Rabu, April 23, 2008

Uji Pengetahuan Anda

Soalan-soalan yg confirm boleh dijawab....


Soalan 1 :Siapakah Juara Akademi Fantasia musim pertama?


Soalan 2 : Siapakah artis perempuan Hollywood yang menyanyikan lagu "Beautiful Liar"?


Soalan 3 : Siapakah RAJA SMS MALAYSIA ?


Soalan 4 : Berikan satu judul lagu terbaru Anuar Zain?


Soalan 5 : Siapakah hos untuk rancangan Melodi terbitan TV3?


Soalan 6 : Apakah nama kumpulan RAP yang terdiri dari 3 orang adik beradik yang terkenal di Malaysia ?


Soalan 7: Siapakah yang menyanyikan lagu "Gemilang"?


Soalan 8 : Siapakah nama isteri Beckham?


Soalan 9 : Siapakah nama laki Siti Nurhaliza?


Soalan 10 : Siapakah penyanyi lagu "Aduh Saleha"?





Bagaimana pula dengan soalan di bawah ini....

Berapa banyak pula, saya dan kawan-kawan boleh jawab?





Semakin jauh kita dari landasan yang sepatutnya.. .........
Ya Allah bantulah hambaMu yang lemah ini.

Soal 1: Surah manakah yang jumlah kalimatnya sama dengan seluruh jumlah surah Al-Qur'an?
Jawab: Surah at-Takwir.

Soal 2: Surah manakah yang dikenal dengan sebutan "jantung" Al-Qur'an?
Jawab: Surah Yasin.

Soal 3: Surah manakah yang dikenal dengan silsilah nasab Allah SWT?
Jawab: Surah al-Ikhlash.

Soal 4: Berapakah jumlah surah Al-Qur'an yang memiliki ayat sajdah wajib?
Jawab: Empat surah (as-Sajdah, Fushshilat, an-Najm dan al-'Alaq)

Soal 5: Surah manakah yang dikenal sebagai surah Imam Husain as?
Jawab: Surah al-Fajr.

Soal 6: Surah manakah yang memiliki nama yang sama dengan salah satu nama sungai di Iran ?
Jawab: Surah an-Nur.

Soal 7: Berapa surah yang dimulai dengan ungkapan alhamdulillâh?
Jawab: Lima surah (al-Fatihah, al-An'am, al-Kahfi, Saba ' dan Fathir).

Soal 8: Surah Al-Qur'an manakah yang memiliki sepuluh nama?
Jawab: Surah al-Fatihah.

Soal 9: Siapakah orang pertama yang menulis ilmu Tajwid?
Jawab: Abu 'Ubaid Qasim bin Salam.

Soal 10: Siapakah orang pertama yang telah menerjemahkan Al-Qur'an ke dalam bahasa Persia pada masa Rasulullah saw?
Jawab: Salman al-Farisi.

Soal 11: Siapakah orang pertama yang meletakkan titik di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Abul Aswad ad-Du`ali.

Soal 12: Dalam ayat manakah kalimat Allah diulangi sebanyak enam kali?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 283.

Soal 13: Di dalam ayat manakah tata cara berwudhu dijelaskan?
Jawab: Surah al-Maidah ayat 6.

Soal 14: Di dalam surah manakah shalat lima waktu disebutkan?
Jawab: Surah al-Isra' ayat 78.

Soal 15: Di dalam surah manakah masalah wilayah disebutkan?
Jawab: Surah an-Nisa'.

Soal 16: Surah manakah berakhiran dengan huruf ra'?
Jawab: Surah al-Kautsar.

Soal 17: Surah manakah yang berhubungan dengan Imam Ali as?
Jawab: Surah al-'Adiyat.

Soal 18: Dalam kurun waktu berapa tahunkah surah-surah Madaniah diturunkan?
Jawab: Sepuluh tahun.

Soal 19: Siapakah dua figur wanita di dalam Al-Qur'an yang telah banyak mendapatkan sanjungan Ilahi?
Jawab: Siti Maryam dan Siti Asiyah, istri Fir'aun.

Soal 20: Surah Al-Qur'an manakah yang memiliki arti "wanita yang teruji"?
Jawab: Surah al-Mumtahanah.

Soal 22: Siapakah dua orang wanita yang telah dicela oleh Al-Qur'an?
Jawab: Istri Nabi Luth as dan istri Nabi Nuh as.

Soal 23: Siapakah wanita yang telah mendapatkan julukan "ath-Thayibah" (wanita yang berbudi baik) di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Siti Maryam.

Soal 24: Surah apakah yang terakhir diturunkan kepada Rasulullah saw?
Jawab: Surah al-Maidah ayat 3.

Soal 25: Berapa huruf, kalimat dan ayat yang dimiliki oleh ayat terakhir Al-Qur'an?
Jawab: 79 huruf, 20 kalimat dan 6 ayat.

Soal 26: Surah manakah yang terakhir diturunkan di Madinah?
Jawab: Surah al-Maidah.

Soal 27: Surah manakah yang diturunkan terakhir secara keseluruhan?
Jawab: Surah al-Ikhlash..

Soal 28: Surah manakah yang terakhir diturunkan di Makkah?
Jawab: Surah ar-Rum.

Soal 29: Di surah manakah terdapat ayat hijab?
Jawab: Surah an-Nur ayat 31.

Soal 30: Ayat alhamdulillâh Robbil-'âlamîn disebutkan dalam berapa surah?
Jawab: Enam Surah (al-Fatihah, ash-Shafaat, al-Mukmin, az-Zumar, Yunus dan al-An'am)

Soal 31: Di dalam surah manakah disebutkan lima macam makanan?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 61.

Soal 32: Di dalam surah apakah Allah membicarakan mengenai diri-Nya?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 186.

Soal 33: Dalam berapa ayat Al-Qur'an Rasulullah saw disebutkan?
Jawab: Dalam 305 ayat.

Soal 34: Di dalam ayat manakah nama kelima nabi 'Ulul Azmi disebutkan?
Jawab: Surah al-Ahzab ayat 7.

Soal 35: Berapakah jumlah surah Al-Qur'an yang memiliki nama para nabi as?
Jawab: 6 surah (Muhammas, Ibrahim, Nuh, Hud, Yunus dan Yusuf).

Soal 36: Di dalam Al-Qur'an berapakah nabi yang disebut sebagai suri teladan yang baik?
Jawab: Dua nabi, yaitu Nabi Ibrahim as dan Nabi Muhammad saw.

Soal 37: Surah-surah apakah yang dinisbatkan kepada Rasulullah saw?
Jawab: Surah Thaha, Yasin, al-Muzzammil dan al-Muddatstsir.

Soal 38: Terdapat di dalam surah manakah Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Belqis?
Jawab: Surah Saba '.

Soal 39: Surah apakah yang pertama kali diturunkan?
Jawab: Surah al-'Alaq.

Soal 40: Berapakah ayat dan kalimat yang dimiliki oleh surah Al-Qur'an yang pertama kali diturunkan?
Jawab: 7 ayat dan 29 kalimat.

Soal 41: Surah manakah yang pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Persia ?
Jawab: Surah al-Fatihah.

Soal 42: Surah apakah yang pertama kali turun di Madinah?
Jawab: Surah al-Muthaffifin.

Soal 43: Terdapat di dalam manakah doa pertama Al-Qur'an?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 126.

Soal 44: Ayat apakah yang dibaca oleh kepala terpenggal Imam Husain as di kota Syam?
Jawab: Surah al-Kahfi ayat 9.

Soal 45: Berapa surahkah di dalam Al-Qur'an yang memiliki ayat sajdah?
Jawab: 4 surah..

Soal 46: Berapakah kalikah nama Rasulullah saw disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: 5 kali; 1 kali Ahmad dan 4 kali Muhammad.

Soal 47: Nama nabi manakah yang lebih sering disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Nabi Musa as.

Soal 48: Kisah Al-Qur'an manakah yang mendapatkan julukan Ahsan al-Qashsash (Kisah Terbaik)?
Jawab: Kisah Nabi Yusuf as.

Soal 49: Terdapat di dalam surah manakah kisah Isra' dan Mi'raj Rasulullah saw?
Jawab: Surah al-Isra'

Soal 50: Siapakah satu-satunya wanita yang disebutkan namanya di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Siti Maryam.

Soal 51: Surah manakah yang kaum wanita disarankan untuk banyak membacanya?
Jawab: Surah an-Nur.

Soal 53: Surah manakah yang turun berkenaan dengan Sayidah Fatimah az-Zahra as?
Jawab: Surah al-Kautsar.

Soal 54: Nama surah manakah yang berarti "kaum wanita"?
Jawab: Surah an-Nisa'.

Soal 55: Berapakah jumlah surah Al-Qur'an yang memiliki nama binatang?
Jawab: 5 surah, yaitu an-Nahl, al-'Ankabut, an-Naml, al-Baqarah dan al-Fil.

Soal 56: Burung apakah yang telah memusnahkan pasukan Abrahah?
Jawab: Burung Ababil.

Soal 57: Binatang apakah yang telah membinasakan Raja Namrud?
Jawab: Nyamuk.

Soal 58: Binatang apakah yang pernah mendapatkan wahyu?
Jawab: Lebah (an-Nahl ayat 68).

Soal 59: Siapakah orang-orang yang telah mengumpulkan Al-Qur'an pada zaman Rasulullah saw?
Jawab: Imam Ali as, Mu'adz bin Jabal, Zaid bin Tsabit, Ubai bin Ka'b dan Abu Zaid Zaid bin Nu'man.

Soal 60: Siapakah orang pertama yang mengarang tafsir Al-Qur'an?
Jawab: Sa'id bin Jubair.

Soal 61: Siapakah orang pertama yang mengumpulkan Al-Qur'an?
Jawab: Imam Ali as.

Soal 62: Apakah minuman terbaik yang disebutkan oleh Al-Qur'an?
Jawab: Air susu.

Soal 63: Apakah binatang terkecil yang disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Nyamuk.

Soal 64: Apakah malam terbaik menurut pandangan Al-Qur'an?
Jawab: Malam Lailatul Qadr.

Soal 65: Apakah cara terbaik untuk membaca Al-Qur'an?
Jawab: Tartil.

Soal 66: Apakah kitab-kitab samawi yang diturunkan pada bulan Ramadhan?
Jawab: Al-Qur'an, Injil, Taurat, Zabur dan Shuhuf.

Soal 67: Buku apakah yang dikenal dengan sebutan Ukhtul Qur'an (Saudari Al-Qur'an)?
Jawab: Ash-Shahîfah as-Sajjâdiyah.

Soal 68: Siapakah di antara imam ma'shum as yang memiliki suara yang indah ketika membaca Al-Qur'an?
Jawab: Imam as-Sajjad as.

Soal 69: Surah apakah yang dikenal dengan sebutan "Jantung Al-Qur'an"?
Jawab: Surah Yasin.

Soal 70: Terletak di dalam surah apakah ayat Al-Qur'an yang paling pendek?
Jawab: Surah ar-Rahman, yaitu ayat yang berbunyi mudhâmmatân.

Soal 71: Apakah bulan yang terbaik menurut Al-Qur'an?
Jawab: Bulan Ramadhan.

Soal 72: Apakah ayat yang terpanjang di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Surah al-Baqarah ayat 282.

Soal 73: Terdapat di dalam surah manakan angka terbesar yang disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Angka 1000 di dalam surah ash-Shaffat ayat 137.

Soal 74: Kitab apakah yang dikenal dengan sebutan Akhul Qur'an (Saudara Al-Qur'an)?
Jawab: Nahjul Balaghah..

Soal 75: Berapakah kitab samawi yang disebutkan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: 6 kitab samawi, yaitu Injil, Taurat, Zabur, Shuhuf Ibrahim, Shuhuf Musa dan Al-Qur'an.

Soal 76: Apakah huruf yang lebih sering digunakan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Huruf alif.

Soal 77: Apakah huruf yang lebih jarang digunakan di dalam Al-Qur'an?
Jawab: Huruf zha'.

Soal 78: Apakah kalmat Al-Qur'an yang terpanjang dan terdapat dalam surah apa?
Jawab: Fa`asqoinâkumû h yang terdapat di dalam surah al-Hijr.

Soal 79: Berapakah jumlah huruf yang dimiliki oleh surah Al-Qur'an yang terpanjang?
Jawab: 25.500 huruf.

Soal 80: Berapakah jumlah huruf yang dimiliki oleh surah Al-Qur'an yang terpendek?
Jawab: 42 huruf.

Soal 81: Di manakah surah pertama Al-Qur'an diturunkan?
Jawab: Di Makkah.

Soal 82: Terletak di manakah ayat pertama yang memiliki sujud wajib?
Jawab: Surah as-Sajdah.

Soal 83: Apakah surah pertama yang dimulai dengan kata "qul"?
Jawab: Surah al-Ikhlash..

Soal 84: Apakah ayat pertama yang akan dibaca oleh Imam Mahdi as ketika beliau muncul kembali?
Jawab: Surah Hud ayat 86.

Soal 85: Surah apakah yang dkenal dengan sebutan Raihânatul Qur'an?
Jawab: Surah Yasin.

Soal 86: Surah manakah yang dinisbatkan kepada para malaikat?
Jawab: Surah Fathir.

Soal 87: Dalam kurun waktu berapa tahunkah surah-surah Makiyah diturunkan?
Jawab: 13 tahun.

Soal 88: Apakah hiasan Al-Qur'an?
Jawab: Suara yang indah.

Soal 89: Apakah musim semi Al-Qur'an?
Jawab: Bulan Ramadhan.

Soal 90: Apakah zikir terbaik?
Jawab: Membaca Al-Qur'an.

Soal 91: Ayat apakah yang diulangi sebanyak sepuluh kali di dalam surah al-Mursalat?
Jawab: Ayat wailun(y) yaumaidzin lil mukadzdzibîn.

Soal 92: Terletak di dalam surah manakah perintah untuk bershalawat kepada Rasulullah saw?
Jawab: Surah al-Ahzab ayat 56

Selasa, April 22, 2008

Untuk 17 Tahun Ke Atas

Kebanyakan orang tentu mengetahui makna dari pesan berikut ini : Untuk 17 Tahun Ke atas.

yang seringkali ditempel pada film-film yang hanya boleh ditonton bagi yang sudah berumur 17 tahun ke atas atau sudah dewasa. Banyak alasan lembaga sensor film memberikan label tersebut, di antaranya adanya adegan dewasa.

Begitu juga dalam Alkitab, ternyata, ada cukup banyak ayat yang hanya pantas dibaca oleh orang-orang yang sudah berumur 17 tahun ke atas atau su-dah dewasa, alasannya, ayat-ayat tersebut dinilai dapat memberikan efek bio-logis dan psikologis pada orang-orang yang membacanya, maka perlu adanya seleksi pembaca yaitu 17 tahun ke atas atau sudah dewasa.

Karna alasan tersebut, ayat-ayat ini tidak pernah dibacakan dalam kebak-tian di gereja, tidak pernah dibacakan dihadapan sekumpulan orang, tidak pernah ditemui dalam kartu ucapan Natal atau kartu undangan perkawinan, dan tidak akan pernah ada orang Kristen baik pastor, pendeta atau orang-orang awam yang mau menghafalkan atau menjadikan dalil. Padahal ayat-ayat tersebut diklaim sebagai ayat-ayat suci bagian dari sebuah kitab suci.

Bagi orang tua yang mengetahui ayat-ayat tersebut, tentu akan menyem-bunyikan rapat-rapat dari jangkauan anak-anak, agar jangan sampai mereka membacanya, kekuatiran ini sangat beralasan karena adanya efek biologis dan psikologis pada anak, yang dapat menyebabkan kedewasaan dini.

Mari kita lihat ayat-ayat tersebut mengapa bisa demikian ?, dan untuk adik-adik di bawah 17 tahun sebaiknya tidak membaca artikel ini.

Kitab Kidung Agung

Kiranya ia mencium aku dengan kecupan!
Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur1 KA 1:2

Tangan kirinya ada di bawah kepalaku,
Tangan kanannya memeluk aku. KA 2:6

Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu,3
Seperti dua anak rusa buah dadamu,
Seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput
Di tengah-tengah bunga bakung.5 KA 4:3,5

Pusarmu seperti cawan yang bulat,
Yang tak kekurangan anggur campur.
Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.2
Seperti dua anak rusa buah dadamu,
Seperti anak kembar kijang.3 KA 7:2-3

Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan
Buah dadamu gugusannya.7
Aku ingin memanjat pohon korma itu dan
Memegang gugusan-gugusannya.
Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan
Nafas hidungmu seperti buah apel,8 KA 7:7-8

Ayat-ayat di atas terdapat dalam kitab yang dinamakan sebagai kitab Kidung Agung, kitab ini terdapat dalam Bible/Alkitab yaitu kitab ke-22, Ayat-ayat dalam Kidung Agung berbentuk syair atau puisi yang di atas namakan buatan raja Solomon. Namun penisbahan ini sama sekali tidak tepat, karena orang-orang Yahudi sama sekali tidak mengetahui siapa penulis kitab ini dan untuk apa kitab ini ditulis. Kitab Kidung Agung adalah kitab yang memuja cinta demi cinta dan untuk cinta.

Dalam Tafsir Alkitab Perjanjian Lama yang diter-bitkan oleh Lembaga Biblika Indonesia halaman 502, disebutkan, kitab Kidung Agung ini sangat diragukan sebagai kitab suci dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan sejarah suci, hukum-hukum atau nabi-nabi. orang-orang Yahudi sendiri sangat ragu-ragu memasukkan kitab ini sebagai kitab suci. Namun umat Kristiani secara bulat menerima Kidung Agung sebagai kitab suci.

Ayat-ayat tersebut dilihat dari teksnya, berisi puisi-puisi cinta yang penuh gairah, yang tentu tidak pantas untuk dibaca oleh anak-anak berumur 17 tahun ke bawah dan sangat tidak mungkin diba-cakan dalam gereja yang jemaatnya terdiri dari laki-laki dan perempuan, siapapun dapat menerka apa yang terjadi bila ayat-ayat tersebut dibacakan di dalam kebaktian di dalam gereja.

Bahkan Biarawan Spanyol Fray Luis de Leon, dijebloskan ke dalam penjara pada tahun 1562 oleh lembaga inkuisi karena menyusun sebuah terjemahan Kidung Agung yang asli dari kitab berba-hasa Ibrani, tentu saja karena isinya terlalu vulgar. Ayat-ayat yang saya kutipkan di atas adalah dari Alkitab terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tahun 2004 yang isinya sudah diperhalus yang disesuaikan dengan adat ketimuran.

Ayat-ayat yang sudah diperhalus tersebut, masih saja terasa vulgar, bagaimana jika ayat-ayat tersebut diterjemahkan apa adanya seperti bahasa aslinya ? tentu jauh lebih vulgar dan lebih membangkitakan gairah. Semestinya, kalau ayat-ayat itu diklaim sebagai ayat-ayat suci, maka tidak diperlukan lagi usaha untuk memperhalus bahasanya, biarkan saja seperti aslinya. Bukankah ayat-ayat suci itu firman Tuhan, bukankah firman Tuhan akan hilang kesuciannya kalau ayat-ayat tersebut dirubah-rubah, ditambah, dikurangi atau direvisi. ?????

Pertanyaannya, apakah pantas ayat-ayat tersebut yang membangkitkan gairah dan fantasi dimasukkan sebagai ayat-ayat suci ?, Hikmah apa yang dapat diambil dari ayat-ayat tersebut ??

KITAB YEHEZKIEL

Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir.19

Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.10

Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.21 Yehezkiel 23:19-21

Kisah tersebut di atas terdapat dalam Perjanjian lama yaitu kitab ke-26 dalam Alkitab. Semua ayat dalam kitab tersebut, di klaim sebagai ajaran seseorang yang bernama Yehezkiel, menurut iman Kristiani Yehezkiel adalah seorang nabi yang hidup pada tahun 593 SM. Ajaran-ajaran Yehezkiel dibukukan dalam sebuah kitab yang kemudian diberi nama sesuai dengan namanya sendiri.

Sekarang mari kita kembali kepada teks ayat di atas. Kalau kita amati, ternyata isinya jauh lebih vulgar dari ayat-ayat dalam kitab Kidung Agung, bahkan ada kecondongan kasar dan sangat tidak pantas bagi bahasa ketimuran.

Kalimat "zakarnya seperti zakar kuda" dan "memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu" betul-betuli sulit diterima akal bila dima-sukkan dalam ayat-ayat suci, kata-kata dalam ka-limat itu lebih condong atau lebih tepat disebut sebagai untaian kata-kata sensual dan erotis bahkan menurut adat ketimuran, bila ada seseorang yang mengatakan seperti kata-kata itu, maka masyara-kat akan mengatakan dia berkata-kata kotor.

Ayat-ayat yang saya contohkan di atas ada-lah ayat-ayat yang saya ambil dari Alkitab yang dikeluarkan oleh LAI tahun 2004, ayat-ayat terse-but sudah mengalami revisi yang cukup banyak guna menghilangkan kesan sensual, erotis dan ko-tor. Padahal kalau ayat-ayat tersebut diklaim sebagai ayat-ayat suci firman Tuhan, untuk apa lagi harus dirubah-rubah, bukankah Tuhan jauh lebih sempurna dalam memilihkan kalimat dari pada manusia ?

Mari kita lihat ayat-ayat tersebut pada Alki-tab terbitan LAI tahun 1970,

Dan melampiaskan hasratnja dengan petjinta mereka, jang pelirnja seperti pelir keledai dan jang pantjarannja laksana pantjaran kuda djantan.20 Yehezkiel 23:20

Kalimat yang bergaris bawah pada ayat tersebut yaitu pelirnya seperti pelir keledai telah diperhalus menjadi auratnya seperti aurat keledai pada Alkitab terbitan LAI 2004, padahal kata pelir dan aurat memiliki arti yang sangat berbeda, tentu saja pe-rubahan ini dimaksudkan untuk menghilangkan kesan kasar dan kotor, tetapi perubahan tersebut memberikan efek perubahan makna. Dan ini melanggar larangan yang terdapat dalam Alkitab :

Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu laku-kan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya. Ulangan 12:32

Kalau ayat-ayat itu adalah firman Tuhan, untuk apalagi harus dirubah-rubah, apakah manusia lebih sempurna dari Tuhan dalam hal bertata-ba-hasa ?, tetapi kalau itu firman Tuhan mengapa kalimatnya sangat mengganggu norma-norma ketimuran, apakah Tuhan tidak tahu bahwa firmannya tidak cocok untuk orang timur, pasti tidak mungkin, karena Tuhan Maha Mengetahui. Bahkan di baratpun ayat-ayat tersebut juga mendapat kritikan karena dinilai tidak pantas untuk dipublikasikan.

Para penginjil Bandung sangat risih dengan ayat-ayat yang demikian, sehingga perlu merevisi ayat-ayat tersebut agar layak untuk dibaca, hasil-nya sebagai berikut :

Tetapi bagi dia sendiri hal itu tidak seberapa, ia malah melakukan persundalan yang lebih menjijikkan lagi dengan mengenang masa mudanya, ketika ia bersundal di Mesir dengan orang-orang yang besar hawa nafsunya.20

Demikian engkau merindukan kehidupan masa lalumu, masa engkau masih gadis, ketika engkau menyerahkan tubuhmu kepada orang-orang di Mesir.21 Yehezkiel 23:20-21, Penerbit Kalam Hidup Bandung

Hasil revisi tersebut cukup mengagumkan, sopan, halus dan lembut, cukup seimbang dengan nilai-nilai ketimuran. Namun sayang, sebagus apa-pun yang namanya merevisi firman Tuhan maka hasil yang didapat adalah bukan ayat yang asli lagi. Dan bagi pemeluk agama Kristen Bandung, harus rela dengan hilangnya ayat tersebut.

Ayat - ayat Yang Lain

Ayat-ayat berikut serupa bahasanya :

Kejadian 19:30-36 : Perzinahan ayah - anak
Kejadian 35:22 : Perzinahan ibu - anak
Kejadian 38:15-30 : Perzinahan ayah-menantu
2 Samuel 13:5-14 : Perzinahan kakak-adik
2 Samuel 16:21-23 : Anak memperkosa Ibu
Yehezkiel 16:23-24 : Pelacur tak pernah puas
Amsal 7:7-22 : Istri berselingkuh
Hakim-hakim 16:1 : Berzinah dengan sundal

Komenter - komentar dari Pihak Kristen Sendiri

George Bernard Shaw
Budayawan dan Kritikus Kaliber International dan pemenang Nobel tahun 1925, dia berpendapat :
Alkitab adalah kitab yang paling berbahaya di muka bumi, simpanlah kitab ini di laci dan kuncilah

The Plain Truth, Oktober 1977
Membacakan cerita-cerita dari Injil kepada anak-anak bisa membuka kesempatan untuk mendiskusikan moral seks. Kitab Injil yang belum dibersihkan pasti mendapat rating X dari badan sensor

Majalah Time 31 Maret 2001
Alkitab merupakan kitab orang dewasa yang penuh sekali dengan erotisme

Romo Don Bruno Maggioni
Alkitab adalah sebuah karangan untuk orang dewasa. Bukan hanya karena-halaman seksualnya tetapi karena jenis masalah yang muncul di seputar seks manusia

AL-QUR?AN LEMBUT DAN SANTUN

Penggambaran Cinta
Al-Qur?an memberikan gambaran cinta dan kasih dengan bahasa yang indah, santun dan mudah dimengerti makna dan hikmanya :

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya, QS. 56:35-37

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan Sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. QS. 30:21

Ayat QS. 30:21 seringkali dicantumkan dalam kartu undangan pernikahan, tanpa tafsiran, hal ini menunjukkan ayat ini indah, sopan dan mudah dimengerti. Bandingkan dengan ayat-ayat dalam Kidung Agung, cari kartu undangan perkawinan orang Kristen yang memuat ayat ini, pasti tidak ada, karena akan dinilai tidak sopan, vulgar dan tidak ada makna apa-apa yang dapat diambil dari ayat-ayat Kidung Agung.

Penggambaran Hubungan suami-Istri
Al-Qur?an telah mengatur kehidupan suami istri dengan bahasa yang mudah, lembut, santun dan indah, walaupun tanpa kevulgaran namun sangat mudah untuk dipahami maksudnya :

Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah:”Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintakan Allah kepadamu?. QS. 2:222

Allah SWT memilihkan kata mendekati dan mencampuri untuk mewakili kata berhubungan badan, siapapun dapat mengerti maksud ayat tersebut dan mengambil pelajarannya, mudah, lembut, santun, indah dan tidak vulgar. Mari kita lihat lagi firman Allah SWT yang menggambarkan kebolehan menggunakan metode apa saja untuk hubungan suami istri :

Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki?.. QS. 2:223

Sebuah kalimat yang lembut dan santun, memberikan gambaran yang indah, yang sangat menghargai wanita dan laki-laki, yang wanita merasa seperti sawah yang memberikan manfaat bagi kehidupan, dan yang laki-laki merasa mempunyai kebebasan yang luas untuk bercocok tanam. Tidak ada keharmonisan yang seindah keharmonisan antara petani dengan sawahnya. Begitulah firman Allah SWT mengalir begitu indah bersama hikmahnya, tidak ada satu katapun yang tidak mempunyai arti.

Sekarang bandingkan dengan ayat-ayat dalam Kidung Agung dan Yeheskiel 23:19-21, apakah ada hikmah atau pelajaran yang dapat diambil dari ayat-ayat tersebut ?, dan bagaimana dengan cara penyajian bahasanya ? indah ? lembut ? atau vulgar dan kasar ?.

Sampai di sini uraian kami, semoga bermanfaat bagi kita dan keluarga kita, amin.

Sumber : Buletin al-islah edisi 24

Kristologi Bahagian 2

Domba tersesat selalu disebut-sebutkan dalam Kitab Bible. Maksud domba-domba tersesat itu ialah manusia-manusia yang masih belum menjadi Kristian. Mereka wajib berusaha dengan berbagai cara untuk mengkristiankan manusia lain, jika tidak mereka akan berdosa kerana itu dan akan masuk neraka. Maka perintah mengKristiankan manusia itu adalah wajib dalam agama mereka. Ini seperti yang telah diberitahu oleh Ustazah Hjh Irene Handono, bekas seorang alim Kristian yang sekarang telah menjadi pendakwah Islam.

Antara fakta-fakta di dalam Bible yang mengelirukan

Dalam Kristian mengatakan ajaran agamanya adalah ajaran berkasih sayang. Tetapi ini bertentangan di dalam Surah Mathius Fasal 10 Ayat 34 - 36 :. “Jangan kamu menyangka bahawa aku membawa damai di atas bumi , aku datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang. Sebab aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya , anak perempuan dari ibu mertuanya dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.” Persoalannya di situ, Kristian ini agama kasih sayang atau agama pedang?

Nabi Isa a.s datang untuk memperbaiki Taurat (perjanjian lama) bukannya untuk mengubah Taurat. Maka Nabi Isa a.s pada usia 8 tahun telah dikhitan oleh malaikat. Tetapi Paus telah menolak tentang Khitan itu.

Imamat ( Perjanjian Lama ) pasal 11 ayat 7 : “Demikian pula babi hutan haram kerana …”. Berbeza antara bible tahun 1958 (babi itu haram bagimu) dengan bible tahun 2003. Ajaran Paulus mengatakan, “semua boleh kau makan, kecuali muntahan dari hasil makanan”.

Cara solat Kristian juga berbeza dengan cara solat Nabi Isa a.s di mana Isa a.s rukuk dan sujud dalam doanya.

Paulus (Saul) adalah musuh Nabi Isa a.s. sebenarnya, terbukti bahawa Paulus dalam Injil banyak sekali membunuh murid-murid Nabi isa a.s., dimana ketika Isa mengalami bahaya penyaliban (33M), maka dia ubah ajaran nabi Isa, dan menyatakan bahawa ia telah ditunjuk sebagai pengganti dalam pemimpin umat, sehingga umat terbahagi dua. Pengikut Isa disebut Hawariyyun, dan pengikut Paulus mereka menyeberang hingga ke Antiokia di Yunani, mendeklarasikan agama baru yang bernama Kristian, tahun 40 Masehi.

Sehingga boleh dibezakan antara Nasrani (Nazareth = kota kecil dimana nabi Isa dilahirkan dengan ajaran Tauhid), dan Kristian lahir di Antiokia dari kata Kristos/Kristus, atau Jesus sebagai Tuhan sekaligus Penebus Dosa. Nasrani adalah Tauhid, sementara Kristian adalah Trinity.

Ajaran Kristian sehingga kini masih kabur dan bercelaru dengan konsep trinity nya itu. Dalil yang mereka ambil adalah dari Injil, Yohanes berkata: “Pada mulanya adalah ‘Firman’. Dan firman itu bersama Allah, dan firman itu adalah Allah. Firman sudah menjadi manusia, Ia tinggal di antara kita dan kita sudah melihat keagungan-Nya, seperti yang ada pada seseorang berasal dari seorang ayah, yang penuh dengan kurnia dan kebenaran” (Yohanes 1: 1-15, rujuk Ibrani 1: 1-4 dan 1 Timotius 3: 3-5)

Maka mereka mengambil “Firman sudah menjadi manusia..” itu lah yang kemudiannya muncul pendapat mereka yang mengatakan Jesus itu Allah dan Allah itu Jesus. Tetapi pada firasat saya, ayat itu telah diubah. Maksud asalnya mungkin Firman itu telah disampaikan melalui manusia (Jesus), dan bukannya menjadi manusia seperti yang telah didakwa oleh Kristian, wallahu a’lam.

Berita tentang kedatangan Muhammad S.a.w dan kebenaran Islam dalam kitab-kitab terdahulu

Surah Al Alaq adalah Surah pertama yang diturunkan ke atas Nabi Muhammad S.a.w. Dan telah kita ketahui bahawa Nabi Muhammad S.a.w adalah seorang yang tidak tahu membaca ketika itu. Jibril menyuruhnya dengan berkata Iqra’ iaitu “baca”, maka baginda menjawab, “ma ana bi qari” (aku tidak pandai membaca).

Peristiwa itu telah pun diramalkan dalam kitab terdahulu yang berbunyi , “Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengata­kan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca” (Yesaya 29: 12).

Dan tentang Nabi Muhammad itu Ummiy (tidak tahu membaca) telah diterangkan dalam AlQuran , ““Katakanlah: Hai manusia, sesungguh­nya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, iaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Ilah (yang berhak disem­bah) selain Dia, yang meng­hidupkan dan yang mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummiy yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk” Surah Al-A’raf : ayat 158.

Dalam Injil Barnabas ada menyatakan, “Dan (ingatlah) ketika ‘Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, iaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata.”!” (Surah 61)

Ahmad di dalam bahasa Arab adalah bermakna sama dengan Muhammad iaitu ‘Yang Terpuji’. Adapun dalam Injil Barnabas pun secara tegasnya ada menyebut juga dengan nama Muhammad dalam ayat, “Jesus menjawab: `Nama sang Mesiah adalah yang terpuji, kerana Allah sendiri telah memberikan nama itu ketika Ia menciptakan jiwanya, dan menempatkannya di dalam kemuliaan syurgawi. Allah berkata: “Nantikanlah Muhammad; demi engkau, Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan begitu banyak makhluk, yang akan Aku serahkan kepadamu sebagai hadiah, sedemikian rupa sehingga barangsiapa memberkati engkau, dia akan diberkati, dan barangsiapa mengutuk engkau, ia akan dikutuk. Ketika Aku mengutus engkau ke dalam dunia, Aku akan mengutus engkau sebagai utusan keselamatan-Ku dan kata-katamu akan menjadi kenyataan, sedemikian rupa sehingga meskipun langit dan bumi akan gagal, imanmu tidak akan pernah gagal.” Muhammad adalah namanya yang diberkati.’ Kemudian khalayak itu mengangkat suara mereka, lalu berkata, `O Allah, utuslah kepada kami utusan-Mu: O Yang Terpuji, datanglah segera demi perdamaian dunia!’” Barnabas 97:9-10. Manuskrip Itali mengganti “Yang Terpuji” dengan “Muhammad”.

Dalam Perjanjian Lama, kitab Ulangan 18 :18 yang bunyinya: “Maka pada masa itu berfirmanlah Allah kepadaku, benarlah perkataan mereka itu. Bahawa Aku akan menjadikan bagi mereka itu seorang Nabi di antara segala saudara-saudaranya yang seperti engkau ya Musa. dan Aku akan memberikan segala firmanKu dalam mulutnya dan ia pun akan mengatakan segala yang Ku suruh akan dia.”

Dalam ayat ini dijelaskan akan kedatangan seorang Nabi yang sebesar Nabi Musa, yang datangnya dari antara saudara-saudara Nabi Musa. Allah sudah terlalu marah terhadap pembangkangan bangsa Israel. Itulah sebabnya Allah tidak lagl akan membangkitkan Nabi-nabinya dari keturunan Israel (Yahudi) tetapi dari pada saudara Israel, iaitu Arab. Nabi Musa adalah keturunan Ishak, sedangkan Nabi Muhammad adalah keturunan Ismail. Ishak dan Ismail adalah dua bersaudara anak Ibrahim. Hal ini ditegaskan pula dalam kitab (Taurat Musa) Ulangan 33: 1-3 yang bunyinya:

1. Bermula, maka inilah berkat yang telah diberikan Musa khalil Allah pada Bani Israil dahulu daripada matinya.

3.Maka katanya: “Tuhan telah datang dari Thursina, dan telah terbit bagi mereka itu dari Seir. Kelihatanlah ia gemerlapan cahayanya dari gunung PARAN, lalu datang hampir dengan Bukit Kades. Maka pada kanannya adalah tiang api bagi mereka itu.”

4.Bagaimana dikasihinya akan mereka itu, iaitu segala suku bangsa itu, segala kesuciannya dalam tangannya, dan mereka itu duduk di kakinya masing-masing akan mendapat perkataannya.

Di dalam ayat 1 dijelaskan akan hikmah ini, suatu berkat, suatu kebahagiaan yang diberikan oleh Musa khalil Allah untuk Bani Israil.

Ayat ke-2 membicarakan lebih jauh isi dari hikmah ini, iaitu tentang tiga tempat: Thursina, Seir dan Paran. Thursina adalah bukit di mana Nabi Musa a.s. mendapatkan dua log batu dan Tauratnya dari Allah, Seir menyebutkan suatu bukit di tanah Kan’aan yang dalam hal ini menunjukkan dimana gerangan Nabi Isa a.s. akan lahir, yakni di Baitulaham (Bettlehem), sedangkan tempat ketiga PARAN namanya adalah menunjukkan di mana Nabi Muhammad akan lahir, sebab Paran itulah nama Mekkah yang aslinya.

Pada tempat ketiga akan muncul seseorang iaitu yang datang hampir atau mendekati Kades yang ertinya Baitullah. Alangkah hebatnya tiang yang muncul dari Paran ini, iaitu Tiang Api, (suatu kesalahan lagi. Dalam Perjanjian Lama berbahasa Belanda disebutkan bukan tiang api, tetapi Hukum Api (Vuurwet) suatu unsur yang sanggup dan akan dapat membinasakan unsur-unsur kimia apapun didepannya, apakah ia baja sekalipun. Jadi yang dimaksudkan dengan tiang atau hukum api, ialah sudah tentu munculnya suatu agama atau keyakinan yang sendi-sendinya sangat kuat, sebagaimana tiang api itupun kuat. Agama apakah yang muncul dari Paran? Tidak ada duanya, selain agama Islam yang mempunyai 4 sendi yang kukuh iaitu Tauhid (Keesaan Tuhan), Ibadah (sembahyang dan puasa serta haji), Muamalah (cinta sesama manusia, sosialis yang merata), dan Akhlak (budi luhur manusia).

Ayat ke-3 selanjutnya menggambarkan betapa bangsa itu lalu dikasihi oleh Allah, serta berkenan menerima perkataan-perkataan dari Dia, yang muncul dari Mekkah (Paran) itu. Kesimpulan yang diperolehi dari seluruh tafsiran ini, ialah: ,”Dari Mekkah akan datang Nabi itu, iaitu Nabi Muhammad s.a.w.

Saya tambah sedikit lagi di sini dari Dialog Kristian-Islam antara Wilson H. Guertin, Ph.D.dan Mohammad Jawad Chirri.
——-
WILSON:

Bukti-bukti yang telah kita diskusikan adalah sangat meyakinkan dan memberikan suatu dukungan yang besar terhadap kenabian Muhammad.

Keulungan Qur’an itu sendiri adalah kenyataan yang terpenting dari kebenaran ini dan banyak ramalan-ramalan yang lain. Saya kepingin tahu apakah perjanjian baru dan perjanjian lama berisikan ramalan tentang kehadiran Nabi Muhammad.

CHIRRI:

Di Bible ada lebih dari satu pernyataan yang menunjukkan pengharapan dari Nabi Muhammad. Dia tidak disebut namanya, tetapi melukiskan Muhammad.

Kita dapatkan di dalam buku Deuteronomy, pernyataan sebagai berikut:

“Saya akan mengangkat untuk mereka (Israelite) seorang nabi seperti anda dari di antara saudara-saudara mereka; dan saya akan meletakkan kata-kata saya pada mulutnya, dan dia akan
berbicara kepada mereka semua yang saya perintahkan padanya. Dan barangsiapa tidak akan memberikan perhatiannya kata-kata saya yang dia katakan atas nama saya, saya akan menuntut hal
itu dari dia.” 18: 18-19.

Pernyataan ini menjanjikan bahwa Tuhan akan mengangkat seorang nabi dari antara saudara-saudara Israelite, bahwa nabi yang akan seperti Musa sendiri; bahwa Tuhan akan
meletakkan kata-kataNya sendiri pada mulut nabi itu, dan bahwa nabi itu akan berbicara dengan nama Tuhan yang meletakkan kata-kata itu pada mulutnya.

Jadi perkiraan nabi ini mempunyai tiga gambaran, tak seorangpun dari mereka yang dapat mengenai melainkan nabi Muhammad:

1. Nabi yang dijanjikan akan berasal dari saudara-saudara Israelites. Israelites dihubungkan hanya dengan orang-orang Arab. Tidak ada bangsa di dunia ini yang akan dinamai saudara-saudara Israelite kecuali orang-orang Arab, sebab Israelites adalah turunan Isaac (Ishak), dan orang-orang
Arab adalah turunan Ismail, saudara Ishak.

2. Nabi itu akan seperti Musa. Musa adalah seorang nabi dari suatu peraturan baru dan dia adalah pemimpin keduniawian dan kerohanian untuk bangsanya. Lukisan ini hanya patut untuk
Muhammad, di antara seluruh nabi-nabi yang datang setelah Musa. Tak seorangpun dari nabi-nabi itu, termasuk Jesus (Isa), dikirimkan dengan peraturan-peraturan yang baru. Jesus mengikuti peraturan-peraturan Musa, dan tidak memperkenalkan hukum Agama yang baru. Juga ia tidak merupakan pemimpin yang sekular (keduniawian) bagi orang-orang Israel. Selanjutnya, semua nabi-nabi itu, kecuali Muhammad, datang dari orang-orang Israel sendiri dan bukan dari saudara-saudara mereka.

3. Pernyataan itu menyatakan Nabi yang dijanjikan sebagai seorang Nabi yang tidak akan berbicara darinya sendiri. Kata-kata Tuhan akan diletakkan pada mulutnya.

Tak ada Nabi kecuali Muhammad yang telah menuntut bahwa bukunya berisikan kata-kata dari Tuhan. Musa sendiri menerima wahyu, tetapi dia menyampaikannya pesan-pesan itu dengan kata-katanya sendiri. Apa yang kita baca pada lima buku-buku Musa dianggap menjadi kata-kata dari Musa, bukan kata-kata dari Tuhan. Seluruh buku-buku yang menurut Buku Perjanjian Lama adalah ditulis dan dikatakan oleh penulis-penulis manusia, dan demikian pula empat Injil.
Jesus (Isa) berbicara kebenaran yang ia terima, tetapi dia berbicara dengan kata-katanya sendiri. Kitab Injil (Bible) yang terbaik, dianggap sebagai suatu dialog antara Tuhan dan manusia. Hanya Qur’an berisikan kata-kata dari Tuhan dan Muhammad sebagai perantaranya. Muhammad tidak pernah menuntut setiap kata Qur’an perkataannya sendiri .

Dia menceriterakan kata-kata Qur’an sebagai kata-kata dari Tuhan yang meletakkan kata-kata itu pada mulut Muhammad.

Dengan demikian, lukisan itu nampaknya pantas hanya untuk Muhammad, dan bukan untuk yang lain.

——-

Bahasa Arab sebagai persatuan umat Muslim sedunia ini pun telah diramalkan dalam kitab suci terdahulu seperti dalam ayat “Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekeliannya mereka memanggil nama Tuhan, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu” (Zefanya 3: 9).

AlQuran telah pun mengingatkan kita dengan betapa orang-orang Nasrani amat mengetahui tentang berita kedatangan Muhammad S.a.w itu dalam kitab suci mereka, “Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al-Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui” Surah Al-Baqarah : ayat 146.

Sekian dulu segelintir tentang Kajian Kristologi. InsyaAllah saya akan teruskan menulis dan membawa tentang kajian ini dengan topik-topik lain pula di masa akan datang selagi diizinkan Allah. Wallahu a’lam

Sumber rujukan :

1. Ceramah Hjh Irene Handono.
2. Muhammad Dalam Kitab Para Nabi
3. Dialog tentang Islam dan Kristian - Prof. Wilson & Muhammad Jawad Chirri
4. Injil Barnabas

Kristologi Bahagian 1

Secara ringkasnya , ilmu Kristologi adalah suatu ilmu yang membincangkan perihal agama Kristian. Mengapa tajuk di atas menyebut perlu dipelajari? Kerana ia sememangnya amat penting diketahui umum agar kita dapat membandingkan mana yang benar dan mana yang bathil. Tujuan-tujuannya akan diterangkan di bawah nanti.

Maka amat lah perlu kita semua mengetahui perbezaan antara Kristian dan Islam dan yang mana satu benar dan mana satu bathil. Bukan bertujuan untuk menyalahkan mana-mana pihak, tetapi demi kebenaran hakiki yang perlu di ketahui oleh semua manusia di muka bumi ALLAh S.w.t ini.

Kita mesti mengambil tahu bahawa terdapat gerakan Kristianisasi yang cenderung menyerang Islam dengan teknik mencari kesalahan-kesalahan yang diajar dalam Islam yang sebenarnya hanya rekaan mereka semata-mata untuk mengelirukan orang-orang Islam, terutamanya orang-orang Islam yang kurang arif tentang agama. Teknik-teknik ini digunakan kerana mereka tahu mereka tidak mampu berhujjah dengan Islam dan sebenarnya tiada apa pun untuk mereka buktikan, maka mereka cuba menggunakan jalan penipuan dan memutar belitkan fakta untuk mempengaruhi orang Islam.

“Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyedarinya.” Surah Aali Imran : ayat 69

Maka ini lah antara peluang untuk kita menyeru manusia kepada menyembah kepada Tuhan yang satu, sesuai dengan firman Allah yang bermaksud , “Ajaklah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” Surah An Nahl : ayat 125.

“Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka, dan katakanlah: “Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri”. “ Surah Al-Ankabuut : ayat 46.

Daripada kita sibuk membaca novel-novel cinta, komik-komik, majalah-majalah mengarut dan sebagainya, adalah lebih baik kita mendalami agama kita dan mempelajari Kristologi ini. Daripada kita duduk berbalah sesama sendiri dan kebanyakannya tentang perkara fadhilat. Tuan-tuan dan puan-puan, perkara-perkara fadhilat itu tidak perlu diperbalahkan, ada lagi perkara utama yang perlu dititik-berat iaitu MENGAJAK MANUSIA KEPADA MENGENAL ALLAH DAN MENGAKUI ALLAH SEBAGAI TUHAN DAN TIADA DUA, TIGA DAN SEBAGAINYA. Berbillion lagi manusia yang tidak mengenal ALLAH dan tidak mengakui “Tiada Tuhan yang disembah melainkan ALLAH dan Muhammad itu Rasulullah”.

Set kan di kepala kita, bahawa tujuan aku adalah untuk memberi faham kepada manusia yang masih tidak faham walau siapa pun aku ini. Tak kira lah aku ini engineer ke, mekanik ke, cikgu ke, polis ke, siapa ke aku, tetapi aku tetap seorang hamba ALLAH dan aku telah dikurniakan nikmat yang terbesar iaitu Islam. Maka adalah perlu untuk aku melaksanakan tanggungjawab untuk mengajak manusia menjadi hamba ALLAH juga di muka bumi ALLAH ini dan berkongsi nikmat yang aku kecapi selama ini dengan manusia lain. Adakah anda tidak merasa malu apabila anda mempunyai satu nikmat tetapi kedekut untuk berkongsi dengan orang lain? Para nabi semua sebarkan agama ALLAH, adakah kita hanya akan simpankannya dalam almari untuk kita sahaja? Fikir-fikirkan lah wahai saudara semua.

Secara ringkasnya biar saya terangkan di sini mengapa ilmu kristologi ini sangat penting dipelajari;

1. Kerana semakin ramai umat Islam yang jahil , tidak diasuh dengan Islam betul-betul dari kecil , yang lemah lahir dan batin telah MURTAD (terutamanya ke dalam agama Kristian) di Malaysia sekarang. Oleh itu pemahaman yang jitu perlu diberikan agar umat Islam tidak tertipu dengan dakyah Kristian.

2. Untuk mengelakkan terjadinya seperti di negara Indonesia, iaitu Islam dan Kristian boleh berkahwin dan tinggal serumah. Yang bathil telah bercampur dengan yang hak, maka ini dapat mengundang bala dari Allah S.w.t. Bak kata nabi yang bermaksud , “Mencegah adalah lebih baik dari merawat”. Maka adalah lebih afdhal kita berusaha untuk mencegah gejala itu dari berlaku sebelum ia menular dan memeningkan kita untuk merawatnya.

3. Agar kita semakin yakin untuk berdakwah dan menyebarkan Islam yang tercinta ke pelusuk dunia. Hujjah-hujjah perlu dikemas-kinikan dan boleh dikeluarkan bila-bila masa yang diperlukan.

4. Supaya tidak wujud tuduhan melulu pada agama lain terutamanya Kristian. Kita tidak disuruh menipu atau memfitnah walaupun dengan niat untuk berdakwah, tetapi guna lah hujjah-hujjah yang bernas dan menggunakan akal fikiran yang jelas.

5. Apabila kita tahu serba sedikit tentang Kristian, bermakna mereka tidak boleh menipu kita dan kita dapat menerangkan di mana silap mereka. Dengan ini kebenaran akan tetap terserlah dan kebathilan akan dapat dikalahkan.

6. Dapat menguatkan aqidah umat Islam dengan melihat bukti-bukti konkrit kepalsuan dan penyelewengan dalam Bible.

7. Mencari keredhaan Allah dengan membela kebenaran dan mencegah kemungkaran. Amar makruf nahi mungkar dan mengajak manusia agar beriman kepada Allah yang satu adalah satu perintah Allah. Seperti ayat yang bermaksud , “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma′ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” Surah Aali Imran : Ayat 110

Dalam kitab Bible sendiri pun ada menyebutkan tentang Allah itu Esa / Satu. Tetapi yang peliknya, mereka masih berpegang kepada konsep Trinity yang diagung-agungkan mereka selama ini. Contoh yang disebutkan adalah seperti dalam Ulangan 6 ayat 4 :

“Dengarlah, hai orang Israel: ALLAH itu Tuhan kita, ALLAH itu Esa!”

Ia telah disahkan oleh Sayidina Isa di dalam Injil, Markus 12:29, “Jawab Isa Al-Masih :

“Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.”

Dalam Kitab Yakobus 2:19 ada menyebut, “Engkau percaya, bahawa hanya ada satu Allah saja? Itu memang benar! Kerana iblis dan syaitan pun mengakui hakikat ini dengan menggeletar.”

Dalam soal pokok ini pun umat Kristian mengalami percanggahan pendapat dan begitu berbeza sekali antara satu sama lain. Ada 3 konsep yang dipegang oleh mereka terutama dalam Katolik iaitu sama ada ;

1. Jesus 100% Allah, 100% manusia - Tuhan Bapa adalah Tuhan, anak (Jesus) adalah Tuhan dan Roh Kudus juga adalah Tuhan, namun bukan bermakna 3 Tuhan melainkan 1.
2. Jesus 50% Allah, 50% manusia
3. Jesus hanya nabi, Allah adalah Allah

Ini perkara paling utama, iaitu soal Ketuhanan yang melibatkan masalah aqidah. Jika soal yang paling pokok dan utama begini pun sudah bercelaru, macam mana dengan soal-soal lain yang bawah-bawah tu? Di sini pun kita dapat fikir dengan akal betapa tidak kukuhnya pegangan umat Kristian.

Sepintas lalu berkenaan Kristologi

Terlebih dahulu mari lah kita tahu sedikit asas dalam agama Kristian. Agama Kristian sekarang ini mempunyai lebih kurang 20 mazhab dan ada 3 mazhab besar iaitu Kristian Katolik, Kristian Ortodoks dan Kristian Protestan, yang mana ketiga-tiga mereka mempunyai banyak pendapat yang bercanggah antara satu sama lain. Jika digabungkan kesemua mazhab dalam agama itu, maka bilangan mereka adalah terbesar di dunia iaitu kira-kira 2.1 billion penganut (1 pertiga penduduk dunia).

Kita mesti ambil tahu bahawa kandungan kitab-kitab suci (termasuklah Bible) sebelum AlQuran sudah banyak berlaku perubahan oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggungjawab.

1. Banyak ayat yang sudah diubah-suai (sama ada ditambah atau dikurangkan) - Ini berdasarkan firman Allah yang bermaksud, “Sebahagian dari orang-orang Yahudi mengubah kalimah-kalimah Allah dari tempatnya.” Surah An-Nisaa : ayat 46.

Dan ini disertakan dengan bukti dari kitab mereka sendiri dengan contoh-contoh ayat yang telah diubah iaitu;

Nabi Isa as mengajarkan Tauhid, Tuhan Allah itu Esa (Markus 12:29 dan Yohanes 17: 3) dan dirinya hanyalah seorang rasul untuk kaum Bani Israil yang telah sesat (Matius 10 :5-6, dan Matius 15 :24) Tetapi para ahli theologi Kristian mengajarkan Triniti, bahawa Tuhan itu ada tiga oknum, iaitu Allah Bapa, Putera dan Roh kudus, yang ketiga-tiganya adalah sama, serupa dan satu hakikat, iaitu hakikat Ilahi.

Menurut Paulus di dalam Roma 9 : 5 “Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesiah dalam keadaannya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu, Ia (Jesus) adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya, amin.” “Sebab untuk itulah Kristus telah mati dan hidup kembali, SUPAYA IA MENJADI TUHAN, baik atas orang-orang mati, mahupun atas orang-orang hidup.” Roma 14 : 9)

Kesalahan ini telah ditegur dalam Al-Quran surah Al-Maaidah, ayat 72 dan 73: “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: Sesungguhnya Allah ialah Almasih putera Maryam, padahal Almasih (sendiri) berkata: Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu .…”

2. Banyak ayat yang disembunyikan - seperti yang disebut dalam Al Quran “Dan mereka tidak memuliakan Allah SWT dengan kemuliaan yang sebenarnya ketika mereka berkata, Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun kepada manusia…“ ( Al-An’am 91 ).

Contoh ayat-ayat yang disembunyikan; nubuwwah kedatangan Nabi Muhammad Saw dalam Taurat dan Injil (QS. As-Shaff 6, Al-A’raaf 157 dan Injil Yohanes 16 : 7-14, Taurat (Ulangan 18: 8-19). Peristiwa kedatangan Nabi Muhammad S.a.w sebagai seorang rasul ada tercatat dalam Injil Barnabas. Tetapi Injil Barnabas ini pula tidak diakui dan dikatakan palsu terutamanya oleh Kristian Katolik. Injil Barnabas berbeza dari kandungan Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru atau lebih dikenali sebagai Bible. InsyaAllah akan diulas lanjut dalam bahagian 2 nanti.

3. Adanya ayat-ayat palsu yang tidak beretika - yang dikatakan mereka ayat-ayat firman Tuhan, seperti;

Ayat-ayat yang memperlecehkan Allah

Roh Allah melayang–layang di atas permukaan air (Kitab Kejadian 1 : 1-2 )

Ketika dilihat Tuhan, bahawa kejahatan manusia besar di bumi dan bahawa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata. Maka menyesallah Tuhan, bahawa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati- Nya. (Kitab kejadian 6 : 5-6)

Dan menyesallah Tuhan kerana malapetaka yang dirancang-Nya atas umatnya. (Kitab Keluaran 32: 14 )

Dan banyak lagi ayat-ayat yang melecehkan Allah, astaghfirullah.

Ayat-ayat yang memperlecehkan nabi-nabi seperti ;

Nabi Nuh mabuk-mabuk sampai telanjang bulat di khemahnya (Kitab Kejadian 9 : 18-27 ).

Nabi Luth menghamili kedua puteri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kitab Kejadian 19 : 30-3 8)

Nabi Daud melakukan skandal seks dengan isteri Uria iaitu Batseba (Kitab Mazmur / Jabur 51 : 2 dan selengkapnya diterangkan dalam kitab II Samuel 11 : 2 – 25)

Nabi Sulaiman (Solomon) tidak taat kepada Tuhan kerana lebih mencintai 700 isteri dan 300 gundiknya. (Kitab 1 Raja-raja 11 : 3).

Nabi Harun membuat dan menyembah patung anak sapi dari emas. (Kitab Keluaran 32 : 2-4).

Ayat-ayat porno yang tidak beretika seperti;

Ulangan 23 : 1-2: “Orang yang hancur buah pelirnya atau yang terpotong kemaluannya, janganlah masuk jemaah Tuhan.”

Kidung Agung 7 : 6-13 (KENIKMATAN CINTA ): “Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi. Susuk tubuhmu seumpama pohon kurma dan buah dadamu gugusannya.
Kataku: “Aku ingin memanjat pohon kurma itu dan memegang gugusan-gugusan-nya, kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah epal. Kata-katamu manis bagaikan anggur!“ Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur! Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku ghairahnya tertuju…”

Yehezkiel 23 : 1- 23. “Datanglah firman Tuhan kepadaku: Hai anak manusia, ada dua orang perempuan,
anak dari satu ibu. Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya, di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang… Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda. Engkau menginginkan
kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu…”

Kejadian 38 : 8-9 “Lalu berkatalah Yehuda kepada ONAN: Hampirilah isteri kakakmu itu, kahwinlah
dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu. Tetapi ONAN tahu, bahawa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya”.

Dan banyak juga yang dapat ditemui dalam kandungan Bible yang terdapat kontradiksi ataupun percanggahan dalam satu ayat dengan ayat yang lainnya. Ini menunjukkan kandungannya telah diubah-ubah dan tidak mempunyai pegangan yang kukuh. Ditambah lagi dengan pelbagai versi Bible yang dicetak dari dulu. Jika sesuatu buku itu mempunyai VERSI, bermakna ada penambahan, maka di sini pun kita sudah dapat menggunakan akal kita bahawa kitab Bible telah ditokok tambah sendiri oleh manusia kebelakangan ini dan bukannya ajaran asal dari Nabi isa a.s / Jesus.

Dan sebagai penutup kepada bahagian pertama ini, saya sertakan beberapa terjemahan firman Allah S.w.t ini dari AlQuran;

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

“Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat di antara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Ku masukkan ke dalam syurga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus.

(Tetapi) kerana mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya , dan mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

Dan diantara orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani”, ada yang telah kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang mereka kerjakan.

Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan

Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?”. Kepunyaan Allah lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya”. Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu kerana dosa-dosamu?” (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).

Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syari′at Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul agar kamu tidak mengatakan: “Tidak ada datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira mahupun seorang pemberi peringatan”. Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Surah Al-Maidah : Ayat 12 - 19

” Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya syurga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.

Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahawasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu).

Katakanlah: “Mengapa kamu menyembah selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudharat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfa′at ?” Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus”.” Surah Al-Maidah : ayat 72 - 77

“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Yang demikian itu disebabkan kerana di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) kerana sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.

Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Qur′an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Qur′an dan kenabian Muhammad s.a.w.).” Surah Al-Maidah : Ayat 82 - 83

Panduan Pengacara Majlis

Pengenalan

Dalam sesuatu majlis pasti ada pelbagai jenis tamu mengikut pangkat dan kedudukan. Oleh itu, sebagai pengacara majlis, anda harus mengetahui penggilan hormat bagi seseorang tamu mengikut pangkat, darjat atau gelaran jawatan yang dijawat. Selain itu, sebagai pengacara majlis juga, anda harus mengetahui pantang larang terutama daripada segi berpakaian agar anda tidak menjadi isu dan memalukan pihak penganjur atau tuan rumah. Oleh sebab pentingnya panggilan hormat dan pantang larang daripada segi berpakaian, maka dalam bab ini akan disenaraikan panggilan hormat dan sedikit pantang larang berpakaian sebagai rujukan dan panduan para pembaca.

Panggilan Hormat

Penggilan hormat yang sesuai hendaklah digunakan terhadap orang-orang kenamaan sebagai tanda penghormatan kepada kedudukan mereka. Amat mustahak bagi seorang pengacara majlis mengetahui dan menggunakan panggilan hormat dan gelaran yang betul mengikut protokol dalam sesuatu majlis yang dikendalikan.

Panggilan hormat bagi Yang di-Pertuan Agong, Sultan-Sultan dan Yang DiPertua Negeri adalah seperti berikut:

(a) Yang di-Pertuan Agong - *DYMM Seri Paduka Baginda
(b) Raja Permaisuri Agong - DYMM Seri Paduka Baginda
(c) Raja Perlis - DYMM Tuanku
(d) Sultan Kedah - Ke Bawah DYMM Al-Sultan
(e) Sultanah Kedah - Ke Bawah DYMM Tuanku
(f) Sultan Selangor - DYMM Sultan
(g) Tengku Ampuan Selangor - DYMM Tengku Ampuan
(h) Yang Dipertuan Besar - DYMM Tuanku Negeri Sembilan
(i) Tunku Ampuan - DYMM Tuanku Negeri Sembilan
(j) Sultan Pahang - Ke Bawah DYMM Sultan
(k) Sultanah Pahang - DYMM Sultanah
(l) Sultan Terengganu - DYMM Sultan
(m) Tengku Ampuan Besar - DYMM Tengku Ampuan Terengganu
(n) Al-Sultan Kelantan - Ke Bawah DYMM Tuanku
(o) Raja Perempuan Kelantan - DYMM Tengku
(p) Sultan Johor - DYMM Baginda Sultan
(q) Sultanah Johor - DYMM Baginda Sultanah
(r) Paduka Seri Sultan Perak - DYMM Paduka Seri Sultan
(s) Raja Permaisuri Perak - DYMM Raja Permaisuri Darul Ridzuan
(t) Yang DiPertua Negeri Melaka, Sarawak, Sabah dan Pulau Pinang - Tuan Yang Terutama
(u) Isteri Yang DiPertua Melaka, Sarawak, Sabah dan Pulau Pinang - Yang Amat Berbahagia

*DYMM = Duli Yang Maha Mulia

Panggilan hormat bagi orang-orang kenamaan yang lain ialah:

(a) Perdana Menteri - Yang Amat Berhormat
(b) Isteri Perdana Menteri - Yang Amat Berbahagia
(c) Timbalan Perdana Menteri - Yang Amat Berhormat
(d) Isteri Timbalan Perdana Menteri - Yang Amat Berbahagia
(e) Menteri Besar/Ketua Menteri - Yang Amat Berhormat
(f) Isteri Menteri Besar/Ketua Menteri - Yang Amat Berbahagia
(g) Menteri, Timbalan Menteri - Yang Berhormat
(h) Isteri Menteri dan Timbalan - Yang Berbahagia
(i) Tun/isteri - Yang Amat Berbahagia
(j) Tan Sri/isteri - Yang Berbahagia
(k) Datuk selain negeri Johor - Yang Berbahagia
(l) Dato’ dari negeri Johor - Yang Berhormat
(m) Raja/Tengku - Yang Mulia
(n) Isteri Raja/Tengku - Yang Berbahagia
(o) Panglima Angkatan Tentera/isteri - Yang Berbahagia
(p) Ketua Polis Negara/isteri Yang Berbahagia
(q) Ketua Hakim Negara - Yang Amat Arif
(r) Isteri Ketua Hakim Negara - Yang Amat Berbahagia
(s) Hakim Besar - Yang Arif
(t) Isteri Hakim Besar - Yang Berbahagia
(u) Hakim Mahkamah Agong/Tinggi - Yang Arif
(v) Isteri Hakim Mahkamah Agong/Tinggi - Yang Berbahagia
(w) Peguam Negara/isteri - Yang Berbahagia
(x) Ketua Pengarah Perkhidmatan Awam/isteri - Yang Berbahagia
(y) Ketua-Ketua Setiausaha Kementerian dan Ketua-Ketua Jabatan Peringkat Persekutuan/isteri - Yang Berbahagia
(z) Ketua-Ketua Jabatan Negeri - Yang Berusaha/Yang Berbahagia

Pantang Larang

Dalam mengendalikan sesuatu majlis, seseorang pengacara majlis harus kelihatan menarik dan cantik kerana pengacara majlis merupakan orang yang menjadi tumpuan dalam majlis tersebut. Namun begitu, sebagai seorang pengacara majlis, anda harus mengetahui serba sedikit pantang larang daripada segi berpakaian.

Seorang pengacara majlis sangat dilarang memakai pakaian berwarna kuning apabila mengendalikan majlis yang melibatkan golongan atau kerabat diraja. Selain itu, jika majlis yang dikendalikan dihadiri oleh kerabat diraja dari negeri Perak, maka warna ungu juga dilarang daripada dipakai. Begitu juga dengan kain songket. Jika anda mengendalikan majlis yang mungkin dihadiri oleh kerabat raja Negeri Sembilan, anda tidak boleh memakai pakaian berasaskan kain songket.

Jadi, sebagai pengacara majlis, anda harus pandai memadankan pakaian dengan majlis yang akan dikendalikan. INGAT, anda merupakan cerminan bagi pihak penganjur atau tuan rumah.

Jenis-jenis Najis

Najis terbahagi kepada tiga bahagian iaitu:

1.Najis Mukhaffafah

Najis mukhaffafah ialah kencing kanak-kanak lelaki yang belum sampai umurnya dua tahun yang tiada makan sesuatu selain dari susu(susu yang dicampur gula atau tepung itu hukumnya seperti yang selain dari susu).

2.Najis Mughallazah

Najis mughallazah ialah anjing dan babi dan keturunan dari keduanya atau salah satu dari keduanya.

3.Najis Mutawasitah

Najis mutawasitah adalah najis selain dari najis mukhaffafah dan najis mukhalazah iaitu:

• Setiap yang cecair yang memabukkan
• Bangkai selain dari mayat manusia,ikan dan belalang,darah,nanah,muntah tahi dan kencing.
• Susu binatang yang tidak dimakan dagingnya melainkan susu manusia.
• Bahagian anggota yang bercerai dari barang yang hidup itu hukumnya seperti bangkai.

CARA-CARA MENYUCI NAJIS

1.Najis Mukhaffafah

Memadai dengan menyucikan sesuatu dari najis mukhaffafah itu dengan dipercikan air yang meratai akannya dengan tidak disyaratkan mengalir air,setelah dihilangkan ainnya.

2.Najis Mughallazah

Bagi menyucikan sesuatu dari najis mughallazah itu ialah dengan dibasuh tujuh kali.Sekali darinya dengan air tanah,iaitu air yang dicampur dengan tanah yang suci.

Jika tidak hilang najis itu sehingga beberapa kali maka dikira sekali sahaja,maka hendaklah ditambah enam kali lagi.

3.Najis Mutawasitah

Bagi menyucikan sesuatu dari najis mutawasitah itu wajiblah dihilangkan rasanya, warnanya dan baunya.(Dan tidak dimaafkan jika tinggal warnanya atau baunya).Tidak mengapa jika tinggal warna atau baunya yang payah hilang.

Dan tidak ada baginya rasa,warna dan bau memadailah mengalirkan air pada tempat yang terkena najis itu.

Isnin, April 21, 2008

Kesalahan Umum Berkaitan Shalat

Shalat adalah amal pertama yang dihisab Allah. Jika shalat seseorang baik maka baik pula seluruh amalnya. Demikian pun sebalik-nya. Tetapi ironinya, banyak umat Islam yang melalaikan urusan shalat. Berikut ini yang sering dilalaikan sebagian umat Islam dalam hal shalat.


1. Meninggalkan shalat sama sekali. Ini adalah suatu kekufuran berdasarkan Al-Qur'an, As-Sunnah dan ijma'. Allah berfirman, artinya:
"Apakah yang membuat kalian masuk ke dalam Neraka Saqar?' Mereka menjawab, '(Karena) kami dulu tidak termasuk orang-orang yang mendirikan shalat'." (Al-Muddatstsir: 4).
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallambersabda, artinya: "Perjanjian antara kami dengan mereka adalah shalat, barang-siapa meninggalkannya maka dia telah kafir." (HR. Ahmad dan lainnya, shahih). Adapun dalil dari ijma' adalah ucapan Abdullah bin Syaqiq : "Para sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallamtidak berpendapat ada suatu amalan yang jika ditinggal-kan menjadikan kufur kecuali masalah shalat." (Diriwayatkan At-Tirmidzi dan lainnya dengan sanad shahih).

2. Mengakhirkan shalat. Sebab ia bertentangan dengan firman Allah, artinya: "Sesungguhnya shalat itu wajib atas orang-orang beriman pada waktu yang telah ditentukan." (An-Nisa': 103).
Karena itu, mengakhirkan shalat tanpa udzur yang dibolehkan syara' adalah dosa besar. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Itu adalah shalat orang munafik. Ia duduk menunggu matahari, sampai jika matahari telah berada di antara dua tanduk setan (hendak tenggelam) ia berdiri dan menukik empat rakaat, sedang ia tidak mengingat Allah di dalamnya kecuali sedikit." (HR. Muslim).

3. Meninggalkan shalat berjamaah. Shalat berjamaah adalah wajib kecuali bagi orang yang memiliki udzur yang dibolehkan syara'. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Siapa yang mendengarkan seruan adzan tetapi tidak memenuhinya maka tidak ada shalat baginya, kecuali karena udzur." (HR. Ibnu Majah dan lainnya dengan sanad kuat). Allah berfirman, artinya: "Dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'." (Al-Baqarah: 43). Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya:
"Kemudian aku mengutus (utusan) kepada orang-orang yang tidak shalat berjamaah, sehingga aku bakar rumah-rumah mereka." (Muttafaq Alaih). Dan cukuplah bagi mereka yang menginginkan syi'ar Islam dengan memulai lewat gerakan shalat berjama'ah.

4. Tidak thuma'ninah dalam shalat. Thuma'ninah adalah rukun shalat. Shalat tidak sah jika tidak thuma'ninah. Thuma'ninah artinya, tenang ketika sedang ruku', i'tidal, sujud dan duduk antara dua sujud. Tenang di sini maksudnya, sampai tulang-tulang kembali pada posisi dan persendiannya, tidak tergesa-gesa dalam pergantian dari satu rukun ke rukun lainnya. Demikianlah, sehingga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kepada orang yang tergesa-gesa dalam shalatnya dan tidak thuma'ninah bersabda, artinya: "Kembali dan shalatlah, sesungguhnya engkau belum shalat."

5. Tidak khusyu' dan banyak gerakan dalam shalat. Allah memuji orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya. Allah berfirman, artinya: "(Yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya." (Al-Mukminun: 2). Karena itu, hendaknya setiap orang yang shalat, khusyu' dalam shalatnya, sehingga memperoleh pahala yang sempurna.

6. Mendahului atau menyelisihi imam. Ini bisa mengakibatkan batalnya shalat atau raka'at. Karena itu, hendaknya makmum mengikuti imam, tidak mendahului atau terlambat daripadanya, baik satu rukun atau lebih. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Sesungguhnya diadakannya imam itu untuk diikuti, karena itu jika ia bertakbir maka bertakbirlah, dan jangan kalian bertakbir sampai ia bertakbir, dan
jika ia ruku' maka ruku'lah dan jangan kalian ruku' sampai dia ruku'..." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

7. Bangun dari duduk untuk menyempurnakan raka'at sebelum imam selesai dari salam yang kedua.

8. Memandang ke langit (atas) atau menoleh ke kiri dan ke kanan ketika shalat. Hal ini telah diancam oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, artinya: "Hendaklah orang-orang mau berhenti dari mendongakkan pandangannya ke langit ketika shalat atau Allah tidak mengembalikan pandangannya kepada mereka." (HR. Muslim). Adapun menoleh yang tidak diperlukan maka hal itu mengurangi kesempurnaan shalat, dan jika sampai lurus ke arah lain maka hal itu membatalkan shalat.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Jauhilah dari menoleh dalam shalat, karena sesungguh-nya ia adalah suatu kebinasaan." (HR. At-Tirmidzi dan dishahihkannya) .

9. Mengenakan pakaian tipis yang tidak menutupi aurat. Hal ini membatalkan shalat, karena menutup aurat merupakan syarat sahnya shalat.

10. Tidak memakai kerudung dan menutupi telapak kaki bagi wanita. Aurat wanita dalam sha-lat adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan (termasuk punggungnya) . Ummu Salamah x ditanya tentang pakaian shalat wanita. Beliau menjawab: "Hendaknya ia shalat dengan kerudung, dan baju kurung panjang yang menu-tupi kedua telapak kakinya."

11. Lewat di depan orang yang sedang shalat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Seandainya orang yang lewat di depan orang shalat itu mengetahui dosanya, tentu berhenti (menunggu) empat puluh (tahun) lebih baik baginya daripada lewat di depannya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

12. Tidak melakukan takbiratul ihram ketika mendapati imam sedang ruku'. Takbiratul ihram adalah rukun shalat karena itu ia wajib dilakukan dan dalam keadaan berdiri, baru kemudian mengikuti imam yang sedang ruku'.

13. Tidak langsung mengikuti keadaan imam ketika masuk masjid. Orang yang masuk masjid hendaknya langsung mengikuti imam, baik ketika itu ia sedang duduk, sujud atau lainnya (tentunya setelah takbiratul ihram, sebagaimana disebutkan di muka). Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Jika kalian datang untuk shalat dan kami sedang sujud, maka sujudlah!" (HR. Abu Daud, shahih).

14. Melakukan sesuatu yang melalaikannya dari shalat. Ini menunjukkan bahwa dia lebih menuruti hawa nafsu daripada menta'ati Allah. Betapa banyak orang yang tetap sibuk dengan pekerjaannya, menonton TV, ngobrol dan sebagai-nya sementara seruan adzan telah berkumandang. Padahal melalaikan shalat dan mengingat Allah adalah suatu bencana besar. Allah berfirman, artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, jangan-lah hartamu dan anak-anakmu melalaikanmu dari mengingat Allah, barangsiapa melakukan demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi." (Al-Munafiqun: 9).

15. Memejamkan mata ketika shalat tanpa keperluan. Ini adalah makruh. Ibnu Qayyim berkata, 'Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak mencontohkan shalat dengan meme-jamkan mata.' Akan tetapi jika memejamkan mata tersebut diperlukan misalnya, karena di hadapan-nya ada lukisan atau sesuatu yang menghalangi kekhusyu'annya maka hal itu tidak makruh.

16. Makan atau minum dalam shalat. Ini membatalkan shalat. Ibnul Mundzir berkata, 'Para ahli ilmu sepakat bahwa orang yang shalat dilarang makan dan minum.' Karena itu, bila masih terdapat sisa makanan di mulut, seseorang yang sedang shalat tidak boleh menelannya tetapi hendaknya mengeluarkannya dari mulutnya.

17. Tidak meluruskan dan merapatkan barisan. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Kalian mau meluruskan barisan-barisan kalian atau Allah akan membuat perselisihan di antara hati-hati kalian." (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Adapun rapatnya barisan, sebagaimana yang dipraktekkan para sahabat adalah pundak dan telapak kaki seseorang merapat dengan pundak dan telapak kaki kawannya.

18. Imam tergesa-gesa dalam shalatnya dan tidak thuma'ninah, sehingga menjadikan makmum juga tergesa-gesa, tidak thuma'ninah dan tidak sempat membaca Fatihah. Setiap imam akan ditanya tentang shalatnya, dan thuma'ninah adalah rukun, karena itu ia wajib atas imam karena dia adalah yang diikuti.

19. Tidak memperhatikan sujud dengan tujuh anggota. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Kami diperin-tahkan untuk sujud dengan tujuh anggota; kening -dan beliau mengisyaratkan dengan tangannya sampai ke hidungnya-, dua tangan, dua lutut dan dua telapak kaki." (Muttafaq Alaih).

20. Membunyikan ruas jari-jari ketika shalat. Ini adalah makruh. Ibnu Abi Syaibah meriwayat-kan: "Aku shalat di sisi Ibnu Abbas dan aku membunyikan jari-jariku. Setelah selesai shalat, ia berkata, 'Celaka kamu, apakah kamu membunyikan jari-jarimu dalam keadaan shalat?"

21. Mempersilakan menjadi imam kepada orang yang tidak pantas menjadi imam. Imam adalah orang yang diikuti, karena itu ia harus faqih (paham dalam urusan agama) dan qari' (pandai membaca Al-Qur'an). Para ulama menetapkan, tidak boleh dipersilakan menjadi imam orang yang tidak baik bacaan Al-Qur'annya, atau yang dikenal dengan kemaksiatannya (fasiq), meskipun demikian, kalau itu terjadi maka shalat makmum tetap sah.

22. Membaca Al-Qur'an secara tidak baik dan benar. Ini adalah kekurangan yang nyata. Karena itu, setiap muslim harus berusaha untuk membaca Al-Qur'an, terutama dalam shalatnya dengan baik dan benar. Allah berfirman, artinya: "Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan tartil." (Al-Muzzammil: 4).

23. Wanita pergi ke masjid dengan perhiasan dan wewangian. Ini adalah kemunkaran yang tampak nyata baik di bulan Ramadhan atau di waktu lainnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, artinya: "Jangan melarang wanita-wanita pergi ke masjid, dan hendaknya mereka keluar dalam keadaan tidak berhias dan memakai wewangian." (HR. Ahmad dan Abu Daud, shahih).

Pesanan

Nabi Muhammad S.A.W bersabda: "Ada 4 di pandang sebagai ibu ", iaitu :

1. Ibu dari segala UBAT adalah SEDIKIT MAKAN.
2. Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERBICARA.
3. Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA.
4. Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.

Orang Yang Tidak Melakukan Solat:

Subuh : Dijauhkan cahaya muka yang bersinar
Zuhor : Tidak diberikan berkah dalam rezekinya
Asar : Dijauhkan dari kesihatan/kekuatan
Maghrib : Tidak diberi santunan oleh anak-anaknya
Isyak : Dijauhkan kedamaian dalam tidurnya

Kubur Setiap Hari Menyeru Manusia Sebanyak Lima (5) Kali ...

1. Aku rumah yang terpencil,maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
2. Aku rumah yang gelap,maka terangilah aku dengan selalu solat malam.
3. Aku rumah penuh dengan tanah dan debu,bawalah amal soleh yang menjadi hamparan.
4. Aku rumah ular berbisa,maka bawalah amalan Bismillah sebagai penawar.
5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir,maka banyaklah bacaan "Laa ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah", supaya kamu dapat jawapan kepadanya.

Lelaki dan Wanita

1 lelaki bujang kena tanggong dosa sendiri apabila sudah baligh manakala dosa gadis bujang ditanggung oleh bapanya.

2 lelaki berkahwin kena tanggong dosa sendiri, dosa isteri, dosa anak perempuan yang belum berkahwin dan dosa anak lelaki yang belum baligh. BERATKAN !

3 Hukum menjelaskan anak lelaki kena bertanggong-jawab keatas ibunya dan sekiranya dia tidak menjalankan tanggong-jawabnya maka dosa baginya terutama anak lelaki yang tua, menakala perempuan tidak, perempuan hanya perlu taat kepada suaminya. Isteri berbuat baik pahala dapat kepadanya kalau buat tak baik dosanya ditanggong oleh suaminya. BERATKAN !

4 Suami kena bagi nafkah pada isteri, ini wajib tapi isteri tidak.Walaupun begitu isteri boleh membantu.Haram bagi suami bertanya pendapatan isteri lebih-lebih lagi menggunakan pendapatan isteri tanpa izin ini.

Banyak lagi lelaki lebih-lebih lagi yang bergelar suami perlu tanggong. Kalau nak dibayangkan beratnya dosa-dosa yang ditanggongnya seperti gunung dengan semut. Itu sebab nya mengikut kajian nyawa orang perempuan lebih panjang daripada lelaki. Lelaki mati cepat kerana tak larat dengan beratnya dosa-dosa yang ditanggong.

Tetapi orang lelaki ada keistimewaannya yang dianugrah oelh Allah SWT. Ini orang lelaki kena tahu, kalau tak tahu kena jadi perempuan. Begitulah kira-kiranya. Wanita

1 - wanita auratnya lebih susah dijaga berbanding lelaki.
2 - wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mahu keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3 - wanita saksinya kurang berbanding lelaki.
4 - wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.
5 - wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6 - wanita wajib taat kpd suaminya.
7 - talak terletak di tgn suami dan bukan isteri.
8 - wanita kurang dlm beribadat kerana masalah haid dan nifas yg tak ada pada lelaki.

Pernahkah kita lihat sebaliknya?? Benda yg mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yg tersorok dan selamat. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar bersepah sepah bukan? itulah bandingannya dgn seorg wanita.

Wanita perlu taat kpd suami tetapi lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapanya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?

Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik peribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, manakala lelaki menerima pusaka perlu menggunakan hartanya utk menyara isteri dan anak anak.

Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala haiwan,malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di mukabumi ini, dan matinya jika kerana melahirkan adalah syahid kecil. Manakala dosanya diampun ALLAH (dosa kecil).

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita ini: Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya.

Manakala seorang wanita pula, tanggungjawab terhadapnya ditanggung oleh 4 org lelaki ini: suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

Seorang wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui mana mana pintu Syurga yg disukainya cukup dgn 4 syarat shj: Sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat suaminya dan menjaga kehormatannya.

Seorg lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat akan suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH akan turut menerima pahala seperti pahala org pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata. MasyaALLAH... sayangnya ALLAH pada wanita .... kan

WALLAHUA'LAM

Menutup Aurat Bukan Sekadar Memakai Tudung

DALAM kamus Lisan al-Arab karangan Ibn Manzur menjelaskan makna tabarruj ialah apabila seorang wanita menampakkan perhiasan serta kecantikannya kepada lelaki. (Ibnu Manzur, Lisan al-Arab, jld:3, hlm:33). Ini bermaksud apa sahaja perbuatan seorang wanita dalam menghiasi wajahnya serta tubuhnya supaya dilihat oleh orang lelaki dan ia termasuk juga memperagakan fesyen pakaian.

Dalam persoalan ini anda boleh lihat adanya tiga kategori wanita. Yang pertama, menutup aurat dengan sempurna. Kedua, menutup aurat tetapi tidak sempurna dan ketiga, langsung tidak menutup aurat.

Kumpulan pertama menutup aurat dengan sempurna kerana dia sedar bahawa itu adalah perintah Allah SWT. Menyedari bahawa hukum menutup aurat itu wajib serta memahami cara yang betul dalam menutup aurat.

Kumpulan kedua menutup aurat, tetapi tidak sempurna. Kategori ini mutakhir ini cukup banyak.

Menutup aurat bukan sekadar melilit sehelai kain di atas kepala tetapi memelihara kecantikan diri daripada diperagakan kepada orang awam. Kadang-kadang kepala ditutup dengan tudung tetapi pada masa yang sama potongan tubuh badan dipertonton kepada orang.

Hakikatnya, pemahaman masyarakat wanita Muslim dalam persoalan menutup aurat masih cetek. Ungkapan "Daripada tak tutup langsung lebih baik tutup." Kata-kata ini, tampak baik, semacam positif, pada hakikatnya suatu yang dangkal.

Kenapa perlu dibandingkan dengan yang tidak menutup aurat? Kononnya yang menutup aurat walaupun tidak sempurna sudah kira baik… Kenapa tidak dibandingkan dengan yang lebih sempurna dalam menutup aurat?

Itulah manusia yang banyak sangat beralasan dalam urusan dunia dibandingkan dirinya denga yang lebih baik, manakala dalam urusan agama membandingkan dirinya dengan yang paling teruk.

Tidak salah berfesyen dalam bertudung tetapi sebelum dilihat kepada aspek fesyen, adalah lebih baik dilihat aspek hukum. Mungkin ada yang berpendapat bahawa pandangan saya agak jumud. Tetapi suka saya nyatakan bahawa takut saya pada Pencipta mengatasi keinginan nafsu manusia. Cuba lihat diri anda yang sempurna kejadiannya, cantik,
rambut ikal mayang, sihat dan sebagainya.

Manusia itu sempurna tidak kira lelaki mahupun perempuan. Siapa yang menjadikan manusia berpasangan, ada lelaki ada perempuan? Jawapannya tidak lain tidak bukan ialah Allah SWT.

Dialah yang menjadikan rupa paras wanita dengan keayuan yang semula jadi, yang menjadi tarikan orang lelaki dan Dia jugalah yang memerintah agar kamu wahai wanita hendaklah menutup aurat.

Suruhan ini bukan daripada saya atau mana-mana ulama atau mufti, tetapi suruhan ini datangnya daripada Allah yang menjadikan kamu. Hairannya, manusia terima semua yang diberi oleh Pencipta seperti makan, minum, kesihatan, rezeki dan macam-macam lagi kalau mahu dihitung sudah pasti manusia tidak dapat menghitungnya nikmat tuhan, tetapi bila disuruh menutup aurat dia ingkar, suruh solat dia ingkar, suruh zakat dia ingkar dan banyak lagi keingkaran yang dilakukan oleh manusia.

Allah SWT berfirman yang bermaksud: Dan hendaklah kamu tetap diam di rumah kamu serta janganlah kamu mendedahkan diri seperti yang dilakukan oleh orang-orang jahiliah zaman dahulu; dan dirikanlah sembahyang serta berilah zakat; dan taatlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah (perintahkan kamu dengan semuanya itu) hanyalah kerana hendak menghapuskan perkara-perkara yang mencemarkan diri kamu - Wahai 'AhlulBait'dan hendak membersihkan kamu sebersih-bersihnya (daripada segala perkara yang keji). (al-Ahzab: 33)

Seorang ahli tafsir mengulas ayat ini dengan berpendapat: "Tabarruj wanita bermakna dia (wanita) meletakkan penutup (kain selendang) atas kepalanya dan tidak mengikatnya sehingga boleh dilihat leher dan segala perhiasannya, termasuklah rantai dilehernya." (Ibn Kathir, jld: 3, hlm: 482-483).

Manakala Abu Ubaidah berpendapat: "Tabarruj bermaksud seorang wanita menampakkan kecantikannya yang memungkinkan orang lelaki ghairah."(Tafsir al-Alusiy, jld: 21, hlm: 8)

Ulasan ulama dalam ayat di atas serta kaitannya dengan perhiasan di zaman jahiliah. Maksudnya sebelum kedatangan Islam orang Arab perempuan memang sudah menutupi kepala mereka.

Setelah Islam menyinari bumi, dan lokasi sinaran itu ialah Mekah. Jadi masalah sosial juga berlegar dalam persoalan masyarakat hari itu.

Selepas turunnya ayat dari surah al-Ahzab ayat 33 yang bermaksud: Dan hendaklah kami tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliah yang dahulu dan terus dirikanlah solat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghapuskan perkara-perkara yang
mencemarkan daripada kamu, hai 'ahl al-bait' dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.

Lantaran itu, wanita-wanita Islam segera menutup aurat dengan sempurna sehingga tidak mendedah rambut, leher dan segala perhiasan di leher mereka. Inilah perbezaan yan ketara antara wanita Islam zaman ini dengan wanita Islam di zaman Nabi SAW.

Generasi al-Quran ini cukup unik dan dinamik. Apabila sampai sahaja perintah Allah SWT melalui al-Quran, mereka segera menyahut tanpa sebarang bantahan dan alasan.

Sebagai balasannya, Allah SWT menjanjikan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat, yang pastinya di atas sifat tunduk dan patuh kepada perintah dan suruhan Allah SWT, mereka kelak akan dibalas dengan syurga yang tidak tergambar nikmatnya.

Hari ini macam-macam alasan diberi untuk melepaskan diri daripada perintah Allah SWT.

Dulu, zaman Nabi SAW, orang-orang Arab kuat nafsu, sebab itulah wanita zaman itu kena berkelubung, pakaian warna hitam, tutup muka dan sebagainya. Kalau betul apa yang didakwa, minta tolong kemukakan kes-kes rogol dan pencabulan yang ada pada masa itu. Itu di zaman jahiliah.

Wanita Melayu juga pada satu ketika dahulu, mungkin awal 1950an, perempuan-perempuannya berkelubung dengan kain batik, bila dengar suara lelaki lari menyorok, tidak mudah keluar rumah.

Maksudnya pergerakan dan perwatakan mereka dikawal oleh kedua-dua orang tua. Adakah pada awal tahun 1950 banyak kes rogol, pencabulan, buang anak, gugurkan janin, anak luar nikah, lari dari rumah, kanak-kanak hilang dan sebagainya?

Keruntuhan moral, budaya dan ancaman luaran yang menyebabkan segala macam bencana manusiawi yang tidak pernah berlaku di zaman jahiliah dan juga di awal kemerdekaan berlaku hari ini.

Dewasa ini orang pakai tudung sempurna pun tidak selamat, ini pula sengaja mendedahkan aurat semacam bersedia untuk dibaham.

Kecantikan seorang wanita terletak pada sejauh mana ketaatannya kepada Allah SWT. Adalah suatu yang salah kalau orang perempuan merasakan kaum lelaki akan tertawan dengan rupa parasnya semata-mata tanpa melihat kepada unsur-unsur keagamaan pada dirinya.

Jarang pembeli memilih kuih yang terdedah kepada lalat, asap dan kotoran. Biasanya pembeli akan memilih kuih tertutup dengan tudung saji. Kecantikan dan rupa paras yang Allah SWT berikan adalah untuk tontonan suami bukannya untuk orang lain. Dunia dipenuhi dengan perhiasan, maka sebaik-baik perhiasannya ialah wanita solehah.

Sabtu, April 19, 2008

History Lesson

Have a history teacher explain this----- if they can.

Abraham Lincoln was elected to Congress in 1846.
John F. Kennedy was elected to Congress in 1946.

Abraham Lincoln was elected President in 1860.
John F. Kennedy was elected President in 1960.

Both were particularly concerned with civil rights.
Both wives lost their children while living in the White House.

Both Presidents were shot on a Friday.
Both Presidents were shot in the head.

Now it gets really weird.

Lincoln 's secretary was named Kennedy.
Kennedy's Secretary was named Lincoln.

Both were assassinated by Southerners.
Both were succeeded by Southerners named Johnson.

Andrew Johnson, who succeeded Lincoln, was born in 1808.
Lyndon Johnson, who succeeded Kennedy, was born in 1908.

John Wilkes Booth, who assassinated Lincoln, was born in 1839.
Lee Harvey Oswald, who assassinated Kennedy, was born in 1939.

Both assassins were known by their three names.
Both names are composed of fifteen letters.

Now hang on to your seat.

Lincoln was shot at the theater named 'Ford.'
Kennedy was shot in a car called ' Lincoln' made by 'Ford.'

Lincoln was shot in a theater and his assassin ran and hid in a warehouse.
Kennedy was shot from a warehouse and his assassin ran and hid in a theater.

Booth and Oswald were assassinated before their trials.

And here's the kicker...

A week before Lincoln was shot, he was in Monroe, Maryland
A week before Kennedy was shot, he was with Marilyn Monroe.

Creepy huh? Send this to as many people as you can, cause: Hey, this is one history lesson people don't mind reading

Mathematics, Malaysian-style

I find it most alarming that Malaysian schools teach our children the wrong things. I mean: can the children really apply what they are taught in school later in life? For example, can you imagine a mathematics question in a recent examination as follows?

"If an egg costs fifty Sen, and if you buy one-eighth of the egg, how much would you have to pay?" Who in heaven's name will want to buy one-eighth of an egg? The shopkeeper will probably think you are crazy and he will be equally stupid to break the egg and measure one-eighth for you. Yet, this is how they structure the questions in Malaysian schools. Why not pose questions that would be more useful later in life when you go out into the world to earn your living?

To help Malaysia's Ministry of Education bet to face the realities of life, we are suggesting some questions they could use in our classrooms.

QUESTION 1

If you drive from Kuala Lumpur to Penang along the PLUS Highway and there are four speed traps along the way, and if each speed trap would cost you RM300.00 in fines, how much in fines would you accumulate by the time you reach Penang?

ANSWER (Choose one)

1. I would not suffer any fines as the oncoming cars would flash their headlights and I would slow down before coming to the speed trap.
2. I would only need to pay a total of RM80.00 as I would pay a RM20.00 bribe at each speed trap.
3. I would not be stopped as I am an UMNO Wakil Rakyat so I am exempted from speed traps.

QUESTION 2

If your Bumiputera company is awarded a RM150 million government contract, and you make a 20% profit, how much profit would be at the end of the contract period?

ANSWER (Choose one)

1. I will not be making a 20% profit as I would have to pay the Minister 10% and UMNO 5%.
2. I would make 30% profit, which is the progress payment I receive, after which I will abandon the project and let the government call for a re-tender.
3. My company will not make any profit at all as I will siphon out all the profits and show a loss to avoid paying corporate tax.

QUESTION 3

If the ruling party obtained 54% of the popular votes the last election and won 151 or 80% of the seats, and if it saw an increase of 10% in votes this election, how many more seats would it gain?

ANSWER (Choose one)

1. The ruling party will not show a 10% increase in votes, as it will stuff the ballot box with another 20% to give it a 30% vote increase.
2. The ruling party will win a ich are the newly created seats in the delineation exercise recently done.
3. The ruling party has already decided it will win 90% of the seats and the votes have nothing to do with it.

QUESTION 4

If the national petroleum company, Petronas, pays a 5% royalty to Terengganu State and if the amount paid is RM800,000,000 per year, how much should Petronas have in the bank accumulated over the last 25 years?

ANSWER (Choose one)

1. Nobody is supposed to know as Petronas need not show its accounts to anyone except the Prime Minister and this information comes under the Official Secrets Act.
2. Petronas earns only 50% of its petroleum revenue from Terengganu so Petronas' total income accumulated in the banks over 25 years should be RM800 billion.
3. Petronas has nothing accumulated in the bank as all the money has spent bailing out companies and finance mega projects.

Who is behind the Death of .........?


This picture is made from faces of 670 soldiers who died in the Iraq War.