Khamis, April 23, 2009

Adab Berpakaian Bagi Muslimah


Haruskah Hitam?

Terkait dengan warna pakaian terutama pakaian perempuan, terdapat beragam sikap orang yang dapat kita jumpai. Ada yang beranggapan bahwa warna pakaian seorang perempuan muslimah itu harus hitam atau minimal warna yang cenderung gelap. Di sisi lain ada yang memiliki pandangan bahwa perempuan bebas memilih warna dan motif apa saja yang dia sukai. Sesungguhnya Allah itu maha indah dan mencintai keindahan, kata mereka beralasan. Manakah yang benar dari pendapat-pendapat ini jika ditimbang dengan aturan al-Qur’an dan sunnah shahihah yang merupakan suluh kita untuk menentukan pilihan dari berbagai pendapat yang kita jumpai?

Salah satu persyaratan pakaian muslimah yang syar’i adalah pakaian tersebut bukanlah perhiasan. Dalam syarat ini adalah firman Allah yang artinya, “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. an Nur:31). Dengan redaksinya yang umum ayat ini mencakup larangan menggunakan pakaian luar jika pakaian tersebut berstatus “perhiasan” yang menarik pandangan laki-laki.

Dari Fadhalah bin Ubaid, dari Nabi beliau bersabda, “Tiga jenis orang yang tidak perlu kau tanyakan (karena mereka adalah orang-orang yang binasa). Yang pertama adalah orang yang meninggalkan jamaah kaum muslimin yang dipimpin oleh seorang muslim yang memiliki kekuasaan yang sah dan memilih untuk mendurhakai penguasa tersebut sehingga meninggal dalam kondisi durhaka kepada penguasanya. Yang kedua adalah budak laki-laki atau perempuan yang kabur dari tuannya dan meninggal dalam keadaan demikian. Yang ketiga adalah seorang perempuan yang ditinggal pergi oleh suaminya padahal suaminya telah memenuhi segala kebutuhan duniawinya lalu ia bertabarruj setelah kepergian sang suami. Jangan pernah bertanya tentang mereka.” (HR Ahmad no 22817 dll, shahih. Lihat Fiqh Sunnah lin Nisa’, hal 387)

Sedangkan tabarruj itu didefinisikan oleh para ulama’ dengan seorang perempuan yang menampakkan “perhiasan” dan daya tariknya serta segala sesuatu yang wajib ditutupi karena hal tersebut bisa membangkitkan birahi seorang laki-laki yang masih normal.

Di samping itu, maksud dari perintah berjilbab adalah menutupi segala sesuatu yang menjadi perhiasan (baca: daya tarik) seorang perempuan. Maka sungguh sangat aneh jika ternyata pakaian yang dikenakan tersebut malah menjadi daya tarik tersendiri. Sehingga fungsi pakaian tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Meski demikian anggapan sebagian perempuan multazimah (yang komitmen dengan aturan agama) bahwa seluruh pakaian yang tidak berwarna hitam adalah pakaian “perhiasan” adalah anggapan yang kurang tepat dengan menimbang dua alasan.

Yang pertama, sabda Nabi,

“Wewangian seorang laki-laki adalah yang tidak jelas warnanya tapi nampak bau harumnya. Sedangkan wewangian perempuan adalah yang warnanya jelas namun baunya tidak begitu nampak.” (HR. Baihaqi dalam Syu’abul Iman no.7564 dll, hasan. Lihat Fiqh Sunnah lin Nisa’, hal. 387)

Hadits ini mengisyaratkan bahwa adanya warna yang jelas bukanlah suatu hal yang terlarang secara mutlak bagi seorang perempuan muslimah.

Yang kedua, para sahabiyah (sahabat Nabi yang perempuan) bisa memakai pakaian yang berwarna selain warna hitam. Bukti untuk hal tersebut adalah riwayat-riwayat berikut ini:

Dari Ikrimah, Rifa’ah menceraikan istrinya yang kemudian dinikahi oleh Abdurrahman bin az Zubair. Aisyah mengatakan, “Bekas istri rifa’ah itu memiliki kerudung yang berwarna hijau. Perempuan tersebut mengadukan dan memperlihatkan kulitnya yang berwarna hijau. Ketika Rasulullah tiba, Aisyah mengatakan, Aku belum pernah melihat semisal yang dialami oleh perempuan mukminah ini. Sungguh kulitnya lebih hijau dari pada pakaiannya.” (HR. Bukhari no. 5377)

Dari Ummi Khalid binti Khalid, Nabi mendapatkan hadiah berupa pakaian berwarna hitam berukuran kecil. Nabi bersabda, “Menurut pendapat kalian siapakah yang paling tepat kuberikan pakaian ini kepadanya?” Para sahabat hanya terdiam seribu bahasa. Beliau lantas bersabda, “Bawa kemari Ummi Khalid (seorang anak kecil perempuan yang diberi kunyah Ummi Khalid)” Ummi Khalid dibawa ke hadapan Nabi sambil digendong. Nabi lantas mengambil pakaian tadi dengan tangannya lalu mengenakannya pada Ummi Khalid sambil mendoakannya, “Moga awet, moga awet.” Pakaian tersebut memiliki garis-garis hijau atau kuning. Nabi kemudian berkata, “Wahai Ummi khalid, ini pakaian yang cantik.” (HR. Bukhari no. 5823)

Meski ketika itu Ummi Khalid belum balig namun Nabi tidak mungkin melatih dan membiasakan anak kecil untuk mengerjakan sebuah kemaksiatan. Sehingga hadits ini menunjukkan bolehnya seorang perempuan mengenakan pakaian berwarna hitam yang bercampur dengan garis-garis berwarna hijau atau kuning. Jadi pakaian tersebut tidak murni berwarna hitam.

Dari al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakr, “Sesungguhnya Aisyah memakai pakaian yang dicelup dengan ‘ushfur saat beliau berihram” (HR. Ibnu Abi Syaibah 8/372, dengan sanad yang shahih)

Pada tulisan yang lewat telah kita bahas bahwa yang dimaksud dengan celupan dengan ‘ushfur adalah celupan yang menghasilkan warna merah.

Perbuatan Aisyah sebagaimana dalam riwayat di atas menunjukkan bahwa seorang perempuan muslimah diperbolehkan memakai pakaian berwarna merah polos. Bahkan pakaian merah polos adalah pakaian khas bagi perempuan sebagaimana keterangan di edisi yang lewat.

Berikut ini beberapa riwayat yang kuat dari salaf tentang hal ini:

* Dari Ibrahim an Nakha’i, bersama Alqamah dan al Aswad beliau menjumpai beberapa istri Nabi. beliau melihat para istri Nabi tersebut mengenakan pakaian berwarna merah.
* Dari Ibnu Abi Mulaikah, aku melihat Ummi Salamah mengenakan kain yang dicelup dengan ‘ushfur (baca: berwarna merah).
* Dari Hisyam dari Fathimah bin al Mundzir, sesungguhnya asma’ memakai pakaian yang dicelup dengan ‘ushfur (baca: berwarna merah)
* Dari Said bin Jubair, beliau melihat salah seorang istri Nabi yang thawaf mengelilingi Ka’bah sambil mengenakan pakaian yang dicelup dengan ‘ushfur (Baca: Berwarna merah). (Lihat Jilbab Mar’ah Muslimah karya al Albani hal. 122-123).

Di samping itu riwayat-riwayat di atas juga menunjukkan bahwa pakaian berwarna merah tersebut dipakai di hadapan banyak orang.

Singkat kata, yang dimaksud dengan pakaian yang menjadi “perhiasan” yang tidak boleh dipakai oleh seorang muslimah ketika keluar rumah adalah:

1. Pakaian yang terdiri dari berbagai warna (Baca: Warna warni).
2. Pakaian yang dihias dengan garis-garis berwarna keemasan atau berwarna perak yang menarik perhatian laki-laki yang masih normal. (Fiqh Sunnah lin Nisa’, hal. 388).

Al Alusi berkata, “Kemudian ketahuilah bahwa menurut kami termasuk “perhiasan” yang terlarang untuk dinampakkan adalah kelakuan mayoritas perempuan yang bergaya hidup mewah di masa kita saat ini yaitu pakaian yang melebihi kebutuhan untuk menutupi aurat ketika keluar dari rumah. Yaitu pakaian dari tenunan sutra terdiri dari beberapa warna (baca:warna-warni). Pada pakaian tersebut terdapat garis-garis berwarna keemasan atau berwarna perak yang membuat mata lelaki normal terbelalak. Menurut kami suami atau orang tua yang mengizinkan mereka keluar rumah dan berjalan di hadapan laki-laki yang bukan mahramnya dalam keadaan demikian itu disebabkan kurangnya rasa cemburu. Hal ini adalah kasus yang terjadi di mana-mana.” (Ruhul Ma’ani, 6/56, lihat Jilbab Mar’ah Muslimah, karya Al Albani hal. 121-122).

Jika demikian keadaan di masa beliau, lalu apa yang bisa kita katakan tentang keadaan masa sekarang! Allahul Musta’an (Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan).

Meskipun demikian, pakaian yang lebih dianjurkan adalah pakaian yang berwarna hitam atau cenderung gelap karena itu adalah:

1. Pakaian yang sering dikenakan oleh para istri Nabi. Ketika Shafwan menjumpai Aisyah yang tertinggal dari rombongan, Shafwan melihat sosok hitam seorang yang sedang tidur. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Hadits dari Aisyah yang menceritakan bahwa sesudah turunnya ayat hijab, para perempuan anshar keluar dari rumah-rumah mereka seakan-akan di kepala mereka terdapat burung gagak yang tentu berwarna hitam. (HR. Muslim)

Serba Serbi Seputar Warna

Jilbab Putih

Lajnah Daimah (Komite Fatwa Para Ulama’ Saudi) pernah mendapatkan pertanyaan sebagai berikut, “Apakah seorang perempuan diperbolehkan memakai pakaian ketat dan memakai pakaian berwarna putih?”

Jawaban Lajnah Daimah, “Seorang perempuan tidak diperbolehkan untuk menampakkan diri di hadapan laki-laki yang bukan mahramnya atau keluar ke jalan-jalan dan pusat perbelanjaan dalam keadaan memakai pakaian yang ketat, membentuk lekuk tubuh bagi orang yang memandangnya. Karena dengan pakaian tersebut, perempuan tadi seakan telanjang, memancing syahwat dan menjadi sebab timbulnya hal-hal yang berbahaya. Demikian pula, seorang perempuan tidak diperbolehkan memakai pakaian yang berwarna putih jika warna pakaian semisal itu di daerahnya merupakan ciri dan simbol laki-laki. Jika hal ini dilanggar berarti menyerupai laki-laki, suatu perbuatan yang dilaknat oleh Nabi.” (Fatawa al Mar’ah, 2/84, dikumpulkan oleh Muhammad Musnid).

Penjelasan di atas menunjukkan bahwa pada asalnya seorang perempuan diperbolehkan memakai pakaian yang berwarna putih asalkan cukup tebal sehingga tidak transparan/tembus pandang terutama ketika matahari bersinar cukup terik. Hukum ini bisa berubah jika di tempat tersebut pakaian berwarna putih merupakan ciri khas pakaian laki-laki maka terlarang karena menyerupai lawan jenis bukan karena warna putih.

Oleh karena itu pandangan miring sebagian wanita multazimah (yang komitmen dengan syariat) di negeri kita terhadap wanita yang berwarna putih adalah pandangan yang tidak tepat karena di negeri kita pakaian berwarna putih bukanlah ciri khas pakaian laki-laki, bahkan sebaliknya menjadi ciri pakaian perempuan (Baca: Jilbab).

Pakaian Perhiasan

Dalam edisi yang lewat, telah kita bahas tentang salah satu yang terlarang untuk pakaian perempuan yaitu bukan perhiasan dan telah kita sebutkan dua kriteria untuk mengetahui hal tersebut. Namun beberapa waktu yang lewat kami dapatkan penjelasan yang lebih tepat mengenai hal ini. Tepatnya dari Syaikh Ali al Halabi, salah seorang ulama dari Yordania. Ketika beliau ditanya tentang parameter untuk menilai suatu pakaian itu pakaian perhiasan ataukah bukan bagi seorang perempuan, beliau katakan, “Parameter untuk menilai hal tersebut adalah ‘urf (aturan tidak tertulis dalam suatu masyarakat)” (Puncak, Bogor 14 Februari 2007 pukul 17:15).

Penjelasan beliau sangat tepat, karena dalam ilmu ushul fiqh terdapat suatu kaedah: “Pengertian dari istilah syar’i kita pahami sebagaimana penjelasan syariat. Jika tidak ada maka mengacu kepada penjelasan linguistik arab. Jika tetap tidak kita jumpai maka mengacu kepada pandangan masyarakat setempat (’urf ).”

Misal pengertian menghormati orang yang lebih tua. Definisi tentang hal ini tidak kita jumpai dalam syariat maupun dari sudut pandang bahasa Arab. Oleh karena itu dikembalikan kepada pandangan masyarakat setempat. Jika suatu perbuatan dinilai menghormati maka itulah penghormatan. Sebaliknya jika dinilai sebagai penghinaan maka statusnya adalah penghinaan. Hal serupa kita jumpai dalam pengertian pakaian perhiasan bagi seorang muslimah yang terlarang. Misal menurut pandangan masyarakat kita pakaian kuning atau merah polos bagi seorang perempuan yang dikenakan ketika keluar rumah adalah pakaian perhiasan maka itulah pakaian perhiasan yang terlarang. Akan tetapi di tempat atau masa yang berbeda pakaian dengan warna tersebut tidak dinilai sebagai pakaian perhiasan maka pada saat itu pakaian tersebut tidak dinilai sebagai pakaian perhiasan yang terlarang.

Penulis: Ustadz Aris Munandar

Adab-Adab Makan

a. Memulai makan dengan mengucapkan Bismillah.

Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Apabila salah seorang diantara kalian hendak makan, maka ucapkanlah: ‘Bismilah.’ Dan jika ia lupa untuk mengucapkan Bismillah di awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan ‘Bismillahi Awwalahu wa Aakhirahu (dengan menyebut nama Allah di awal dan diakhirnya).’” (HR. Daud Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Ibnu Majah: 3264)

b. Hendaknya mengakhiri makan dengan pujian kepada Allah.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Barangsiapa telah selesai makan hendaknya dia berdo’a: “Alhamdulillaahilladzi ath’amani hadza wa razaqqaniihi min ghairi haulin minni walaa quwwatin. Niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Daud, Hadits Hasan)

Yang artinya:

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan ini kepadaku dan yang telah memberi rizki kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.”

c. Hendaknya makan dengan menggunakan tiga jari tangan kanan.

Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam makan dengan menggunakan tiga jari.” (HR. Muslim, HR. Daud)

d. Hendaknya menjilati jari jemarinya sebelum dicuci tangannya.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Apabila salah seorang diantara kalian telah selesai makan maka janganlah ia mengusap tangannya hingga ia menjilatinya atau minta dijilati (oleh Isterinya, anaknya).” (HR. Bukhari Muslim)

e. Apabila ada sesuatu dari makanan kita terjatuh, maka hendaknya dibersihkan bagian yang kotornya kemudian memakannya.

Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Apabila ada sesuap makanan dari salah seorang diantara kalian terjatuh, maka hendaklah dia membersihkan bagiannya yang kotor, kemudian memakannya dan jangan meninggalkannya untuk syaitan.” (HR. Muslim, Abu Daud)

f. Hendaknya tidak meniup pada makanan yang masih panas dan tidak memakannya hingga menjadi lebih dingin, hal ini berlaku pula pada minuman. Apabila hendak bernafas maka lakukanlah di luar gelas, dan ketika minum hendaknya menjadikan tiga kali tegukan.

Sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang untuk menghirup udara di dalam gelas (ketika minum) dan meniup di dalamnya.” (HR. At Tirmidzi)

g. Hendaknya menghindarkan diri dari kenyang yang melampaui batas.

Berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau, maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga lagi untuk bernafasnya.” (HR. Ahad, Ibnu Majah)

h. Makan memulai dengan yang letaknya terdekat kecuali bila macamnya berbeda maka boleh mengambil yang jauh.

Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Wahai anak muda, sebutkanlah Nama Allah (Bismillah), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa-apa yang dekat denganmu.” (HR. Bukhari Muslim)

i. Hendaknya memulai makan dan minuman dalam suatu jamuan makan dengan mendahulukan (mempersilakan mengambil makanan terlebih dahulu) orang-orang yang lebih tua umurnya atau yang lebih memiliki derajat keutamaan.

j. Ketika makan hendaknya tidak melihat teman yang lain agar tidak terkesan mengawasi.

k. Hendaknya tidak melakukan sesuatu yang dalam pandangan manusia dianggap menjijikkan.

l. Jika makan bersama orang miskin, maka hendaklah kita mendahulukan mereka.

Rabu, April 22, 2009

Pantun Aurat


Ramai orang arah ke padang
hanya nak cari sarang kelkatu
nampak cantek ayu di pandang
hati berdebar tidak menentu

Putera bermenung cuba menggambar
Tudung jarang berbaju nipis
Mana kan pula hati tak berdebar
Berselindung aurat berpakaian nipis

pakai tudung tapi terlanjang
itulah gaya orang sekarang
mana tidaknya ,ukuran body semuanya terang terang
yang mana kendur yang mana tegang

baju nipis nampak bayang
peha gebu saja ditayang
lebih baik tak pakai baju senang
dah tentu boleh tunjuk terang-terang

gerai philipine jual permata
berbagai warna cantik dipandang
kalau dah lalu di depan mata
terpaksa juga maa memandang

baju ketat seluar sendat
pakai tudung just ikat ikat
dari mula memang bukan adat
disudut agama pun gaya tak berkat

tudung jarang baju nipis
pakai skirt boleh nampak `garis`
mata org terbeliak,kita membengis
bila kena kutuk,kenapa menangis

lengan pendek blaus gantung
jeans ketat melekat dipunggung
jadi org islam ni sebenarnya beruntung
agama tak suruh bungkus macam polong

apa rasanya,kepala bertudung,kain terbelah
kau takut rambut org kurang ghairah
lain kalau peha gebu atau nampak lurah
mata memandang boleh keluar darah

kebaya ketat, kain terbelah
ikat tudung macam tak mudah
nak ikut suruhan agama memang tak susah
tapi islam sebenarnya indah

tutup aurat bukan suruh berselubung
sampai tak nampak muka dan hidung
yang faham tuntutan amat beruntung
taklah bersungut mulut pun muncung

dah kalau mula minat nak bertudung
cubalah disesuaikan apa yang disarung
kalau masih rasa jiwa tu `mendung`
maknanya nafsu tu belum dapat dibendung

bertudung tu bukan satu paksaan
ianya lebih kepada keinsafan
selalunya nafsu masih dikuasai syaitan
itu la pasal fesyen pun yang bukan bukan

baik tak bertudung kalau hanya nak rosak imej
walhal islam suruh pakai yang sopan dan manis
dah kalau pakaian mengalahkan pengemis
atas tutup,bawah buka ,ni apa punya jenis ?

kita memang hidup dalam era serba maju
sungguhlah iman tak dinilai just ikut baju
kalau bertudung tapi pakai yang `gitu-gitu`
kita pun susah nak kenal manusia ke hantu

harap maaflah kalau terlalu panjang
bukan sengaja mereka yang bukan bukan
berpantun seloka bukan setakat hiburan
yang mana betul jadikan pedoman

Airport kat Kelatan

Upgrade Boyfriend to Husband

Dear IT Support,

Last year I upgraded from Boyfriend 5.0 to Husband 1.0 and noticed a slow down in the overall performance, particularly in the flower, gifts and jewellery applications that had operated flawlessly under Boyfriend 5.0.

In addition, Husband 1.0 un-installed many other valuable programs, such as Romance 9.5 and Personal Attention 6.5, but installed undesirable programs such as Formula One 5.0, NBA 3.0 and World Cup 2.0.

And now Conversation 8.0 no longer runs and House Cleaning 2.6 simply crashes the system.
I've tried running Nagging 5.3 to fix these problems, but to no avail.

What can I do?


Signed,
Desperate Housewife


Reply:

Dear Desperate Housewife,

First keep in mind:

Boyfriend 5.0 is an entertainment package, while Husband 1.0 is an operating system.

Try entering the command C:\ I THOUGHT YOU LOVED ME and download Tears 6.2 to install Guilt 3.0 ..

If all works as designed, Husband 1.0 should then automatically run the applications Jewellery 2.0 and Flowers 3.5.

But remember, overuse can cause Husband 1.0 to default to Grumpy Silence 2.5, Happy Hour 7.0 or Late Night Teh Tarik 6.1.

Late Night 6.1 is a very bad program that will create
SnoringLoudly. wav files.

Whatever you do, DO NOT install Mother-in-Law 1.0 or reinstall another Boyfriend program. These are not supported applications and will crash Husband 1.0.

In summary, Husband 1.0 is a great program, but it does have a limited memory and cannot learn new applications quickly.

You might consider additional software to improve memory and performance. I personally recommend Hot Tasty Food 3.0 and Tongkat Ali 6.9.

Good Luck,
IT Support

10 Jenis Seksaan yang Menimpa Wanita

SEPULUH jenis seksaan yang menimpa wanita yang diperlihatkan kepada Nabi Muhammad SAW ketika melalui peristiwa Israk dan Mikraj, membuatkan Rasulullah menangis setiap kali mengenangkannya.

Dalam perjalanan itu, antaranya Baginda diperlihatkan (1) perempuan yang digantung dengan rambut dan otak di kepalanya mendidih. Mereka adalah perempuan yang tidak mahu melindungi rambutnya daripada dilihat lelaki lain.

Seksaan lain yang diperlihatkan Baginda ialah (2) perempuan yang digantung dengan lidahnya dan (3) tangannya dikeluarkan daripada punggung dan (4) minyak panas dituangkan ke dalam kerongkongnya. Mereka adalah perempuan yang suka menyakiti hati suami dengan kata-katanya.

Baginda juga melihat bagaimana (5) perempuan digantung buah dadanya dari arah p! unggung dan air pokok zakum dituang ke dalam kerongkongnya. Mereka adalah perempuan yang menyusui anak orang lain tanpa keizinan suaminya.
Ada pula (6) perempuan diikat dua kakinya serta dua tangannya sampai ke ubun dan dibelit beberapa ular dan kala jengking . Mereka adalah perempuan yang boleh solat dan berpuasa tetapi tidak mahu mengerjakannya, tidak berwuduk dan tidak mahu mandi junub. Mereka sering keluar rumah tanpa mendapat izin suaminya terlebih dulu dan tidak mandi iaitu tidak bersuci selepas habis haid dan nifas.

Selain itu, Baginda melihat (7) perempuan yang makan daging tubuhnya sendiri manakala di bawahnya ada api yang menyala . Mereka adalah perempuan yang berhias untuk dilihat lelaki lain dan suka menceritakan aib orang lain.
Baginda juga melihat (8) perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka. Mereka adalah perempuan yang suka memasyhurkan diri sendiri supaya orang melihat akan perhiasannya.

Seksaan lain yang dilihat Baginda ialah (9) perempuan yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya pula seperti keldai . Mereka adalah perempuan yang suka mengadu domba dan sangat suka berdusta.

Ada pula perempuan yang Baginda nampak yang (10) rupanya berbentuk anjing dan beberapa ekor ular serta kala jengking masuk ke dalam mulutnya dan keluar melalui duburnya. Mereka adalah perempuan yang suka marah kepada suaminya dan memfitnah orang lain.

Sticker Kereta

10 Stickers-Stickers Yang Keji

Di kedai eksesori keleta terdapat belbagai jenisan aneka stickers. Sesetengah stickers ini adalah menepati ciri-ciri seolang ahbeng. Antala stickers tersebut termasuklah "Tune by Razo,Type-R, GReddy, Spoon, Mugen, HKS" dan lain2 sticker performans. Stickers2 ini boleh menambahkan kekuatan kuasa kuda keleta anda.

Posting wa kali ini adalah mengenai 10 stickers2 keleta yang telah wa kenalpasti sebagai sticker keji yang tidak sepatutnya digunakan oleh olang lamai kelana sticker2 ini amatlah mengelirukan maknanya, serta salah dali segi moral dan akhlak kita lakyat malaysia .


Sticker#1: BABE ON BOARD

Babe bermaksud polumpuan cantik selupa itu Maya Karin, Erra Fazila, Yasmin Hani (wachaa!) dan lain-lain polumpuan cantik lagi. Wa talak paham mengapa ada polumpuan talak cantek tetapi masih mau menipu olang lamai dengan menggantungkan sticker "Babe On Board" di cermin belakang keleta meleka. Wa mau honk!honk! keleta tepi meleka pun talak mood setelah melihat lupa meleka. Manyiak jahat. Adakah meleka tiada belasa
malu? Apakah meleka tidak memikirkan pelasaan ibubapa meleke dengan pelbuatan keji meleka itu? Bagaimana pula dengan pelasaan pemandu2 lain yang kuciwa melihat tiada babe on board pun? Sedey teramat...sob..sob...

Ingatlah pemandu-pemandu sekalian. Sekilanya lu bukan seolang babe, sila jangan tampal ini stickers pada keleta anda. tidak baik menipu olang lamai. Begitu jua, walaupun sekilanya lu betul2 seolang babe, lu tidak perlu menampal ini sticker kelana if u're a babe on board, we will know. *Honk! Honk!!!*

***

Sticker#2: IF YOU THINK THIS CAR IS CUTE, WAIT TILL YOU SEE THE DRIVER

Most of the time I seeing the car is cute but the driver no cute.

Can u blame them? Yes.

Bagaimana sekilanya I thinking the car is NOT cute (ie ugly!), adakah belmaksud pemandu keleta itu jua sama tidak cute (ie ugly!) ?

Can u still blame them? Yes.

Sungguh mengelirukan itu makna sticker. Kepada meleka2 yang terbabit, wa merayu. Tolonglah jangan tampal ini maciam punya "ohh..I'm cute!" dan "I'm furny" stickers pada bampar atau cermin keleta anda. Lu hanya memalukan dili sendiri. It is not cute, it is not furny. Only u yourself thinking that way yang hanya menipu dili sendiri dan jua olang lamai.

***

Sticker#3: DREAMCHASER

Kepada para pemilik ini stickers, i only wish u all the best in chasing your dreams. Just dont bugging me anymore i dowan to buy your toothpaste and whatever else u have for sale nor do i want to sign the membership forms.

***

Sticker#4: IDONTGOTO UNIVERSITY

Wa lasa kemungkinan besar university ini adalah universiti yang paling terbagus di dunia. Universiti ini telah melahirkan lamai olang2 yang beljaya di dalam kehilupan. Kemanyiakkan meleka yang menampal sticker ini adalah pada keleta mercedes dan jua keleta2 mewah. Wow! I want to go studying in this university too!!

***

Sticker#5 MY CAR IS NO FERRARI BUT NEITHER IS YOURS

Pemilik keleta ini mungkin belasa bahawa sticker ini sangat cool. Sticker ini sebenarnya adalah sangat tidak cool. Sticker ini hanya mempamerkan kelendahan IQ pemilik keleta ini. Lu ingat olang talak tau apa maciam lupa fellali aa?? Semua olang pun tauuu fellali lupa maciamana lar. Semua olang pun tau lu talak bawak fellali. Tidak perlu canang satu lebuhlaya maahh. Ini sorhai bikin malu dili sendili sahaja.

***

Sticker#6 WHEN I GROW UP I WANT TO BE A FERRARI

The owner of the car with this sticker is definitely need to glow up. He thinking he so cool but ekcelli he is loser. Please dont be a loser. Peel the sticker off your Kelisa, ok!

***

Sticker#7 AKU HIDUP DALAM BLUES

Sticker keji ini ada gambar katun itu mamat "Aku Hidup Dalam Blues". Sungguh keji. Wa lasa selupa mau baling wa punya selipar sama itu driver. Kita patut pukul ini olang belamai2 sehingga dia insaf. Terdapat satu lagi version iaitu BLUES UNTUK AKU. Ini pula katun minah bertudung tetapi berpakaian baju manyiak ketat nampak shape badan. Wa pun talak belapa paham itu makna "blues untuk aku". Wa lasa meleka salah cetak
sepatutnya "Aku Hidup Dalam Blue Movie" atau "Blue Movies Untuk Aku" lebih bermakna. Porns are keji.

***

Sticker#8 HONDA. THE POWER OF DREAMS

Ini pun wa lasa salah cetak jua. Sepatutnya adalah Honda. The Power of Dreaming. Ini adalah kelana untuk dreaming kita perlu tidur. Selepas tidur dan dreaming, balu keesokan hali badan ada powah tenaga. Sekilanya tidak cukup tido, tiada powah untuk pergi kerja pun.

***

Sticker#9 FOUND MY DREAM JOB AT JOBSTREET.COM

Sticker ini banyak kelihatan pada teksi-teksi sekitar Wilayah Persukutuan Kuala Lompo. Wa pun tamau manyiak cakap.. Lu sendili boleh pikir.

***

Sticker#10 YOU KISS YOU PAY

Sticker ini menelangkan bahawa lu perlu bayar selepas lu cium dia. Jelas terbukti bahwa pemilik ini keleta mempunyai ciri2 seolang enterprenur. Belia mau menjadi seolang whore yang mempunyai bisness model yang lain dali yang lain -The Mobile Whore- Of cos have to start small-small first. So pakai kancil dulu dan berniaga kecil-kecilan dengan melonda2 mencari pelanggan. Vely good business strategy! Apabila bisness sulah berkembang maju, balu lah boleh menambahkan service2 lain kepada pala
pelanggan. Apabila sulah kaya laya kelak, balu boleh angkat itu keleta Missbitchi Ewo 7...Keleta idaman setiap ahbeng2 seluluh dunia. Namun begitu, wa ingin mengingatkan lu olang bahwa menjadi whore adalah plofession yang keji.

***

10 Stickers diatas telah wa kenalpasti sebagai sticker keji. Polis dan JPJ sepatutnya menjalankan tanggungjawab meleka dengan menyaman pengguna stickers di atas kesalahan menjadi memandu keleta bersticker keji. Namun begitu.......

The Kejiest Sticker Award goes to.....

+----------- --------- --------- ----+
(insert hubby/boifren here)
LOVES
(insert wife/gilfren name here)
+----------- --------- --------- ----+

Yup..Sticker laki bini atau boyfren gelfren ini tersangat lah keji. I'm speechless ok? Sesiapa yang didapati memakai sticker ini patut dipukul belamai2 sehingga meleka insaf. Thanks to Mr.Lojakbuah (sila baca luangan tikus keji) yang telah menominate sticker ini sebagai sticker yang paling terkeji di kalangan sticker2 keji di seluluh dunia..

Kita hilup bermasyarakatan tidak elok membuat sesuatu yang di luar nilai-nilai mulni yang telah di ajar di sekolah lendah sehingga pelingkat sekolah menengah. Sekilanya lu olang ada lasa mau tampal sticker, sila minta pandangan plofessional wa dahulu, kelana dikhuatili lu olang akan tersalah beli sticker keji yang akan menyebabkan lu pun menj adik keji jua.

Akhir kata, sila berhati-hati di jalan laya..
Sekian, telima kasey.

Dialog Kristen-Islam

    Artikel ini merupakan tanya-jawab dari seorang profesor yang bernama Wilson H. Guertin, Ph.D. sebagai seorang non-muslim --sang penanya-- dengan Mohammad Jawad Chirri sebagai seorang muslim yang berusaha menjelaskan dari sisi pandang Islam.
  1. Pendahuluan oleh Wilson H. Guertin, Ph.D.
  2. Pembukaan
    • Bagaimana sikap Islam terhadap pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan ajaran-ajarannya dan memperbandingkan prinsip-prinsipnya dengan lain kepercayaan?
    • Apakah Islam mempunyai patokan atau nasehat khusus mengenai penyelidikan (pembahasan) Agama secara ilmu pengetahuan.
  3. Definisi Islam
    • Salah satu yang penting dalam tiap diskusi adalah membatasi pokok diskusi. Seperti yang akan kita lakukan pada diskusi Islam, saya ingin agar anda memberi batasan arti dari kata "Islam" sebab ini adalah bahasa Arab, dan perlu untuk orang-orang yang bukan Arab mengetahui artinya.
    • Apa hubungannya antara arti mula-mula Islam dan arti yang khusus setelah adanya Muhammad?
    • Adakah peraturan (cara) untuk orang yang akan memeluk agama Islam?
    • Mengapa pernyataan Syahadat cukup untuk pengakuan seseorang kedalam agama Islam?
    • Apakah seseorang yang memeluk agama Islam dengan pertimbangan terlebih dahulu akan sama dengan orang yang sejak lahir telah memeluk agama Islam?
    • Kadang-kadang saya menemui bahwa Islam dikatakan "Deen-El-Touhid" dan kadang-kadang dikatakan "Deen-El-Fitrah." Kedua nama tersebut dari bahasa Arab, keduanya harus ditafsirkan untuk kepentingan orang-orang yang bukan Arab.
  4. Mengapa Islam Populer?
  5. Tentang terjadinya Alam Semesta
    • Telah dibuktikan, bahwa alam semesta telah sangat tua. Diperkirakan umurnya telah berbilliun-billiun tahun. Tampaknya kitab Injil Kristen mengecilkan (mengurangi) umur alam semesta beberapa ribu tahun. Apakah Kitab Suci Al-Qur'an memiliki definisi tentang umur alam semesta (universe)?
    • Untuk membentuk benda-benda langit yang tak terhitung itu, memerlukan bahan di luar kemampuan perhitungan kita. Apakah ada keterangan di dalam Al-Qur'an mengenai jenis bahan yang membentuk benda-benda ini.
    • Apakah Kitab Suci Al-Qur'an menerangkan tentang bahan pertama yang membentuk bintang-bintang dan planit?
    • Dari bahan apa yang Maha Kuasa menciptakan kehidupan?
    • Apakah Al-Qur'an membenarkan pernyataan dari Injil yang dimuat di dalam buku pertama Taurat tentang tingkat terjadinya alam semesta?
    • Berikan pada saya beberapa contoh perbedaan-perbedaan yang saudara nyatakan:
      • Contoh 1: Pernyataan yang menunjukkan bahwa yang pertama diciptakan yaitu siang dan malam.
      • Contoh 2: Fasal yang sama menerangkan bahwa, tumbuh-tumbuhan, tanam-tanaman, buah-buahan diciptakan dan tumbuh pada hari ketiga.
      • Contoh 3: Fasal yang sama menyatakan bahwa Tuhan, pada hari keenam menciptakan manusia.
      • Contoh 4: Fasal kedua bertentangan dengan fasal pertama.
      • Contoh 5: Fasal pertama telah menyatakan bahwa binatang diciptakan pada hari kelima.
      • Contoh 6: Kita dapatkan di dalam fasal tiga dari Taurat (Genesis) ini bahwa Hawa (Eve) didustai oleh ular yang membujuknya untuk makan dari tanaman yang dilarang.
      • Contoh 7: Dalam fasal yang sama kita temui pembatasan ilmu pengetahuan Tuhan, dan bahwa Dia adalah sesuatu yang dapat berjalanan dan bahwa Adam dan Hawa dapat menyembunyikan dirinya dari Tuhan.
  6. Saya tahu bahwa percaya pada Tuhan, pencipta alam semesta, adalah pokok pertama dalam kepercayaan Islam, dan bahwa sangkalan adanya Dia meletakkan seseorang ke luar dari Agama Islam. Tetapi saya tidak tahu, apakah Islam menghendaki setiap kenyataan kongkrit pada adanya Zat Allah atau apakah Islam menasihatkan pengikut-pengikutnya untuk mempercayai kata-kata Qur'an dan pernyataan Nabi.
  7. Satu Pencipta
  8. Yesus Menurut Islam dan Kristen
  9. Keadilan Tuhan
    • ... tetapi saya ingin mengetahui bahwa "Adil" adalah salah satu sifat-sifat Tuhan. Saya telah berbicara dengan beberapa orang Islam bahwa itu adalah salah satu darl sifat-sifat Tuhan, tapi orang-orang Islam yang lain bilang tidak benar.
    • Kepercayaan Yuda (Yudaism) dan Kristen sesuai dengan Islam mempunyai pandangan yang sama, dan tidak ada orang-orang Kristen atau Yahudi yang meragukan keadilan Tuhan. Azas keadilan Tuhan, karena itu, Kristen dan Yahudi sama dengan Islam, dan saya tidak melihat perbedaan ketiga kepercayaan itu di dalam masalah ini.
    • Maukah anda menyebutkan beberapa doktrin (azas-azas) Islam yang berasal dari keadilan Tuhan?
      • Tuhan tidak meminta dari makhluk yang diciptakanNya melakukan apa yang ia tidak dapat lakukan.
      • Tuhan tidak membebankan individu tanggungjawab, kecuali tentang apa yang ia lakukan sendiri di bawah kontrolnya.
      • Mahkluk hidup tidak dapat dibebani dosa yang diperbuat Adam & Eve.
    • Adam dan Hawa seperti kita. Kita umpamakan bahwa mereka menyesal dengan tulus ikhlas setelah mereka berdosa. Apakah berarti dosa mereka dihapuskan?
    • Bila dosa Adam dihapuskan mengapa dia diusir dari sorga Tuhan?
    • Perjanjian lama menyampaikan pada kita bahwa dosa Adam karena memakan dari sebuah tanaman, dan tanaman itu adalah tanaman ilmu pengetahuan yang Tuhan katakan padanya untuk dihindari. Bagaimana tinjauan Qur'an tentang masalah ini?
    • Oleh penyangkalan dari dosa asal, azas penebusan ditinggalkan tanpa dasar. Anda telah berbicara pada pokoknya, tetapi hal itu telah menjadi jelas bahwa penebusan adalah salah satu prinsip yang tidak sesuai dengan konsep keadilan Tuhan. Bagaimana menurut Islam?
  10. Kebebasan vs Takdir
    • Baik filosof maupun guru-guru Agama berbeda pendapat mengenai masalah ini. Sebagian mereka menganjurkan kebebasan manusia dan bahwa apapun yang ia lakukan adalah atas kebebasan kemauannya sendiri; sebagian menolak kebebasan ini dan berfikir bahwa apa yang nampaknya menjadi suatu tindakan yang bebas atau tidak bebas dari manusia adalah tunduk pada aturan yang sudah digariskan lebih dulu.
    • Islam, diharapkan menganjurkan kebebasan manusia dan menentang pengertian takdir atau apa yang dikatakan di dalam filsafah "Determinism" (ketentuan). Saya ingin mengetahui bagaimana kitab suci Qur'an menunjukkan secara jelas mengenai kebebasan manusia.
    • Ayat-ayat yang telah anda kutip dari Kitab Suci Qur'an benar-benar menunjukkan bahwa manusia diberi sejumlah kebebasan yang cukup yang membuat dia bertanggung jawab, dan patut menerima hadiah (ganjaran) atau hukuman tentang apa yang diperbuat. Akan tetapi, ada beberapa ayat-ayat yang dikutip dari Qur'an yang menganjurkan takdir. Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa tindakan manusia dikontrol oleh Tuhan.
    • Tuhan adalah pencipta dari seluruh alam semesta, dan seluruh kejadian-kejadian. Tidak ada kejadian di dunia ini berada di luar ciptaanNya. Kemauan manusia adalah satu dari kejadian (peristiwa-peristiwa) yang mengambil bagian di dunia ini. Karena itu manusia tidak berkeinginan bebas. (free will).
    • Segala sesuatunya diketahuiNya, seluruh tindakan kita telah ditentukan jauh sebelum kita berbuat. Bagaimana Islam menjelaskan ini?
  11. Sejarah Kenabian
    • Sejarah Agama yang mempercayai keesaan Tuhan menunjukkan bahwa semua Nabi-nabi mereka berasal dari golongan Semit dan bahwa sebagian besar dari mereka berasal dari turunan Nabi Ibrahim, kedua-duanya dari anak-anak Ishak atau dari anak-anak Ismail. Ini dapat dijelaskan sebagai suatu keistimewaan yang mana Israelites dan Ishmaelites diistimewakan dari manusia-manusia yang lain. Tetapi hal ini sangat sukar untuk diterima bahwa Tuhan akan menjadikan hanya dua kelompok masyarakat ini yang mendapat pesan. Tuhan adalah Tuhan untuk seluruh bangsa dan pesan-pesanNya akan disampaikan pada bangsa yang lain. Bila sejarah Agama teliti, harus ada beberapa alasan untuk memisahkan kenabian pada dua kelompok masyarakat ini.
    • Sesuai dengan keterangan anda, tujuan yang sangat baik tidak memisahkan kepercayaan pada satu atau dua masyarakat- masyarakat atau bangsa-bangsa tetapi untuk mengembangkan kepercayaan yang benar ke seluruh dunia dan memperkenalkan prinsip-prinsipnya kepada seluruh bangsa-bangsa. Ini nampaknya tidak demikian. Taurat (Old Testament) berulang-ulang mengatakan Tuhannya Israelites memilih bangsa. Ini menunjukkan bahwa Israelites yang diutamakan dari berita-berita yang sangat baik itu.
    • Bible memberitakan pada kita bahwa Tuhan meminta (menganjurkan) Ibrahim agar mendengarkan Sarah, isterinya, dan membuang Ismail di padang pasir Paran, dimana tidak ada makanan juga tidak ada air. Ini tidak hanya nampak tidak adanya belas-kasih, tetapi juga menunjukkan bahwa Tuhan tidak mempunyai maksud (tujuan) pada Ismail dan anak-anaknya.
  12. Mengapa Kita Perlu Nabi-nabi?
  13. Nabi Muhammad
  14. Keistimewaan Kenabiannya: Ramalan-Ramalan Tentang Masa Depan Al-Qur'an.
  15. Bukti Lebih Lanjut: Ramalan Masa Depan Islam
  16. Pemberitahuan Tentang Masa Depan Nabi dan Kenabian
  17. Kenyataan Lebih Lanjut Membukakan Peristiwa-Peristiwa Yang Tidak Diketahui:
  18. Bible Adalah Saksi Untuk Muhammad
  19. Alam Baka
    • Perjanjian Lama tidak jelas dalam hal Alam Baka. Yahudi tidak menekankan hidup setelah mati. Perjanjian Baru telah berhubungan dengan masalah itu, dan membicarakan dengan jelas dari Alam Baka. Oleh karena itu, Kristen, pada umumnya, mempercayai Alam Baka. Saya mengetahui bahwa Kitab Suci Al Qur'an mengakui Alam Baka ini, tetapi saya ingin mengetahui bahwa hal ini dianggap salah satu dari pokok kepercayaan Islam.
    • Konsep (pengertian) tentang Alam Baka adalah sangat jauh dari lingkungan pengalaman manusia. Tidaklah mudah untuk memikirkan bahwa seseorang yang meninggal secara fisik akan melanjutkan hidup secara rohani atau bahwa dia akan hidup kemudian, jauh setelah dia meninggal. Ilmu pengetahuan, tidak dapat membuktikan kemungkinan hidup setelah mati, tidak dapat memberikan bantuan terhadap konsep yang demikian.
    • Ada perbedaan besar antara apa yang harus terjadi dan apa yang akan terjadi. Tujuan kita tidak hanya menunjukkan kebutuhan untuk dunia masa depan, tetapi untuk membuktikan, bahwa dunia itu akan menjadi kenyataan.
    • Pentingkah bab kepercayaan alam baka di dalam Islam dari Pandangan Qur'an?
    • Muhammad telah memberitahukan kepada manusia tentang Alam Baka. Penjelasannya jelas dan positif. Yesus, sebelum dia, menganjurkan beberapa penjelasan tentang masalah ini. Musa nampaknya diam dalam hal ini. Hal ini menimbulkan pertanyaan: Tidak adanya penjelasan dalam masalah ini di dalam buku Musa adalah membingungkan.Bila azas (doktrin) pembangkitan adalah sangat penting, hal itu akan diberikan juga pada Musa, sama seperti Muhammad dan Yesus.
    • Anda telah menerangkan bahwa Islam mengajarkan bahwa setiap manusia, pada suatu hari yang telah ditentukan dan hanya diketahui oleh Tuhan akan dibangkitkan kembali. Hari itu adalah hari pengadilan. Sekarang, bolehkah saya bertanya tentang masa yang panjang yang memisahkan hidup (kehidupan) kita ini dari Alam Baka? Apakah manusia melanjutkan hidup, dalam beberapa bentuk, setelah dia meninggal sampai Hari Pengadilan? Adakah pernyataan yang jelas didalam Al-Qur'an tentang kehidupan kita atau kematian, kemudian terhadap kematian kita dan sebelum pembangkitan?
    • Orang-orang yang menyetujui azab Alam Baka berbeda dalam beberapa hal penting: beberapa di antara mereka percaya bahwa hidup di Alam Baka hanya spirituilnya dan yang lain percaya bahwa hidup manusia pada Hari Pembangkitan akan hidup baik fisiknya maupun ruhnya. Bagaimana pendapat Islam mengenai masalah ini?
    • Konsep pembangkitan yang berhubungan dengan fisik mempunyai kesulitan-kesulitan: Andaikata seorang kanibal (orang yang makan orang) memakan badan seorang. Badan yang dimakan akan dijadikan satu dengan badan yang memakan. Bila badan atau jasmani dibangkitkan pada hari pengadilan, hal itu tidak akan mungkin untuk mengupas atau memutuskan apakah badan itu milik yang makan atau yang dimakan Andaikata badan seorang dimakan oleh seekor burung atau binatang. Badan yang memakan akau menjadi satu dengan badan yang dimakan. Apa yang akan dibangkitkan pada Hari Pengadilan? Apakah burung dan binatang atau badan manusia?
    • Beberapa Agama mengajarkan bahwa nyawa manusia adalah tunggal dan tidak dapat dibagi, dan beberapa ahli-ahli filsafah menyetujui pendapat-pendapat ini. Apakah Islam mengajarkan hal yang sama atau Islam mempunyai ajaran yang berbeda mengenai hal ini?
    • Beberapa Agama mengajarkan bahwa ruh manusia setelah mati akan menempati seorang anak yang haru dilahirkan atau akan menempati badan dari beberapa binatang. Apakah Islam menyetujui setiap konsep dari penjelmaan kembali (reincarnation) atau perpindahan?



Sumber: http://media.isnet.org/

Lastest Java Mobile Games

For Sony Ericsson handphone only.

Selasa, April 14, 2009

Peribadi dan Akhlak Rasulullah S.A.W

Antara Peribadi dan Akhlak Rasulallah S.A.W

~ Baginda berdoa dengan penuh khusyuk dan airmatanya sentiasa berlinangan.

~ Wajahnya sentiasa ceria yang menyejukkan mata memandangnya .

~ Sangat elok dan sempurna wajahnya.

~ Baginda memilik perasaan yang halus.

~ Beliau mengambil wudhu' sebelum tidur dan berzikir hingga lena.

~ Suka makan beramai-ramai daripada berseorangan.

~ Bencikan kemegahan dan perhiasan yang cantik melambangkan kesombongan dan kemegahan.

~ Beliau makan setelah lapar dan berhenti sebelum kenyang.

~ Tidak pernah mengumpat , mencerca atau menghina orang lain.

~ Baginda memelihara rambutnya dengan kemas.

~ Baginda memakai serban di atas kopiahnya.

~ Suka membalas hadiah.

~ Baginda mengucapkan salam kepada ahli rumah ketika hendak keluar atau masuk.

~ Baginda sangat berlemah-lembut dengan isterinya dan ahli keluarganya.

~ Sentiasa memulakan salam kepada sesiapa yang ditemuinya.

~ Baginda bersalaman dengan sahabatnya dan memeluk mereka ketika berjumpa

~ Ketika berjabat tangan ia tidak melepaskan tangannya sehinggalah orang dijabatnya itu melepaskan tangannya.

~ Apabila melepasi kumpulan kanak-kanak , baginda mengangkat tangannya tanda hormat kepada mereka.

~ Tidak menatap atau merenung wajah orang lain lama-lama.

~ Sangat menghormati orang-orang tua dan mengasihani orang-orang muda dan kanak-kanak.

~ Tidak bangun dari sesuatu majlis makan sehingga tetamu lain bangun.

~ Tidak pernah menjulurkan kakinya di depan para sahabat.

~ Baginda suka bercakap lambat-lambat dan menyebut perkataan dengan jelas

~ Sentiasa menumpukan perhatian kepada orang yang bercakap dengannya .

~ Tidak pernah ketawa terbahak-bahak tetapi hanya tersenyum lembut .

~ Sangat fasih dan manis dalam tutur bicara.

~ Tersangat sabar dan tabah bila menghadapi setiap cabaran dan kesusahan.

~ Amat kasih terhadap umatnya.

~ Tidak pernah mengambil rezeki kurnian Allah melebihi keperluan makan minumnya.

~ Rezeki yang melebihi keperluan akan ditaburkan untuk jihad Fisabilillah.

~ Sentiasa membantu orang lain walaupun ia sendiri dalam kesusahan.

~ Tidak pernah menghina orang miskin dan tidak rasa terhina bergaul dengan mereka.

~ Suka menziarahi orang sakit.

~ Amat pemurah hingga digambarkan seperti angin lalu pemurahnya .

~ Baginda tidak suka tidur di bilik gelap dan di bawah bumbung yang terbuka dan tidak beratap.

~ Tangannya tidak pernah menyentuh kulit wanita ajnabi.

~ Bersikap tegas, pemaaf dan pengasih dalam perjuangan.

Adab Bersugi dan Berwuduk

1. Membersih mulut dan gigi amat dituntut oleh Islam. Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud:-

"Kalaulah tidak kerana menyusahkan umatKu nescaya Aku menyuruh mereka bersugi pada tiap-tiap kali sembahyang".

2. Bersugi adalah sunat menggunakan kayu sugi atau lain-lain alat sugi yang boleh membersihkan.

3. Sesudah itu mengambil wuduk, di waktu membersih anggota-anggota wuduk itu hendaklah diingatkan untuk membersih kekotoran batin juga. Bagi mengikat hati seseorang dari leka dan lalai ketika mengambil wuduk, setengah ulamak meminta supaya membaca doa di setiap anggota yang dibasuh dan disapu. Dimulakan wuduk membaca yang bermaksud:

"Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Hai Tuhan, aku minta berlindung dengan Engkau dari gangguan Syaitan dan aku minta berlindung dengan engkau, hai Tuhan dari mereka datang kepadaku".

4. Ketika membasuh dua tangan hendaklah membaca doa yang bermaksud:

"Hai Tuhan, sesungguhnya aku meminta dari Engkau kesempurnaan dan keberkatan dan aku minta perlindungan dengan Engkau dari kecelakaan dan kebinasaan".

5. Ketika berkumur hendaklah membaca doa yang bermaksud:-

"Hai Tuhan, tolonglah aku membaca kitab Engkau, banyak berzikir kepada Engkau dan tetapkanlah aku dengan kata-kata yang tetap di dunia dan di akhirat".

6. Ketika memasukkan air ke hidung hendaklah membaca doa yang bermaksud:

"Hai Tuhan, berikan kepadaku bau-bauan syurga dan Engkau reda kepadaKu".

7. Dan ketika mengeluarkan air dari hidung hendaklah membaca doa yang bermaksud:-

"Hai Tuhan, sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari bauan neraka dan kesiksaan neraka".

8. Ketika membasuh muka selain dari niat wuduk bacalah doa yang bermaksud:-

"Hai Tuhan, bercahayalah mukaku dengan cahaya Engkau, pada hari bercahayanya muka wali-wali Kamu dan janganlah kamu menggelapkan mukaku dengan kegelapan Engkau pada hari menjadi hitam muka musuh-musuh Kamu".

9. Ketika membasuh tangan dan siku hendaklah membaca doa; bagi tangan kanan membaca doa yang bermaksud:-

"Hai Tuhan, serahkanlah rekod amalanku melalui tangan kananku dan perhitungkanlah aku secara mudah".

10. Dan bagi tangan kiri hendaklah membaca yang bermaksud:-

"Hai Tuhan sesungguhnya aku berlindung dengan Engkau dari Engkau serahkan buku rekodku melalui tangan kiriku atau dari belakang".

11. Ketika menyapu kepala hendaklah membaca doa:-

"Hai Tuhan litupilah aku dengan rahmat Engkau, turunkan keberkatan Engkau kepada aku, lindungilah aku dibawah bayang arasy Engkau pada hari yang tidak ada sebarang perlindungan kecuali lindungan bayangan Engkau, hai Tuhan, peliharalah rambutku dan kulitku daripada api neraka".

12. Katika menyapu dua telinga hendaklah membaca doa yang bermaksud:-

"Hai Tuhan, jadikanlah aku dari kalangan orang yang mendengar perkataan maka mengikut yang baiknya, hai Tuhan perdengarkanlah aku malaikat yang menyeru ke syurga, di syurga bersama-sama orang yang baik-baik".

13. Ketika membasuh kaki kanan hendaklah membaca doa yang bermaksud:-

"Hai Tuhan, tetapkanlah kakiku di atas titian Sira al-Mustaqin bersama tetapnya kaki-kaki hamba-hambamu yang salih".

14. Dan ketika membasuh kaki kiri hendaklah membaca yang bermaksud:-

"Hai Tuhan, sesungguhnya aku minta berlindung dengan Engkau dari tergelincirnya kakiku di atas titian Sirat ke dalam neraka pada hari tergelincirnya kaki-kaki orang munafik dan musyrik".

15. Apabila selesai mengambil wuduk, diakhiri dengan doa yang bermaksud:-

Hai Tuhan, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersih dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang salih".

Khamis, April 09, 2009

Ke Manakah Ajaran Kristian?

Seringkali orang-orang Kristian mengajak umat Islam supaya memeluk agama mereka kerana pada dakwaan mereka, agama Kristian itulah yang benar dan ajaran Islam itu adalah palsu. Kita ingin bertanya kepada mereka: di manakah kebenaran agama Kristian itu? Di sini kita ingin menunjukkan kriteria-kriteria yang membuktikan bahawa sesuatu ajaran itu benar atau salah. Kita harus bersetuju bahawa sekiranya sesuatu agama gagal memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan ini, maka selayaknya ia ditolak sebagai agama untuk pegangan hidup umat manusia seluruhnya.

Berikut adalah sebab-sebab mengapa agama Kristian harus ditolak sebagai agama pilihan untuk manusia:

1. Konsep Ketuhanan

Ajaran Kristian menekankan bahawa Allah itu terdiri dari tiga oknum, iaitu Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Tuhan Ruhul Kudus. Ketiga-tiga “tuhan” ini bukanlah tiga, tetapi satu. Apakah logikkah pemikiran seperti ini?

Lebih-lebih lagi, salah satu daripada “Tuhan” orang Kristian, iaitu Yesus (Nabi ‘Isa), yang kononnya adalah Tuhan Allah itu sendiri menurut kepercayaan orang-orang Kristian, diperlakukan seperti manusia biasa. Berikut adalah dalil-dalil yang menyokong hujah ini:

Di dalam ‘Matius’, fasal 4 ayat 5, menyebut:

“Kemudian daripada itu iblispun membawa Yesus ke Negeri Suci, lalu diletakkannya Jesus di atas bumbung Baitullah.”

Wajarkah Tuhan yang disembah dan dimuliakan oleh manusia dibawa oleh Iblis yang dilaknat dan dikutuk tunduk kepada kemahuan Iblis dibawa ke mana-mana sahaja? Wajarkah Iblis berani berhadapan dengan Allah?

Di dalam ‘Matius’ lagi, fasal 27 ayat 1-2, menyebut:

“Setelah hari siang, maka segala ketua imam dan orang-orang tua kaumpun berundinglah atas hal Yesus supaya dibunuhkan dia, maka diikat dia serta dibawa pergi, lalu diserahkan kepada Pilatus, iaitu Wakil Pemerintah.”

Wajarkah Tuhan boleh diikat sesuka hati oleh manusia dan di mana pula kekuatan yang ada pada diri Tuhan sehingga sanggup menyerah diri kepada manusia?

Manakala di dalam ‘Lukas’ fasal 2 ayat 21, menyebut:

“Apabila genap delapan hari, ia disunat, lalu disebut namanya Yesus….”

Wajarkah Tuhan disunatkan kemaluannya seperti manusia biasa? Apakah perlunya Tuhan disunatkan? Kalaulah Tuhan itu disunatkan bererti Tuhan mempunyai hawa nafsu untuk kepuasan seks.

Di dalam ‘Matius’ lagi, fasal 26 ayat 2, menyebut:

“Anak manusia akan diserahkan supaya disalibkan.”

Yang dimaksudkan dengan anak manusia ialah Yesus dan di sini jelaslah bahawa Yesus itu bukanlah anak Tuhan, tetapi anak manusia. Ini merupakan pertentangan di antara konsep kepercayaan ajaran Kristian bahawa Yesus itu adalah anak Tuhan dengan ayat di atas bahawa Yesus itu adalah anak manusia.

Di dalam ‘Matius’ fasal 5 ayat 45, menyebut:

“Supaya kamu menjadi anak Bapamu….”

Di sini juga menyebut bahawa orang-orang yang taat kepada perintah Tuhan menurut Yesus akan menjadi anak Tuhan, oleh itu bukan Yesus sahaja anak Tuhan yang tunggal.

Di dalam ‘Matius’ fasal 7 ayat 21 menyebut:

“Bukan tiap-tiap orang yang menyeru aku tuhan, tuhan akan masuk ke dalam kerajaan syurga, hanyalah orang-orang yang melakukan kehendak Bapa-ku yang di syurga.”

Di dalam Alkitab sendiri jelas menyangkal dan menolak orang-orang yang menganggap diri Yesus sebagai tuhan atau menyerunya sebagai tuhan, malah orang-orang yang menyeru itu tidak akan masuk kerajaan syurga.

Kalau Yesus itu benar-benar Allah, mengapa dia dilahirkan oleh seorang manusia? Adakah Yesus keturunan tuhan? Wajarkah ilmu pengetahuan zahir atau batin menerima bahawa Tuhan itu diperanakkan? Wajarkah ilmu pengetahuan exact atau yang abstrak (exact/abstract wetenschap) menerima hakikat ini?

2. Percanggahan Dalam Alkitab

Wajarkah sebuah kitab yang dianggap suci dan datang dari Allah mempunyai banyak kesilapan dan kesalahan di dalamnya? Sila rujuk kepada artikel ini untuk melihat bukti-buktinya.

3. Tiada Ulama dan Tokoh Ilmuan

Ajaran Kristian tidak mempunyai ulama atau tokoh ilmuan yang menghuraikan lebih lanjut tentang ajaran Kristian atau menghuraikan lebih lanjut lagi tentang ajaran Kristian atau menghuraikan pengertian ayat-ayat yang terkandung di dalam Alkitab. Kekuatan sesuatu ajaran adalah bergantung kepada kekuatan ilmu pengetahuan yang ada pada para ulamanya yang mempertahankan kekuatan ajaran tersebut.

Ketiadaan tokoh-tokoh agama di dalam ajaran Kristian melambangkan ajaran tersebut ketandusan ilmu pengetahuan dan penghuraian lanjut tentang peranan seterusnya yang harus dimainkan oleh ajaran Kristian. Agama Kristian hanya menyediakan para mubaligh untuk berdakwah menyeru manusia ke arah agamanya tetapi tidak mampu melahirkan manusia yang benar-benar profesional dan berkualiti terhadap konsep kepercayaan tersebut. Sepatutnya di sana perlu sekali penjelasan lanjut tentang konsep agama, konsep ketuhanan, konsep dakwah atau lain-lain lagi yang mampu dihuraikan oleh para ulama Kristian. Merekalah yang bertanggungjawab menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan manusia seharian dan menyelesaikannya dengan baik dan kemudian memandu mereka ke jalan yang benar. Tetapi hakikatnya ajaran Kristian tidak bermaya melahirkan tokoh ilmuan dalam agamanya dan tidak pula mampu mengluarkan ulama yang berperanan, sebagaimana yang berlaku di dalam ajaran Islam, seolah-olah ajaran tersebut menyekat budaya berfikir dan kebebasan mengeluarkan idea.

4. Konsep Ijtihad, Tajdid dan Mujaddid

Setiap ajaran memerlukan idea-idea pembaharuan atau tajdid untuk mengemaskinikan lagi ajaran agama. Maksud pembaharuan atau tajdid ini bukannya mencipta suatu bentuk ajaran lain dalam agama atau mengubahsuai ajaran agama atau mengada-adakan suatu ideologi dalam agama, tetapi apa yang dimaksudkan ialah suatu pembaharuan yang membaik-pulih ajaran agama yang telah lama ditinggalkan oleh para penganutnya atau membetulkan segala kesilapan dan kesalahan yang dilakukan oleh para penganutnya dengan menilai semula apa yang sepatutnya yang dituntut oleh ajaran agama.

Di dalam ajaran Kristian tidak wujud sama sekali konsep tajdid yang mencetuskan idea ‘ijthad’ terhadap sesuatu perkara yang tidak terdapat dalam nas atau dalam Kitab Suci, justeru ianya memerlukan suatu bentuk pemikiran yang tidak melanggar ketentuan syarak dan tidak terkeluar dari batas-batas agama. Konsep ‘ijtihad’ ini kadang-kadang bergantung kepada keadaan dan sesuatu tempat sebagai kesesuaian untuk masyarakat supaya tidak membebankan mereka di dalam mengendalikan ajaran agama.

Ajaran Islam telah ramai melahirkan tokoh ijtihad dalam masalah fiqh seperti Imam Syafie’i, Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Hambali dan lain-lain lagi yang telah banyak memberi sumbangan kepada keharuman ajaran Islam. Juga wujud tokoh-tokoh mujaddid yang membawa pembaharuan dalam agama seperti Sheikh Mohamed Abduh, Jamaluddin Al-Afghani, Hassan Al-Banna, Syed Qutb dan lain-lain lagi. Mereka banyak memberi sumbangan kepada ajaran Islam melalui hasil tulisan tangan mereka.

5. Manhaj Kehidupan Yang Tidak Jelas

Ajaran yang syumul dan komprehensif mestilah mempunyai manhaj kehidupan yang jelas dan teratur. Manhaj tersebut meliputi semua aspek kehidupan manusia di dunia dan di akhirat.

Ajaran Kristian tidak mengatur dengan jelas tentang manhaj kehidupannya untuk diprogram kepada para penganutnya, tetapi yang dititik-beratkan ialah masalah ketuhanan dan meninggalkan unsur-unsur yang berbentuk keduniaan. Dalam masalah ketuhanan, ajaran Kristian hanyalah menyentuh tentang pendekatan diri kepada Tuhan dan kepercayaan tentang hari kemudian, tetapi tidak sekali-kali menyentuh tentang konsep kekuasaannya, konsep peribadatan dari aspek ;rububiyyah’ atau ‘uluhiyyah’, tidak pula membahaskan tentang sifat-sifat ketuhanan, perbuatannya dan perkara-perkara yang berkaitan dengan Zat-Nya. Oleh itu, dari aspek tersebut terdapat kepincangan yang harus diselesaikan.

Dalam masalah peribadatan atau konsep amalannya pula, ajaran Kristian tidak menggariskan batas sempadan halal-haram sesuatu perkara, yang mana harus dibuat dan yang mana harus ditinggalkan dan bagaimana pula sesuatu perkara ataupun sesuatu benda itu dianggap halal atau haram? Dan di dalam ajaran Kristian juga tidak terdapat pun suatu kaedah yang menunjukkan bagaimana struktur ibadat itu terbina.

Keadaan seumpama ini tidak cukup untuk kesempurnaan hidup manusia. Bahkan manusia memerlukan bekalan yang lebih untuk perjalanan hidupnya di hari esok dan hari-hari seterusnya.

6. Tiadanya Contoh Masyarakat Kristian

Ajaran Kristian tidak mempunyai suatu model bagaimana dakwah yang disampaikan itu dapat membentuk suatu perubahan kepada manusia dan membimbing mereka ke arah masyarakat yang kolektif. Ajaran Kristian tidak pernah menggariskan bagaimana rupa bentuk masyarakat yang mahu diwujudkan dan ke arah mana mereka mahu membawa masyarakat tersebut. Tidak ada contoh masyarakat Kristian untuk dijadikan cermin perbandingan kepada umat manusia dan adakah konsep pengasingan diri atau konsep pertapaan mahu diwujudkan dan kemudian dijadikan suatu masyarakat untuk dihayati? Kalaulah itu yang mereka mahukan, nescaya jumudlah pemikiran manusia, punahlah nilai kemanusiaan dan hakikat kehidupan.

Tetapi Islam mempunyai model masyarakatnya tersendiri tanpa dicampur-adukkan dengan mana-mana unsur atau mana-mana agama, sebagaimana yang telah dibina oleh Rasulullah s.a.w. di Madinah yang berjaya menyatu-padukan para penduduk Madinah yang sebelum ini tidak pernah bersatu dan mengeratkan lagi hubungan persaudaraan iman, sekalipun mereka tidak diikat dengan ikatan tali perkahwinan ataupun keturunan.

7. Perbalahan Dalam Mazhab

Agama Kristian terbahagi kepada beberapa mazhab yang saling bermusuhan di antara satu sama lain. Perkara ini berlaku di eropah apabila wujudnya pertelingkahan dan perbalahan di antara kumpulan-kumpulan penganut ajaran Kristian menyebabkan mereka berpecah dan menubuhkan kumpulan masing-masih. Mereka semua adalah orang-orang Kristian tetapi mengelarkan diri mereka dengan nama khas, seperti Katolik Roma, Protestan, Orthodoks, Anglican dan Methodist. Orang-orang Kristian dari sekte Katolik Roma mengakui Pope di Rom sebagai ketua agama mereka.

Sewaktu timbulnya mazhab Protestan di Eropah yang diasaskan oleh Martin Luther, pihak gereja Katolik telah bangkit menentang pengikut-pengikut mazhab tersebut dengan segala kekuatan yang ada. Sejarah penekanan manusia telah melihat beberapa peristiwa penyembelihan yang ngeri, di antaranya ialah ‘Penyembelihan Paris’ yang berlaku pada 24hb Ogos 1572 M di mana pihak Katolik telah menjemput para pengikut mazhab Protestan sebagai tetamu mereka di Paris untuk mencari penyelesaian supay dapat diselaraskan beberapa pertentangan dan percanggahan pendapat di antara kedua-dua mazhab. Akan tetapi pihak mazhab Katolik telah mengambil kesempatan ini dengan menyerang para pengikut mazhab Protestan dan membunuh mereka sewaktu mereka sedang tidur. Setelah berlakunya peristiwa terseubut, datanglah bertalu-talu ucapan tahniah kepada Raja Charles XI daripada Pope dan daripada raja-raja Katolik serta para pembesarnya. Tetapi yang anehnya, apabila puak Protestan memperoleh kekuatan, mereka pula bertindak liar dengan melakukan keganasan terhadap puak Katolik dan sebenarnya Protestan tidak kurang liarnya kalau dibandingkan dengan puak Katolik (Utusan Malaysia, 17 April 1997). Luther pernah menegaskan kepada para pengikutnya bahawa “Sesiapa di antara kamu yang boleh membunuh, mencekik leher dan menyembelih sama ada secara sulit atau terang, maka bunuhlah, cekiklah dan sembelihlah mereka para petani yang memberontak itu dengan sepuas-puas kamu.” (Dr Ahmad Syalabi, Al Masihiyyah).

Kesimpulan

Inilah hakikat ajaran Kristian yang ingin disampaikan oleh para misionaris kepada umat Islam. Apakah inikah agama, yang serba kekurangan baik dari segi intelektual mahupun dari segi etika dan moral, yang ingin ditukar-ganti dengan Al-Islam yang suci? Sekali-kali tidak! Kebenarannya terserlah, bahawa ajaran Kristian adalah ajaran yang rapuh yang mengajak penganutnya ke arah kemunduran dan keganasan. Hanyalah Islam agama Allah yang diperakui untuk anutan umat manusia seluruhnya, dan hanyalah Islam yang dapat menyelamatkan manusia dari lembah kehinaan. Firman Allah s.w.t.:

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku redhai AL-ISLAM itu menjadi agamamu.” (Surah Al-Maidah (5):3)

Sumber: http://malay.bismikaallahuma.org

Ayat-ayat AlKitab (Bible) Pendorong Keganasan

Seringkali kita mendengar orang-orang Kristian mendakwa bahawa agama mereka didasarkan di atas konsep kasih-sayang antara manusia tetapi Islam pula diasaskan di atas mata pedang (keganasan). Dakwaan ini jauh daripada kebenarannya, yang utama kerana Islam tidak mengajarkan keganasan dan kedua kerana daripada sudut sejarah peperangan seperti Perang Salib dan sebagainya, orang-orang Kristianlah yang memburu dan membunuh umat Islam di mana sahaja mereka berada. Orang-orang Kristian yang melakukan keganasan seperti di Bosnia, Chechnya dan kepulauan Maluku ternyata didorong oleh ayat-ayat yang mengajarkan kekerasan di dalam Alkitab mereka.

Di dalam Perjanjian Lama:

“Mereka menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba, dan keledai” (Yosua 6:21)

“Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan Tuhan Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kau biarkan hidup apapun yang bernafas” (Ulangan 20:16)

“Siapa yang menghujat nama Tuhan, pastilah ia dihukum mati dan dilontario dengan batu oleh seluruh jamaah itu. Baik yang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama Tuhan , haruslah dihukum mati” (Imamat 24:16)

Firman Tuhan untuk meyembelih kaum Amalek:

“Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan padanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai” (Samuel 15:3)

Di dalam Perjanjian Baru, ‘Isa Almasih (yang didakwa oleh orang Kristian sebagai Allah) dilaporkan berkata seperti berikut:

“Jangan kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang” (Matius 10:34)

“Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah aku harapkan, api itu telah menyala!” (Lukas 12:49)

“Kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kataku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan” (Lukas 2:51)

“Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka Aku menjadi rajanya, bawalah mereka kemari dan bunuhlah mereka di depan mataku” (Lukas 92:27)

“Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi” (Matius 15:30)

Ayat-ayat inilah yang mampu mendorong pengganas-pengganas Kristian di seluruh dunia untuk menebarkan kekerasan di muka bumi. Penyembelihan 200 ribu Muslim Bosnia, puluhan ribu Muslim Kosovo, ribuan Muslim di Chechnya, ribuan Muslim di Ambon, Halmahera dan sebagainya merupakan hakikat ajaran keganasan yang termaktub di dalam Alkitab.

Sumber: http://malay.bismikaallahuma.org