebih Maha Mengetahui.

3) Dalam Islam percaya yang Nabi Isa as diangkat ke langit, sedangkan Nabi Muhammad saw wafat. Jadi, bila Nabi Isa as dibawa ke langit, tentu sahaja Nabi Isa itu Tuhan kan?

Dalam banyak-banyak kaum, hanya kaum Nasrani sahaja yang telah salah anggap tentang nabi yang diutuskan kepadanya sebagai Tuhan (Nabi Isa). Sedangkan, dalam Bible juga ada menyatakan bahawa Jesus (Nabi Isa) berkata “Siapa yang taat pada Allah akan masuk Syurga, siapa yang menganggap Jesus sebagai tuhan akan masuk neraka”. (Kitab Injil yang menjadi rujukan pengganut Kristian sekarang ini sebenarnya telah dimanipulasi isi kandungannya)