Isnin, Jun 04, 2012

Kisah Nabi Ismail a.s.

Sampai Nabi Ibrahim yang berhijrah meninggalkan Mesir bersama Sarah, isterinya dan Hajar, dayangnya di tempat tujuannya di Palestin. Ia telah membawa pindah juga semua binatang ternaknya dan harta miliknya yang telah diperolehinya sebagai hasil usaha niaganya di Mesir.
Al-Bukhari meriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a.berkata:
Pertama-tama yang menggunakan setagi (setagen) ialah Hajar ibu Nabi Ismail tujuan untuk menyembunyikan kandungannya dari Siti Sarah yang telah lama berkumpul dengan Nabi Ibrahim a.s. tetapi belum juga hamil. tetapi walaubagaimana pun juga akhirnya terbukalah rahsia yang disembunyikan itu dengan lahirnya Nabi Ismail a.s. Dan sebagai lazimnya seorang isteri sebagai Siti Sarah merasa telah dikalahkan oleh Siti Hajar sebagai seorang dayangnya yang diberikan kepada Nabi Ibrahim a.s. Dan sejak itulah Siti Sarah merasakan bahawa Nabi Ibrahim a.s. lebih banyak mendekati Hajar karena merasa sgt gembira dengan puteranya yang tunggal dan pertama itu, hal ini yang menyebabkan permulaan ada keratakan dalam rumahtangga Nabi Ibrahim a.s. sehingga Siti Sarah merasa tidak tahan hati jika melihat Siti Hajar dan minta pada Nabi Ibrahim a.s. supaya menjauhkannya dari matanya dan menempatkannya di lain tempat.

Untuk suatu hikmah yang belum diketahui dan disadari oleh Nabi Ibrahim Allah s.w.t. mewahyukan kepadanya agar keinginan dan permintaan Sarah isterinya dipenuhi dan dijauhkanlah Ismail bersama Hajar ibunya dan Sarah ke suatu tempat di mana yang ia akan tuju dan di mana Ismail puteranya bersama ibunya akan di tempatkan dan kepada siapa akan ditinggalkan.

Maka dengan tawakkal kepada Allah berangkatlah Nabi Ibrahim meninggalkan rumah membawa Hajar dan Ismail yang diboncengkan di atas untanya tanpa tempat tujuan yang tertentu. Ia hanya berserah diri kepada Allah yang akan memberi arah kepada binatang tunggangannya. Dan berjalanlah unta Nabi Ibrahim dengan tiga hamba Allah yang berada di atas punggungnya keluar kota masuk ke lautan pasir dan padang terbuka di mana terik matahari dengan pedihnya menyengat tubuh dan angin yang kencang menghembur-hamburkan debu-debu pasir.

Kisah Nabi Ibrahim a.s.

Nabi Ibrahim adalah putera Aaazar (Tarih) bin Tahur bin Saruj bin Rau' bin Falij bin Aaabir bin Syalih bin Arfakhsyad bin Saam bin Nuh A.S. Ia dilahirkan di sebuah tempat bernama "Faddam A'ram" dalam kerajaan "Babylon" yang pd waktu itu diperintah oleh seorang raja bernama "Namrud bin Kan'aan."

Kerajaan Babylon pd masa itu termasuk kerajaan yang makmur rakyat hidup senang, sejahtera dalam keadaan serba cukup sandang mahupun pandangan serta saranan-saranan yang menjadi keperluan pertumbuhan jasmani mrk.Akan tetapi tingkatan hidup rohani mrk masih berada di tingkat jahiliyah. Mrk tidak mengenal Tuhan Pencipta mereka yang telah memberi karunia mereka dengan segala kenikmatan dan kebahagiaan duniawi. Persembahan mrk adalah patung-patung yang mereka pahat sendiri dari batu-batu atau terbuat dari lumpur dan tanah.

Raja mereka Namrud bin Kan'aan menjalankan tampuk pemerintahnya dengan tangan besi dan kekuasaan mutlak.Semua kehendaknya harus terlaksana dan segala perintahnya merupakan undang-undang yang tidak dpt dilanggar atau di tawar. Kekuasaan yang besar yang berada di tangannya itu dan kemewahan hidup yang berlebuh-lebihanyang ia nikmati lama-kelamaan menjadikan ia tidak puas dengan kedudukannya sebagai raja. Ia merasakan dirinya patut disembah oleh rakyatnya sebagai tuhan. Ia berfikir jika rakyatnya mahu dan rela menyembah patung-patung yang terbina dari batu yang tidal dpt memberi manfaat dan mendtgkan kebahagiaan bagi mrk, mengapa bukan dialah yang disembah sebagai tuhan.Dia yang dpt berbicara, dapat mendengar, dpt berfikir, dpt memimpin mrk, membawa kemakmuran bagi mrk dan melepaskan dari kesengsaraan dan kesusahan. Dia yang dpt mengubah orang miskin menjadi kaya dan orang yang hina-dina diangkatnya menjadi orang mulia. di samping itu semuanya, ia adalah raja yang berkuasa dan memiliki negara yang besar dan luas.

Di tengah-tengah masyarakat yang sedemikian buruknya lahir dan dibesarkanlah Nabi Ibrahim dari seorang ayah yang bekerja sebagai pemahat dan pedagang patung. Ia sebagai calun Rasul dan pesuruh Allah yang akan membawa pelita kebenaran kepada kaumnya,jauh-jauh telah diilhami akal sihat dan fikiran tajam serta kesedaran bahwa apa yang telah diperbuat oleh kaumnya termasuk ayahnya sendiri adalah perbuat yang sesat yang menandakan kebodohan dan kecetekan fikiran dan bahwa persembahan kaumnya kepada patung-patung itu adalah perbuatan mungkar yang harus dibanteras dan diperangi agar mrk kembali kepada persembahan yang benar ialah persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan pencipta alam semesta ini.

Kisah Nabi Idris a.s.

Tidak banyak keterangan yang didapat tentang kisah Nabi Idris di dalam Al-Quran maupun dalam kitab-kitab Tafsir dan kitab-kitab sejarah nabi-nabi. Di dalam Al-Quran hanya terdapat dua ayat tentang Nabi Idris yaitu dalam surah Maryam ayat 56 dan 57:

"Dan ceritakanlah ( hai Muhammad kepada mereka , kisah ) Idris yang terdapat di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. 57 - Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi." { Maryam : 56 - 57 }

Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam putera dari Yarid bin Mihla'iel bin Qinan bin Anusy bin Syith bin Adam A.S. dan adalah keturunan pertama yang dikurniai kenabian menjadi Nabi setelah Adam dan Syith.

Nabi Idris menurut sementara riwayat bermukim di Mesir di mana ia berdakwah untuk agama Allah mengajarkan tauhid dan beribadat menyembah Allah serta membeeri beberapa pendoman hidup bagi pengikut-pengikutnya agar menyelamat diri darii seksaan di akhirat dan kehancuran serta kebinasaan di dunia. Ia hidup sampai usia 82 tahun.

Diantara beberapa nasihat dan kata-kata mutiaranya ialah :

1 . Kesabaran yang disertai iman kepada Allah membawa kemenangan.
2 . Orang yang bahagia ialah orang yang berwaspada dan mengharapkan syafaat dari Tuhannya dengan amal-amal solehnya.
3 . Bila kamu memohon sesuatu kepada Allah dan berdoa maka ikhlaskanlah niatmu demikian pula puasa dan solatmu.
4 . Janganlah bersumpah dalam keadaan kamu berdusta dan janganlah menuntup sumpah dari orang yang berdusta agar kamu tidak menyekutui mereka dalam dosa.
5 . Taatlah kepada raja-rajamu dan tunduklah kepada pembesar-pembesarmu serta penuhilah selalu mulut-mulutmu dengan ucapan syukur dan puji kepada Allah.
6 . Janganlah iri hati kepada orang-orang yang baik nasibnya, karena mereka tidak akan banyak dan lama menikmati kebaikan nasibnya.
7 . Barang siapa melampaui kesederhanaan tidak sesuatu pun akan memuaskannya.
8 . Tanpa membagi-bagikan nikmat yang diperolehnya seorang tidak dapat bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang diperolehnya itu.

Dalam hubungan dengan firman Allah bahawa Nabi Idris diangkat kemartabat tinggi Ibnu Abi Hatim dalam tafsirnya meriwayatkan bahawa Nabi Idris wafat tatkala berada di langit keempat dibawa oleh seorang Malaikat Wallahu a'alam bissawab

Sumber: http://kisah25nabi.blogspot.com/

Kisah Nabi Adam a.s.

Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh - tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Kekhawatiran Para Malaikat.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: "Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."

Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:
"Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah,karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya."
Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat,kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna.

Waktu-Waktu yang Diharamkan Solat

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم نهى عن صلاة بعد العصر حتى تغرب الشمس ، وبعد الصبح حتى تطلع الشمس


Maksudnya : Dari Abi Hurairah r.a :Sesungguhnya Rasulullah s.a.w melarang dari mengerjakan solat selepas asar sehingga terbenam matahari dan solat selepas subuh sehingga terbit matahari.[hadis riwayat Imam Bukhari,Imam Muslim,Imam Abu Dawud,Imam Tirmizi,Imam Nasaie dan Imam Ahmad

Sebahagian As-Sayafieah mengiktibar sebagai (waktu-waktu yang dimakruhkan untuk solat) iaitu tegahan karahah tahrim [Karahah tahrim adalah apa yang di sabitkan haramnya itu dengan dalil yang ihtimal dan perlu kepada takwil]

Waktu yang diharamkan untuk solat ada lima: Tiga berhubung dengan waktu dan dua berhubung dengan perbuatan

Waktu waktu yang diharamkan solat yang berhubung dengan waktu
1) Dari terbit matahari sehingga tegak dengan kadar tombak dengan pandangan mata iaitu bersamaan 16 minit.(dalam tempoh 16 minit setelah matahari terbit)

Kadar tombak adalah 4 darjah
Satu darjah bersamaan 4 minit

2) Dari istiwa (pembahagi dua) matahari sehingga zawal (gelincir).Tempohnya terlalu singkat,diharamkan solat ketika ini.

Istiwa adalah : matahari berada di tengah-tengah langit
Zawal adalah : Condongan matahari di tengah-tengah langit

3)Dari langit kelihatan kekuning-kuningan sehingga maghrib.

Permasalahan Solat Sunat Rawatib

Seorang jemaah sampai ke masjid pada waktu Zuhur dan bilal sedang melaungkan azan Zuhur, dan jemaah tersebut belum menunaikan solat Tahiyyatul Masjid. Dalam keadaan ini, apabila masuk waktu solat Zuhur, jemaah tersebut mempunyai dilema sama ada untuk menunaikan Solat Sunat Tahiyyatul Masjid ataupun solat Sunat Rawatib. Dalam keadaan ini, Islam mensyariatkan bahawa solat yang lebih berhak ke atas jemaah tersebut pada waktu itu adalah solat sunat Rawatib Zuhur dan bukannya solat sunat Tahiyatul masjid. Dengan mendirikan Rawatib Qabliyyah Zuhur, ulama mengira sudah memadai dan mendapat fadilat sunat Tahiyatul Masjid.

Sumber: Mohd. Farid Ravi Abdullah - Utusan Malaysia Bicara Agama

Fenomena Ajaran Sesat

Realiti  yang berlaku dalam masyarakat kita, ialah pencemaran akidah dan ajaran sesat yang semakin menjadi-jadi. Namun yang amat menghairankan ialah bagaimana terdapat umat Islam yang begitu mudah terpengaruh dengan ajaran sesat? Pencemaran akidah suci umat Islam bukanlah sesuatu yang baru di Malaysia. Malah, pencemaran dan resapan ajaran sesat ke dalam sistem kepercayaan umat Islam di nusantara ini, semakin menjadi-jadi dari semasa ke semasa.  

Ajaran sesat ialah sebarang ajaran atau amalan yang dibawa oleh orang Islam atau orang bukan Islam yang mendakwa bahawa ajaran dan amalan tersebut adalah ajaran Islam atau berdasarkan ajaran Islam; sedangkan pada hakikatnya ajaran dan amalan yang dibawa itu bertentangan dengan ajaran Islam yang berdasarkan al-Quran dan Sunnah serta juga bertentangan dengan ajaran Ahli Sunnah.  

             Kemunculan kebanyakan ajaran sesat ini dipercayai berpunca daripada pengaruh, kebudayaan, adat dan kepercayaan lama yang mengandungi unsure-unsur animisme dan dinamisme serta dicampur aduk dengan doktrin-doktrin lain seperti Kristianiti, Hinduisme, Budhisme, Neo Platonisme dan lain-lain lagi yang meresap dalam ajaran Islam.  Adalah dipercayai ajaran sesat yang paling lama usianya di Malaysia ialah ajaran Taslim yang dibawa oleh Mohammad Bin Shafie atau dikenali sebagai Mohamad Matahari pada awal abad ke-19, di Kampung Seronok, Bayan Lepas, Pulau Pinang.

Pengakuan menjadi Nabi, Rasul dan Imam Mahdi merupakan antara tindakan favourite dilakukan oleh mereka yang mengetuai kumpulan ajaran sesat. Biasanya pengikut-pengikut mereka dijanjikan dengan janji mendapat jalan pintas ke syurga. Sesuatu yang sukar difahami ialah mengapa sesetengah umat Islam itu begitu mudah terpengaruh dengan seseorang guru ajaran sesat terutamanya apabila individu itu mengaku dirinya Nabi atau Imam Mahadi.  

Hikmah dan Pengajaran Israk dan Mikraj

Berdasarkan kepada peristiwa Israk Mikraj, kita memperolehi pelbagai pengajaran berharga yang terkandung di dalamnya untuk direnungi serta dihayati. Antara pengajaran berguna tersebut ialah:

1. Manusia harus sentiasa mengadakan hubungan dengan Allah, baik di kala ditimpa kesusahan mahupun di kala mendapat kesenangan. Ini kerana hanya Allah yang berkuasa memberikan pertolongan, menghilangkan segala kesedihan, dukacita dan kesusahan pada diri manusia. Sebagaimana yang diceritakan, Nabi telah ditimpa beberapa musibah sebelum terjadi Israk Mikraj. Dalam keadaan demikian, datang perintah untuk Israk Mikraj, iaitu untuk berhadapan dengan Allah swt. Ini memberi pengajaran kepada kita agar mendekatkan diri kepada Allah sewaktu didatangi musibah dan pelbagai permasalahan dalam kehidupan. Caranya ialah dengan melaksanakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya di samping terus meningkatkan ketakwaan dan amal ibadat.

2. Menjauhi perkara mungkar dan maksiat. Semasa Israk Mikraj, tepatnya sewaktu Nabi diajak meninjau keadaan neraka, baginda ditunjukkan berbagai bentuk penyeksaan dahsyat yang sedang dialami oleh berbagai kaum sebagai akibat daripada segala macam bentuk kejahatan yang pernah mereka lakukan. Misalnya Nabi diperlihatkan kepada satu kaum yang memecahkan sendiri kepala mereka dengan batu besar, setelah pecah ia kembali bertaut seperti sediakala. Nabi juga melihat bentuk penyeksaan yang lain seperti seksaan bagi pemakan riba, penzina, pengumpat, yang suka memfitnah dan lain-lain lagi. Ini semua memberi iktibar supaya kita yang hidup di dunia ini tidak melakukan segala perbuatan tercela itu dan juga pekerjaan lain yang jelas dilarang Allah kerana begitulah seksaan yang bakal diterima oleh seseorang di akhirat nanti sekiranya perbuatan yang dilarang Allah itu dilakukan.

3. Perintah solat sebagai suatu bentuk ibadah yang Allah sendiri menggariskan ketentuan mengenainya. Kewajipan solat berbeza dengan kewajipan yang lain seperti puasa, zakat dan haji. Ini adalah kerana kewajipan solat diterima langsung oleh Nabi daripada Allah sewaktu bertemu Allah pada malam Mikraj tanpa perantaraan malaikat Jibrail. Ini menunjukkan keistimewaan dan kelebihan solat berbanding ibadah-ibadah lain, dan solat juga amalan yang paling awal dihisab di akhirat kelak. Dengan solat, kita berpeluang untuk berdialog langsung dengan Allah, iaitu ketika bersolat.

Khamis, Mei 31, 2012

Jenis-Jenis Air


a) Air Mutlaq:

Air yang suci lagi menyucikan ialah air mutlaq yang kekal dengan sifat asal kejadiannya yang telah dijadikan oleh Allah s.w.t.Air tersebut masih dikatakan air mutlaq walaupun ia sudah berubah disebabkan lama terbiar , disebabkan tanah, lumut dan tempat bertakung atau tempat mengalirnya mengandungi belerang . Hal ini kerana air itu sukar untuk dielakkan daripada perkara tersebut . Dalil yang menunjukkan kesucian air mutlaq, sebagaimana sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud:

“Daripada Abu Hurairah r.a.h. katanya, seorang Badwi berdiri lalu terkencing di dalam masjid, kemudian para sahabat pergi mencegahnya. Lalu Rasulullah s.a.w. bersabda, biarkan dia dan curahkanlah di atas air kencingnya setimba air. Sesungguhnya kamu disuruh untuk mempermudahkan bukan menyusahkan”.

Perintah Rasulullah s.a.w. supaya menjiruskan air ke tempat air kencing tersebut adalah dalil yang menunjukkan bahawa air tersebut mempunyai sifat menyucikan.

Rabu, Mei 30, 2012

Maksud Bacaan dalam Solat


Takbiratul-Ihram / Takbir

Allah Maha Besar.

Doa Iftitah

Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya. Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit dan bumi, dengan suasana lurus dan berserah diri dan aku bukan dari golongan orang musyrik. Sesungguhnya solatku, ibadatku, hidupku, matiku adalah untuk Allah Tuhan sekelian alam. Tidak ada sekutu bagiNya dan kepadaku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagiNya dan aku dari golongan orang Islam.

Al-Fatihah

Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Mengasihani. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pemurah lagi maha mengasihani. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan jalan mereka yang sesat.

Bacaan ketika rukuk

Maha Suci TuhanKu Yang Maha Besar dan dengan segala puji-pujiannya.

Bacaan ketika bangun dari rukuk

Allah mendengar pujian orang yang memujinya.

Bacaan ketika iktidal

Wahai Tuhan kami bagi Engkaulah segala pujian.

Bacaan ketika sujud

Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi dan dengan segala puji-pujiannya.

Bacaan ketika duduk di antara dua sujud

Ya Allah, ampunilah dosaku dan rahmatilah daku, lindungilah daku, angkatlah darjatku, rezekikan daku, berilah aku petunjuk, selamatkanlah daku dan maafkanlah akan daku.

Bacaan ketika Tahiyat Awal

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.

Bacaan ketika Tahiyat Akhir

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

Doa Qunut

Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau tunjuki. Sejahterakanlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau sejahterakan. Pimpinlah aku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berkatilah hendaknya untukku apa-pa yang telah Engkau berikan padaku. Jauhkanlah aku daripada segala kejahatan yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya hanya Engkau sahajalah yang menetapkan, dan tidak sesiapapun yang berkuasa menetapkan sesuatu selain daripada Engkau. Sesungguhnya tidak terhina orang yang memperolehi pimpinanMu. Dan tidak mulia orang-orang yang Engkau musuhi. Telah memberi berkat Engkau, ya Tuhan kami dan maha tinggi Engkau. Hanya untuk Engkau sahajalah segala macam puji terhadap apa-apa yang telah Engkau tetapkan. Dan aku minta ampun dan bertaubat kepada Engkau. Dan Allah rahmatilah Muhammad, Nabi yang ummi dan sejahtera keatas keluarganya dan sahabatsahabatnya. Salam Sejahtera ke atas kamu berserta rahmat Allah.

Sumber: http://azizie.com

Isnin, Mei 28, 2012

10 Pandangan yang Salah Mengenai Islam

1. UMAT ISLAM ADALAH BIADAB, TERORIS DAN EKSTRIMIS
Inilah pandangan keliru yang terbesar tentang Islam, yang diakibatkan oleh berita klise dan propaganda busuk yang terus menerus dilontarkan berbagai media asing dan dalam negeri.
Ketika seorang yahudi bersenjata api menyerang masjid atau seorang gerilyawan katholik IRA meledakan bom di wilayah pemukiman, atau bisa juga milisi ortodoks Serbia yang memperkosa serta membunuh muslim yang tidak bersalah, aksi-aksi tersebut tidaklah dianggap berasal dari agama tertentu, Aksi-aksi tersebut tidak pernah dihubungkan dengan agama si  pelaku dan aksi tersebut bisa jadi tidak akan terekspos ke permukaan.
Namun sudah seringkali kita dengar kata-kata “Islam, Muslim Fundamentalis, Ekstrimis, Islam Fanatik” dsb dikaitkan dengan kekerasan. Politik yang seringkali disebut “Negara Islam” mungkin atau tidak mempunyai dasar-dasar Islam.
Seringkali para diktator & politisi memanfaatkan nama Islam demi kepentingan dan ambisi politiknya sendiri.
Kita harus ingat untuk selalu berpedoman pada sumber-sumber Islam & menunjukan bahwa Islam adalah agama kebenaran, adalah tidak benar semua yang selama ini digambarkan oleh media tentang Islam. Islam secara tata bahasa berarti “Tunduk/Patuh kepada Allah”, dan berasal dari kata dasar “damai”
Dalam kehidupan di dunia modern sekarang ini, Islam tampak mengagumkan atau bahkan tampak ekstrim. Barangkali hal ini disebabkan karena agama tidak mendominasi kehidupan sehari-hari di Negara Barat, sementara dalam hidup seorang muslim & muslimah, Islam dijadikan “cara hidup/jalan hidup/pandangan hidup” dan mereka tidak membagi dan memisahkan kehidupan dunia & keagamaannya.
Seperti juga agama Kristen, Islam membolehkan perlawanan untuk melindungi diri, melindungi agama, atau bagi mereka yang diusir secara paksa dari tempat tinggalnya. Islam menerapkan aturan yang tegas tentang gerakan perlawanan ini termasuk larangan untuk menyakiti penduduk sipil, merusak pertanian dan lingkungan hidup.
Dimanapun Islam melarang untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah. Dalam Al-Qur’an telah disebutkan:
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi janganlah melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” (Quran 2:190).
Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkal-lah kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha mengetahui” (Quran 8:61).
Perang merupakan jalan terakhir, dan dilakukan dengan syarat-syarat  tertentu yang sesuai dengan aturan agama.
Istilah “Jihad” secara bahasa  berarti “perjuangan”. Jihad dalam pengertian lainnya adalah perjuangan terhadap nafsu egoistis dalam diri manusia sendiri agar tercipta kedamaian dalam diri masing-masing.

Selasa, Mei 22, 2012

Babi Diharamkan oleh Semua Agama Samawi

Di dalam buku Halal dan Haram dalam Islam Oleh Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi telah disebutkan beberapa jenis haiwan yang haram dimakan oleh orang Islam.

“Hai manusia! Makanlah dari apa-apa yang ada di bumi ini yang halal dan baik, dan jangan kamu mengikuti jejak syaitan kerana sesungguhnya syaitan itu musuh yang terang-terangan bagi kamu.”
(al-Baqarah: 168)

Firman Allah: “Hai orang-orang yang beriman! Makanlah yang baik-baik dari apa-apa yang telah Kami berikan kepadamu, serta bersyukurlah kepada Allah kalau betul-betul kamu berbakti kepadaNya. Allah hanya mengharamkan kepadamu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang disembelih bukan kerana Allah. Maka barangsiapa dalam keadaan terpaksa dengan tidak sengaja dan tidak melewati batas, maka tidaklah berdosa baginya, kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Belas-kasih.” (al-Baqarah: 172-173)

Iaitu sebagaimana difirmankan Allah:
“Katakanlah! Aku tidak menemukan tentang sesuatu yang telah diwahyukan kepadaku soal makanan yang diharamkan untuk dimakan, melainkan bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi; kerana sesungguhnya dia itu kotor (rijs), atau binatang yang disembelih bukan karena Allah. Maka barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa dengan tidak sengaja dan tidak melewati batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun dan Maha Belas-kasih.” (al-An’am: 145)

Dan dalam surah al-Maidah ayat 3 al-Quran menyebutkan binatang-binatang yang diharamkan itu dengan terperinci dan lebih banyak.

Isnin, Mei 21, 2012

Kelebihan Bulan Rejab

Diriwayatkan bahawa Nabi SAW telah bersabda:

“Ketahuilah bahawa bulan Rajab itu adalah bulan ALLAH, maka barangsipa yang berpuasa satu hari dalam bulan Rajab dengan ikhlas, maka pasti ia mendapat keredhaan yang besar dari ALLAH SWT.
Barangsiapa yang berpuasa dua hari dalam bulan Rajab mendapat kemuliaan di sisi ALLAH SWT.
Barangsiapa berpuasa tiga hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH akan menyelamatkannya dari bahaya dunia, seksa akhirat, dari terkena penyakit gila, penyakit putih-putih di kulit badan yang menyebabkan sangat gatal dan diselamatkan dari fitnahnya syaitan dan dajjal.

Barangsiapa berpuasa tujuh hari dalam bulan Rajab, maka ditutupkan tujuh pintu neraka Jahanam.
Barangsiapa berpuasa lapan hari dalam bulan Rajab, maka dibukakan lapan pintu syurga baginya.
Barangsiapa yang berpuasa lima hari dalam bulan Rajab, permintaannya akan dikabulkan oleh ALLAH SWT.
Barangsiapa berpuasa lima belas hari dalam bulan Rajab, maka ALLAH mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan menggantikan kesemua kejahatannya dengan kebaikan, dan barangsiapa yang menambah (hari-hari puasa) maka ALLAH akan menambahkan pahalanya.”